Aloha, Hainan! Ini Dia Hawaii-nya China dengan Citarasa Nusantara yang Ramah Wisatawan Muslim

117 comments:

Selamat datang di Pulau Hainan.

Tempat dimana kamu dapat mencicipi aroma Hawai yang aduhai. Tempat dimana kamu dapat menghirup udara tropis yang romantis. Tempat dimana kamu bisa melihat patung raksasa yang mengangkasa. Tempat dimana kamu tak usah risau mencari letak surau. Tempat dimana kamu tak usah kesal mencari makanan halal.
Di sini ada patung Dewi Kwan Im yang sangat tinggi. Deretan pantai indah jangan ditanya lagi, ada yang wujudnya bak Hawaii di sini. Ada pula sebuah desa yang suasananya mirip sekali dengan Bali. Ada juga sebuah pulau yang di dalamnya dihuni oleh kera. Kamu juga bisa menjumpai suku Miao dan Li yang mirip sekali dengan suku Dayak. Ada juga geopark global yang merupakan rumah bagi 40 gunung berapi yang sudah tidak aktif. Bagaimana dengan taman hutan hujan? Tentunya di sini ada juga. Tak hanya itu, masjid dan restoran halal pun ada di ini. Oya, ada juga pulau reklamasi dengan gedung pencakar langit yang di bangun di atasnya. 

Inilah Hainan, si Oriental Dubai yang ramah wisatawan muslim dengan citarasa Nusantara nan aduhai bak Hawaii.

***


sumber : www.chinasage.info

Jika mendengar kata 'Hainan', apa yang terlintas di benak kalian?

Selama beberapa tahun ini, saya selalu mengaitkan Hainan dengan makanan yakni Nasi Ayam Hainan. Namun ternyata Hainan tak hanya terkenal akan kulinernya, tapi juga keelokan panorama alam dan budayanya yang memesona.

Sepertinya, tak banyak tempat di bumi ini yang mampu memadukan keindahan alam tropis, budaya dan kehebatan teknologi masa kini. Hainan, adalah salah satu dari sedikit tempat itu. Terletak di bagian paling selatan China yang berbatasan dengan Vietnam, Hainan merupakan satu-satunya pulau di China yang beriklim tropis. Jika membandingkan suhu Hainan dengan tiga negara administratif lain yang terpisah dari China daratan, Hainan tetap saja yang paling hangat di antara Taiwan, Hongkong dan Makau.

dilansir dari berbagai sumber | ijaah.com

Oleh karena kekayaan alamnya yang sangat indah, pemerintah China menetapkan Hainan sebagai pulau pariwisata Internasional pada tahun 2008. Maka pembenahan infrastruktur seperti bangunan dan bandara, juga sumber daya manusia dari tatanan pemerintahan tertinggi hingga ke pedesaan, sangat gencar dilakukan. Perbaikan teknologi pun menjadi prioritas yakni dengan menyediakan teknologi 4G. Bahkan kabarnya pemerintah China akan membuka akses ke platform media sosial (Facebook, Youtube, Twitter) di Hainan.

Upaya menjadikan Hainan sebagai pulau pariwisata telah membuahkan hasil. Kini, tak hanya wisatawan lokal yang mengunjungi Hainan, tapi juga wisatawan asing dari berbagai negara. Salah satu program untuk menggaet turis asing adalah program subsidi wisata dari pemerintah pusat one belt one road yang menjadikan perjalanan wisata ke Hainan relatif lebih murah. Selain itu, Hainan memberlakukan bebas visa bagi 59 negara, termasuk Indonesia, dengan masa kunjungan selama maksimal 30 hari (tidak ada Kamboja, Vietnam, Laos dan negara-negara di  Afrika dalam daftar tersebut). Kebijakan ini semakin menjadikan Hainan populer di kalangan wisatawan, baik untuk berwisata maupun transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju China daratan.


Is there where Hawaii meets Dubai with Indonesian taste?

Ya, ini adalah kesan pertama yang aku dapat saat membaca semua hal tentang Hainan. Sebab pulau indah ini tak hanya memiliki panorama alam menyerupai Hawaii, namun juga terdapat pulau reklamasi dengan bangunan mewah yang dibangun di atasnya. Kemudian ada pula Desa Bali di Xin Long yang menyuguhkan semua hal tentang Bali, dari mulai arsitektur, seni, tarian, hingga kekayaan alam.

Bagi wisatawan muslim, Hainan adalah tempat yang tepat untuk berwisata tanpa perlu rasa khawatir mencari makanan halal maupun beribadah. Sebab ada satu masjid di ibu kota Hainan, Haikou, juga enam masjid dan restoran halal di kota pariwisata, Sanya. Bahkan ada desa suku Hui di Sanya yang penduduknya menjalankan Islam dengan taat, sehingga turis akan banyak menemui penduduk yang mengenakan hijab atau berpeci putih. 


Keseriusan pemerintah dalam memoles Hainan menjadi pulau pariwisata telah merubah banyak stigma Hainan yang dulunya merupakan pulau tahanan politik. Siapa sangka, pulau yang selama ratusan tahun digunakan sebagai tempat pengasingan ini telah berubah menjadi pulau cantik yang dituju banyak wisatawan. Bahkan pada tahun 2018, Hainan menjadi lokasi penyelenggaraan Miss World 2018.

Kini, semua mata tertuju pada Hainan. Indonesia patut belajar banyak dari keberhasilan pulau tropis ini dalam memoles diri. Lalu, seperti apakah keindahan pulau yang dijuluki Hawaii of China dan Oriental Dubai ini?

Yuk kita kenalan lebih dekat dengan Hainan!



1. Pantai dan Teluk

Pantai di Sanya | sumber : unsplash

Yalong Bay (Asian Dragon Bay) adalah salah satu dari tiga daerah wisata pantai tropis paling populer di Sanya Hainan bersama dengan Dadong Sea dan Sanya Bay. Ketiganya adalah tempat yang ideal untuk berlibur dan bersantai di kota Sanya, Hainan.

Yalong Bay, teluk sepanjang 7 km ini digadang-gadang menyerupai Hawaii di Florida, Amerika Serikat. Teluk Yalong menawarkan lima elemen penting dari pariwisata modern yakni laut, pasir, sinar matahari, tanaman hijau subur dan udara segar. Pemandangan di sepanjang teluk ini sangat indah, karena lihat saja, gradasi biru laut yang sempurna, berpadu cantik dengan pasir putih, perbukitan yang tak berujung dan rimbunnya pohon kelapa.

Selain itu, Teluk Yalong merupakan rumah bagi beberapa terumbu karang dan ikan tropis dari berbagai jenis, warna dan bentuk. Air laut yang tenang dan jernih, memungkinkan pengunjung untuk melihat pemandangan bawah laut hingga 10 meter (33 kaki) dari permukaan. Kemudian di sepanjang bibir pantai terdapat resot-resot mewah seperti Ritz Carlton yang ideal untuk penyelenggaraan konferensi atau kontes bertaraf Internasional. Recommended place!

Dadong Sea terletak di antara Bukit Tuwei dan Bukit Luhuitou dan merupakan area pemandangan terbuka gratis pertama di Sanya. Di teluk yang berbentuk bulan sabit ini, wisatawan dapat berjemur santai, mendengarkan suara ombak, mengumpulkan kerang, membangun istana pasir di pantai, berselancar, parasailing atau menyelam ke air yang dalam.

Sanya Bay adalah teluk yang memiliki garis pantai terpanjang yakni 20 kilometer. Meski panorama laut Teluk Sanya tidak seindah Yalong Bay dan Dadong Sea, berenang di teluk ini dirasa lebih aman karena air laut yang lebih tenang. Selain itu, wisatawan dapat merasakan kehidupan lokal di sana dan melihat matahari terbenam. Biaya makan dan akomodasi di teluk ini lebih rendah dibandingkan dengan di dua teluk lainnya, terutama di Yalong Bay.

Tianya Haijiao | sumber : www.tropicalhainan.com

Tianya Haijiao (edge of the sky, rim of the sea) memiliki ciri khas yang unik yakni adanya bebatuan di pinggir pantai. Uniknya batuan di kawasan ini menjadi gambar belakang mata uang kertas 2 yuan. Menurut legenda, bebatuan ini adalah penjelmaan dua gadis peri yang membangkang pada dewa. Mulanya, dua peri itu melindungi para nelayan dari amukan badai dengan merubah diri mereka menjadi dua batu besar. Namun dewa marah dan menyuruh keduanya kembali ke surga. Oleh sebab kedua peri itu menolak, dewa pun membelah mereka.

Masih ada banyak teluk lain di sekitar Sanya dan kota lain seperti Haitang Bay (ada banyak resot mewah seperti Atlantis dll), Baifu Bay, Houhai Bay, Ri Yue Bay, Shimei Bay dan lainnya.

2. Pulau tropis

sumber : tripadvisor

Hainan memiliki beberapa pulau kecil yang juga memiliki keindahan bahari yang sangat memukai. Salah satunya adalah Wuzhizhou Island di Haitang Bay yang terkenal dengan keindahan terumbu karang dan habitat laut tropis lainnya. Di pulau ini, wisatawan dapat melakukan ragam olahraga air seperti scuba divinggliding, surfing, canoeing, swimming dan snorkeling.

Adapula Monkey Island yang merupakan cagar alam tropis untuk hewan yang dilindungi di China, yakni macaque atau kera. Ada lebih dari 1.500 kera di pulau yang dipenuhi dengan pohon, tanaman, buah dan gua ini. Di pulau yang merupakan surga bagi kera ini, wisatawan dapat bermain bersama kera, tentunya ditemani oleh pemandu wisata yang ramah dan berseragam.

Sedangkan di Boundary Island, wisatawan dapat melihat keindahan alam tropis dan juga bawah laut karena di pulau ini terdapat akuarium yang sangat besar sehingga wisatawan dapat melihat ragam hewan laut seperti lumba-lumba, hiu, singa laut dan sebagainya.

3. Hutan Hujan


Yanoda Rainforest | sumber : bestofsanya.com

Yanoda Rainforest Cultural Tourism Zone adalah hutan hujan tropis di Hainan dengan keindahan alam berupa air terjun, lembah, spa alami, mata air dan ragam tanaman yang memanjakan mata. Yanoda Rainforest adalah tempat yang tempat bagi wisatawan yang ingin menghirup udara segar, trekking ataupun camping. Para wisatawan dapat mengarungi sungai dengan sandal jerami, menaklukan rintangan yang ada di dalamnya dan mendaki air terjun setinggi 20 kaki. Yanoda sendiri berarti 'halo' dalam bahasa lokal yang menggambarkan kebahagiaan serta keramahan masyarakat setempat.

4. Gunung Berapi


Leiqiong Global Geopark | sumber : globalgeopark.org

Leiqiong Global Geopark adalah taman geologi global yang terdaftar oleh UNESCO pada tahun 2006 dan merupakan rumah bagi sekitar 40 gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Bagian tengah Leiqong adalah Fengluling (Gunung Tungku) dengan puncak setinggi 222 meter yang terakhir meletus 8.000 tahun yang lalu. Turis dapat menaiki tangga untuk mencapai tepi kawahnya untuk melihat pemandangan Haikou dari ketinggian.

5. Kebun Binatang


Liger | sumber : www.explorehainan.com

Hainan Tropical Wildlife Zoo terletak di tepi danau Dong Shan Hu sekitar 27 km dari Haikou. Kebun binatang ini memiliki lebih dari 4.000 hewan dari 200 spesies berbeda yang ada di berbagai penjuru dunia, bahkan beberapa di antaranya cukup langka seperti hainan macaque atau kera Hainan. Selain itu, Hainan Tropical Wildlife Zoo adalah rumah bagi Tigon (persilangan antara harimau jantan dan singa betina) dan Liger (persilangan antara singa jantan dan harimau betina).

Hainan juga memiliki beberapa taman nasional seperti Xinglong Tropical Botanical GardenDongtian Park dan Jianfeng Ling yang terkenal akan Tian Chi atau yang sering disebut sebagai Danau Surga. Ada pula 34 sumber titik air panas yang banyak mengandung mineral yang mampu mengobati berbagai penyakit dan memelihara kesehatan kulit. 



1. Binglanggu Li & Miao Cultural Heritage Park / Yetian Minority Nationality Village

Binglanggu | sumber : tribuntravel.com

Taman warisan budaya ini adalah rumah bagi anggota suku minoritas Li dan Miao selama lebih dari 400 tahun. Beberapa penduduk masih tinggal di rumah panggung yang beratapkan jerami. Kehidupan kedua suku ini mirip dengan suku Dayak di Kalimantan sebab mereka bercocok tanam, berladang, memelihara ternak dan bertato. Selain menyambangi tiga desa (Cultural Heritage Village, Ganza Li Village dan Miao Village), wisatawan dapat melihat pertunjukan budaya yang disajikan oleh ratusan orang.

2. Desa Bali

sumber : his-travel.co.id

Selain iklimnya yang sama dengan Indonesia, Hainan memiliki tempat wisata yang menyerupai Bali yakni Desa Bali di Kabupaten Xin Long. Di desa ini, turis asal Indonesia akan merasa berada di tanah air sebab setiap jengkal suasananya mengingatkan akan pedesaan di Bali, seperti adanya candi bentar, lukisan khas Bali, pepohonan, tanaman khas Indonesia dan lainnya. Uniknya lagi, para wisatawan akan diajak untuk belajar membuat kue semprong dan melihat atraksi kesenian tari dari berbagai penjuru nusantara.

Pada tahun 60-an, Desa Bali ini dijadikan tempat penampungan warga China dari negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. Sehingga mereka yang datang dari Indonesia, membawa serta budaya Nusantara dan mengubah tempat tersebut menjadi serba Bali. Hingga saat ini, penduduk Desa Bali masih ada yang fasih berbahasa Indonesia.

3. Luhuitou Penninsula


Patung yang juga dijuluki a deer looking back ini terletak di Bukit Luhuitou. Ada kisah romantis di balik patung rusa ini. Alkisah ada seorang pemburu yang mengejar rusa hingga ke ujung tebing Luhuitou. Sesaat sebelum ia memanah rusa tersebut, ternyata hewan itu berubah menjadi sosok wanita yang sangat cantik. Mereka akhirnya jatuh cinta dan hidup bersama.

4. Nanshan Culture Tourism Zone dan Nanshan Temple

Patung Dewi Kwan Im | sumber : unsplash

Nanshan Culture Tourism Zone yang terletak 40 km dari kota Sanya ini terbagi atas tiga kawasan, yakni Buddism Culture Park, Blessing and Longevity Park dan Hainan Custom Culture Park. Di dalam kawasan Buddism Culture Park, pengunjung dapat mengunjungi Nanshan Temple dan melihat kegagahan patung Guan Yin (Kwan Im) yang terbuat dari emas dan perak setinggi 108 meter. Tentunya, patung ini telah menjadi landmark Hainan, maka berswafoto di tempat ini menjadi sebuah keharusan.

5. Feng Xiao Gang Movie Town

sumber : ehainan.gov.cn

Disebut juga sebagai Movie Town Haikou, tempat ini adalah studio film besar yang di dalamnya terdapat banyak bangunan dengan aya arsitektur China pada jaman 1940-an sehingga wisatawan dapat merasakan suasana tempo dulu ala China. Di tempat ini, ada pula Avenue of Stars yang menampilkan cap telapak tangan dari selebriti lokal dan internasional seperti Jackie Chan dan lainnya.


Pulau Phoenix

Tak cukup dengan membenahi keindahan alam dan budaya di Hainan, pemerintah China berupaya keras untuk menonjolkan sisi modernitas Hainan dengan pembangunan resort mewah di sepanjang teluk di Sanya, juga pembuatan pulau reklamasi bernama Phoenix Island yang di atasnya dibangun resort yang juga mewah, salah satunya adalah Giant Tree Hotel.

sumber : cnn.com

Keunikan dan kemewahan yang dimiliki Phoenix Island, membuat pulau buatan ini dijuluki Oriental Dubai. Turis dapat melihat keindahan Phoenix Island dan juga keindahan kota Sanya lainnya dengan menaiki Cable Car.


Masjid Selatan Sanya | sumber : travelklik.com

Hainan adalah tujuan wisata yang ramah bagi wisatawan muslim. Lihat saja, ada satu masjid di Haikou dan enam masjid di Sanya sehingga wisatawan muslim tak perlu khawatir mencari tempat sholat. Masjid Selatan Sanya yang berlokasi di Jl. Nansi Xiang adalah masjid terbesar di Sanya dengan luas 19 meter dan memiliki gaya arsitektur campuran Arab klasik dan China tradisional. Masjid yang memiliki catatan sejarah selama lebih dari 800 tahun ini menjadi masjid tertua di Sanya.

Masjid Selatan Sanya pernah dihancurkan pada masa revolusi kebudayaan (1966-1976) dan mengalami renovasi besar di situs aslinya pada tahun 1978. Kemudian dari tahun 2013 hingga 2017, masjid ini kembali direnovasi dengan bantuan dana dari umat muslim di China, komunitas sosial dan organisasi lain. Kini Masjid Selatan Sanya kembali tegak berdiri dan memiliki tiga lantai. Lantai pertama untuk wudhu dan parkir, lantai kedua untuk jama'ah laki-laki dan lantai tiga untuk jama'ah perempuan.

Resto halal dengan wanita berjilbab di Sanya | Sumber : Kompas Travel

Di sekitar masjid terdapat restoran halal, mini market dan pasar tradisional yang menyajikan kebutuhan halal sehari-hari. Selain itu, wisatawan juga dapat melihat kehidupan penduduk muslim suku Hui yang pemukimannya berada di sekitar Masjid Selatan Sanya. Maka tak heran di sepanjang jalan di Sanya, dapat dengan mudah kita temukan wanita berhijab dan lelaki berpeci putih.

Suku muslim Hui banyak bermukim di daerah Huihui dan Huixin dengan populasi sekitar 10.000 orang. Muslim Hui sering disebut juga Utsuls (Muslim Chams/Champa) karena nenek moyang mereka berasal dari Kerajaan Champa di Vietnam.



Wenchang Chicken | source : telegraph.co.uk

Kuliner Hainan tak hanya Hainanese Chicken Rice. Ada banyak kuliner lain yang patut dicoba saat berada di Hainan, seperti Wenchang Chicken (ayam yang direbus lalu diiris tipis dan dimakan dengan ragam jenis saus), Hele Crab (kepiting yang dimakan dengan saus jahe dan cuka), Dongshan Lamb atau Mutton, Jiaji Duck, Steamed AbaloneHainan Hot Pot atau Dabianlu (menyajikan sayuran dan seafood yang dimasak di atas meja) dan Rice Noodle (street food populer di Hainan).



Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa berwisata ke Hainan?

Ada banyak cara tentu saja, bisa dengan solo traveling, backpacker atau wisata bersama travel agent. Saya sendiri sudah mencoba semua hal tersebut dan menyenangkan tentu saja. Namun jika kita akan berwisata bersama agen perjalanan, tentu kita harus memilih yang kredibel dan berpengalaman.


Setelah mencoba berselancar di dunia maya dan mengetik Paket Tour ke Hainan, saya menemukan perjalanan wisata bersama HIS Travel. Saya tersenyum, HIS adalah agen perjalanan internasional, sudah barang tentu punya paket wisata ini. Hebatnya lagi, HIS menawarkan 3 paket perjalanan ke Hainan yakni Hot Hainan, Hainan Harmony dan Hainan Harmony + Macau.



Saya sendiri tertarik dengan paket wisata Hot Hainan karena harganya sangat affordable, durasi perjalanannya 6 hari 4 malam dan itenerary-nya sudah tersusun dengan jelas (sama seperti kedua paket tur lainnya). Iternerary Hot Hainan adalah sebagai berikut :

Hari 1 (JAKARTA - HAIKOU) : Berangkat dari Jakarta menuju Haikou. Setibanya di Haikou, kita akan langsung diantar menuju hotel untuk istirahat

Hari 2 (HAIKOU - QIONGHAI - SANYA) : Menggunakan Bullet Train menuju Qionghai. Berkunjung ke Da Dong Sea, Yalong Bay, Fish Oil, Phoenix Valley (termasuk cable car), The Crown of Beauty and Giant Tree Hotel

Hari 3 (SANYA - XINGLONG) : Berkunjung ke Nanshan Buddhist Culture dan Tourism Garden

Hari 4 (XINGLONG - LINGSHUI) : Wisata ke Desa Bali, Bao Shu Tang Shop dan Ye Tian Minority Village

Hari 5 (LINGSHUI - HAIKOU) : Feng Xiao Gang Movie Town (1942 Street), Mission Hills New Town, Jalan Kuno Arcade Street

Hari 6 (HAIKOU - JAKARTA) : Kembali ke tanah air

Lihat, lengkap sekali bukan? 

Melakukan Hainan Tour bersama HIS Travel akan lebih aman karena memiliki jaringan yang global. Selain itu, produk yang ditawarkan pun beragam dan kantor cabangnya ada dimana-mana. Berkantor pusat di Tokyo, HIS Travel sangat unggul dalam perjalanan ke Jepang. Bahkan HIS Indonesia menerima pelayanan JR Pass. Jadi, untuk kalian yang akan memesan paket tur ke Jepang, Hainan Tour, Paket Tur China atau tempat lainnya, HIS adalah jawabannya.

Jadi, siap pergi ke Hainan bersama HIS Travel?


Hainan memang Hawaii, tapi...

Liburan ke Hainan jauh lebih murah, ada citarasa Nusantara dan Dubai di dalamnya, juga yang tak kalah pentingnya adalah ramah wisatawan muslim. Bahkan kabarnya, pemerintah China akan memperbanyak fasilitas mushola dan resto halal di kawasan wisata. Menurut saya, Hainan memiliki ragam elemen pariwisata masa kini yang sangat lengkap dan mengkombinasikannya dengan begitu harmoni.

Kini, sudah saatnya kita berani menjelajahi Hainan, sudut China yang lain. Sebab ada banyak hal baik yang bisa kita dapat di Hainan, terlebih jika perjalanan wisata ke Hainan kita lakukan bersama HIS Travel. Jadi, kira-kira kapan kita ke Hainan? :)

***

Sumber :
https://www.travelchinaguide.com
https://www.tropicalhainan.com
https://www.tripadvisor.com
https://www.tribuntravel.com 
https://www.his-travel.co.id/blog
https://edition.cnn.com/travel
http://www.travelklik.com/2017/11/melihat-dari-dekat-masjid-selatan-sanya.html
https://www.travelchinaguide.com/attraction/hainan/sanya/tianya.html


~ ijaah ~




Pengalaman Tes IELTS di British Council

44 comments:

Rasanya belum banyak tulisan yang menceritakan tentang pengalaman tes IELTS baik di IDP ataupun di British Council. Kebanyakan yang ada itu menceritakan IELTS preparation dan bagaimana tips dan triknya. Untuk itu aku perlu menulis ini dengan harapan banyak teman-teman yang terbantu dan mempunya gambaran sebenarnya tes IELTS itu seperti apa.

Tes IELTS bisa dilakukan di British Council maupun IDP. Keduanya tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dsb. Tesnya sama saja, harganya pun tak jauh berbeda. Namun untuk tulisan kali ini, aku akan menceritakan pengalaman pribadiku tes IELTS di British Council Bandung. Baiklah, ini adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui sebelum melakukan tes IELTS. Semoga membantu kalian yang akan melakukan tes IELTS ya!

Daftar Tes IELTS

Kamu bisa mendaftarkan dirimu di link ini : https://takeielts.britishcouncil.org/book

Harga Tes IELTS

Harga tes IELTS di British Council per Februari 2019 adalah IDR 2.900.000. Kamu harus membayarnya maksimal 3 hari setelah booking.

Venue


Tempat pelaksanaan tes IELTS bersama British Council rutin dilakukan di Hotel Aston Pasteur. Pada saat aku melakukan tes, ruangan pelaksanaannya adalah Kalingga yang berada di lantai 2. Letaknya bersebelahan dengan mushola Hotel Aston yang luas dan nyaman dengan tempat wudhu yang disekat dengan sangat baik untuk lelaki dan perempuan. Jadi sebelum tes, kita bisa sholat dhuha terlebih dahulu atau sekedar istirahat untuk mempersiapkan diri lebih optimal sebelum tes dimulai.

mushola Aston

Sebelum Tes

Ada beberapa tahap yang akan kalian lalui sebelum memasuki ruang tes IELTS, yaitu :

1. Registrasi ulang : pengecekan ID card dan data yang sudah kamu daftarkan. Di sini kamu juga harus menyimpan seluruh barang yang kamu bawa, seperti tas, ponsel, botol mineral, tempat pensil dan jam tangan. Kamu hanya akan membawa ID Card saat masuk ke dalam ruangan tes. 

2. Foto dan sidik jari

Setelah itu kamu diperbolehkan memasuki ruangan tes dan cari meja yang ada kertas bertuliskan namamu. Jika kamu akan ke toilet, kamu harus izin terlebih dahulu dengan menitipkan ID card/passport ke petugas. Tapi kamu dilarang ke toilet saat tes Listening dan 10 menit sebelum tes Reading dan Writing berakhir.


Saat Tes Berlangsung

Sebelum tes mulai, petugas akan memberikan peraturan dan instruksi pengisian lembar jawaban IELTS. Kamu bisa melihat waktu di jam digital yang sudah petugas siapkan di layar depan. Petugas juga sudah menyiapkan pensil, penghapus dan botol mineral untukmu. 

Tes pertama yang akan kamu lakukan adalah Listening. Sebelum tes dimulai, petugas akan memastikan kepada semua peserta bahwa audionya terdengar jelas untuk semua peserta.

Tes kedua adalah Reading dan kamu sudah harus melihat jam digital yang ada di depan. Jangan sampai kamu masih menulis saat waktu sudah berakhir. Nanti kamu bisa didiskualifikasi.

Tes ketiga adalah Writing. Kamu harus lebih banyak mengalokasikan waktu untuk Writing Task 2 ya.

Tes keempat adalah Speaking. Tes ini bisa jadi dilaksanakan pada hari yang berbeda dengan tes yang lain. Aku sendiri melakukan tes speaking sehari setelah tes listening, reading dan writing dilakukan.


Hasil Ujian

Hasil tes IELTS bisa mulai dilihat sekitar 10-14 hari setelah tes dilakukan. Kalian bisa melihatnya secara online di https://ielts.britishcouncil.org/checkresults.aspx sedangkan untuk sertifikat fisiknya bisa kalian terima sekitar 3 hari kemudian.


Jadi, itulah kira-kira gambaran tes IETS yang aku lakukan di British Council. Tulisan ini tidak memberikan kamu tips dan trik untuk tes IELTS. Hanya saja aku berpesan bahwa kalian harus mempersiapkan diri sebaik mungkin karena saat tes berlangsung ada banyak sekali faktor yang bisa membuatmu jadi tidak sepenuhnya fokus, seperti tegang, gugup atau sakit perut. Sehingga hasil real test biasanya 1 score di bawah saat kamu latihan. 

Semoga postingan ini membantu dan good luck untuk tes-nya ya! :)


~ijaah~



                    

Sukses Meniti Karir Bagi Kamu Sang Generasi Milenial Bersama Office99

55 comments:

Kolom berita dalam surat kabar itu menarik perhatian saya. Disebutkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, pemerintah akan memperbanyak jumlah Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia. Agaknya pemerintah sedang menggiatkan peningkatan jumlah sumber daya manusia yang mumpuni, yang disiapkan sejak duduk di bangku sekolah.

Saya sendiri disekolahkan oleh kedua orang tua di Sekolah Menengah Farmasi. Jadi saya tahu betul bagaimana gencarnya serbuan para pemilik kerja untuk meminang kami, para lulusan sekolah kejuruan. Masih ingat rasanya saat dimana ijazah belum jua tiba di tangan, saya telah dipanggil untuk melakukan interview pada satu apotek dan dua perusahaan farmasi. Ya, peluang yang datang dengan sendiri itu telah membuat saya menjadi seorang karyawan sejak usia 18 tahun. Maka sejak saat itu, saya mulai melatih diri untuk bermental kuat, juga mengembangkan asa yang tak henti untuk terus mempersembahkan yang terbaik bagi karir yang baru saja saya mulai.

Dokumentasi Pribadi (2016)

Hasil tak pernah mengkhianati proses, begitu katanya. Syukurlah pada tahun pertama bekerja, saya mencetak penjualan yang melebihi target setiap bulannya. Hal ini membawa saya pada keberuntungan hidup yang mengejutkan, seperti isi tabungan yang berkali lipat lebih besar jumlahnya, diundang makan bersama General Manager Roche Pharmaceutical, menerima acknowledgement dari managers dan peers, juga rewards dalam bentuk lain yang tak pernah saya fikir sebelumnya. Tak berhenti sampai di situ, saya menguatkan tekad untuk mempromosikan diri pada jenjang karir yang lebih tinggi. Maka atas karunia Tuhan yang tak henti, juga ikhtiar yang tak bertepi, saya menduduki posisi yang saya idamkan. Hal ini membawa saya pada perjalanan hidup yang lebih lux sebab fasilitas kerja yang saya dapat menjadi lebih tinggi, kesempatan traveling terbuka lebar dan kemampuan public speaking saya semakin teruji.

Tentu saja kesempatan baik itu tidak datang dalam sekejap mata. Sebab ada ribuan jam yang saya habiskan untuk belajar, ratusan kegagalan yang saya rasakan, tak terhitungnya rasa kecewa pada diri sendiri yang harus saya tangani, juga rasa takut untuk menunjukan kemampuan yang mesti saya tepis. Proses ini harus dilatih, learning by practice dan belajar banyak dari mereka yang sukses dalam karirnya. Maka dari itu, saya ingin sekali berbagi pada kalian, khususnya untuk rekan-rekan sesama kaum milenial, tentang langkah kongkrit yang bisa kalian lakukan untuk dapat sukses meniti karir sejak usia muda. Semoga dengan ini kalian bisa melesat tinggi dan menggapai mimpi yang kalian usung tak pernah henti :)


Jika Saya Memutuskan Untuk Membangun Karir Sendiri, Bagaimana Langkah Terbaiknya?

Ada satu hal yang saya syukuri sekaligus merasa tertantang adalah saat mengetahui bahwa perkembangan start-up Indonesia berkembang pesat. Kebanyakan pelaku usaha ini adalah kaum milenial dengan kreativitas yang tinggi. Bagi saya yang merupakan mantan karyawan sebuah perusahaan farmasi asing, mengolah ide menjadi sebuah bisnis yang nyata adalah sebuah keberanian. Bagaimana tidak? Saya memikirkan tentang biaya operasional perusahaan, seperti sewa gedung, listrik, pajak dan lainnya. Sudah pasti anggaran membangun perusahaan itu besar, bukan?

Poin yang paling saya cermati adalah tentang penyewaan gedung itu sangatlah tidak murah. Sebagai contoh di perusahaan tempat saya bekerja dulu, perusahaan menghabiskan biaya milyaran untuk sewa gedung dalam setahun. Bayangkan itu!

Untunglah saat ini telah hadir Office99 yang merupakan perusahaan penyedia layanan virtual office dan kantor di Indonesia. Office99 hadir sebagai solusi bagi enterpreneur untuk kemudahan berbisnis dengan fasilitas lengkap namun dengan biaya yang terjangkau.ia

Infografis : ijaah.com

Menariknya, konsep produk yang ditawarkan Office99 ini melingkupi semua tipe usaha dan untuk semua golongan pekerja, baik pekerja kantoran maupun pekerja lepas. Saya bisa membayangkan betapa terbantunya para pebisnis dengan adanya Office99 ini, terlebih bagi mereka yang baru memulai usaha. Seperti dengan adanya kehadiran Virtual Office dai Office99 yang memungkinkan perusahaan baru (memiliki bujet minim untuk menyewa kantor secara fisik) untuk 'menumpang nama alamat'. Artinya lokasi dan lantai gedung tersebut memang secara resmi adalah milik perusahaan itu, namun ruangan di lantai tersebut bukan miliknya.

Kenapa perlu alamat yang jelas?

Sebab tanpa informasi lokasi yang jelas, perusahaan baru tidak akan mendapatkan izin usaha dari negara. Untuk itulah, dengan adanya kantor virtual ini tentu menjadi solusi bagi pemilik bisnis kelas start-up. Selain itu, Office99 menawarkan lokasi strategis di pusat bisnis BSD city sehingga bukan tidak mungkin para investor akan melirik perusahaan tersebut dan potensi mengembangkan sayap semakin besar.

Keuntungan lain dari kantor virtual ini adalah semua urusan pekerjaan dapat diselesaikan secara daring dan dilakukan dimana saja. Karyawan hanya sesekali saja pergi ke kantor untuk mengadakan pertemuan dan mereka dapat menikmati fasilitas berupa pantry, ruang rapat, resepsionis dan kontak resmi. Pola kerja seperti ini tentu saja mengurangi tekanan dan stres bagi karyawan. Itulah sebabnya kantor virtual ini banyak digandruni pada waktu belakangan ini.


Serviced Office atau private office memberikan fasilitas lengkap seperti akses listrik, internet, ruang rapat, pantry, layanan resepsionis, biaya sewa parkir hingga keamanan. Biasanya jenis kantor ini dipilih oleh perusahaan skala menengah ke atas atau yang memiliki karyawan lebih dari 30 orang. Tentu saja biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dibanding kantor virtual, namun hal yang didapat jauh lebih lengkap seperti fasilitas ekstra dan suasana kantor yang nyaman dengan furnitur berkualitas modern dan elegan.


Bagi para freelancer, salah satu tempat yang menjadi incaran untuk bekerja dengan nyaman adalah CoWorking Space. Office99 memiliki fasilitas ini dengan harga sewa yang sangat terjangkau yakni Rp. 25.000 setiap jam atau Rp. 200.000 per hari. Menariknya, para freelancer mendapatkan segala fasilitas yang lengkap dan peluang bertemu dengan orang-orang dan komunitas yang satu value dengannya terbuka lebar.

Selain itu, Office99 menawarkan produk pelayanan pembuatan PT, CV dan pengurusan PKP. Informasi lengkapnya di bawah ini.


Kehadiran Office99 telah membuka mata saya bahwa meniti karir bisa dilakukan dalam kondisi minim anggaran. Peluang yang ditawarkan Office99 ini jika dikombinasikan dengan kunci sukses meniti karir yang telah saya tulis di muka, tentu akan mengakselerasikan tingkat karir kalian, terlebih jika kalian adalah seorang employer. Saya yakin bahwa jika kalian bersungguh-sungguh, Yang Maha akan memberikan jalan dari arah manapun untuk memberi peluang seperti halnya dengan kehadiran Office99 ini.

Baiklah, apa ada di antara teman-teman saya ini yang akan membuka perusahaan? #Office99 smart and virtual office bisa jadi solusi terbaik untuk kamu mengembangkan sayap perusahaan ya! :)


~ijaah~

Dua Belas Purnama Bersama KIMI

10 comments:

"Aku gak cantik lagi, kasian suamiku. Kulitku kusam berjerawat, tidak langsing, tidak putih, tidak menarik. Aku juga hanya diam saja di rumah, tidak bekerja atau berorganisasi. Aku tidak biasa mengurus rumah tangga sepanjang waktu, ah, masakanku juga payah. Aku rindu traveling, nyetir mobil sendirian kemanapun aku mau, beli skincare sesuka hati, dandan minimalis keluar rumah, pake wedges, ngendarain motor semau aku. Sekarang aku merasa gak berguna. Zahra, kenapa aku jadi orang yang tidak percaya diri seperti ini?"


***

Mrs. Overthinking, itulah namaku di tahun 2017. Seharusnya aku bisa bahagia di tahun ini sebab aku menikah dengan lelaki yang aku cintai. Tapi ternyata pernikahan itu tak hanya menyoal finding your Mr. Darcy, tapi juga tentang embrace your imperfections.

Saat masih single dulu, aku tidak tahu sama sekali apa itu insecure. Semua hal yang terjadi di hidupku berjalan dengan baik dan aku tak mengenal rasa tidak percaya diri. Ya, aku sedang on fire saat itu sehingga hampir semua hal yang kuinginkan bisa tercapai.

Setelah menikah, kudapati ternyata diriku banyak kekurangannya. Tentang fisik, kemampuan mengurus rumah tangga, manajemen emosi dan waktu. Belum lagi dengan adanya larangan dari suami supaya aku tidak melakukan ini dan itu. Semuanya seakan berpadu sehingga menyebabkan aku merasa tidak mampu menjadi istri yang baik untuk suamiku.

Celakanya, pikiran negatif itu membuatku semakin terjerembap. Aku menjadi sosok yang berbeda dibanding saat single dulu : wajah kusam, sorot mata yang tidak bersinar, moody, mudah tersinggung, tidak percaya diri, merasa rendah diri dan tidak berguna.

Aku tahu bahwa ada yang salah dari diriku, tapi aku tidak tahu cara untuk memperbaikinya. Upaya perbaikan ibadah dan berpikiran positif sudah dilakukan, tapi nampaknya aku butuh bala bantuan. Iya, aku tidak bisa seorang diri menghadapi diriku yang rumit ini.

Maka akhirnya kuceritakan setiap detail kondisiku kepada Shantiara, sahabatku. Salah satu solusi yang ia tawarkan adalah supaya aku gabung di Komunitas Ibu Muda Indonesia (KIMI) yang mana dulu Ira pernah mengajakku. Saat itu aku menolaknya, namun untuk ajakannya yang kedua ini aku mengiyakan. Aku pikir tidak ada salahnya juga gabung di komunitas ini, meski jujur aku tidak memiliki ekspektasi apapun.



KIMI membuka tahun 2018 dengan tagline 'Menuju Glowing 2018'. Sebab untuk menjadi glowing bukan hanya menyoal skincare yang kamu pakai, tapi juga apa yang ada di dalam dirimu.

Setiap perserta diminta untuk mengirimkan foto (untuk di buku rapot KIMI) dan menuliskan impian yang ingin dicapai di tahun 2018. Jujur saja aku tidak ingat semua mimpi yang aku tuliskan kecuali rumah berhasil terjual dan kuliah lagi. Poin rumah berhasil, tapi tidak dengan impian untuk bisa kuliah di luar negeri. Hm, di sini terlihat kalau aku ternyata banyak magernya. Oiya kalau tidak salah aku menulis mimpi lebih dari yang diminta oleh KIMI. Hm, di sini terlihat sekali kalau aku serakah.

Siap bergabung di KIMI, berarti siap juga digosok, ditampar, disayat dan bertahan. Di awal gabung, jujur saja aku merasa kurang sreg dengan cara kerja KIMI. Kenapa kalau menasihati orang straight to the point a.k.a sangar banget sih? Kenapa juga grup ini jadi tempat muntahan emosi dari para bebo yang lagi curhat?

Aku sampaikan kegelisahan ini ke Ira dan ia hanya bilang : Bertahan ya, Jah!

Keanehanku pada KIMI bertahan cukup lama yakni 6 bulan. Artinya, aku harus melalui 6 KIMI challenge untuk pada akhirnya bisa mengerti cara kerja KIMI dan merasakan perubahan besar yang dibuat KIMI padaku. Lihat, lama sekali ya?

Semua proses yang diberi KIMI itu tidaklah instan. Dan justru ketidak-instan-an itulah yang membuat perubahan dalam diriku itu nyata adanya.



Janganlah mengira setelah bergabung di KIMI kita bisa selamanya bertahan di sana. Sebab setiap bulannya ada KIMI Challenge yang sukses membuat bebo yang tidak siap melakukan prosesnya, gugur dari medan perang. Di celeng (sebutan bebo untuk challenge) awal, aku nyaris saja gugur. Di situlah aku sedang diproses untuk mengenal diriku yang ternyata senang sekali menyalahkan orang lain, mager, suka menunda, tidak tepat waktu dan bermental korban.

Januari - Beberes
Celeng dimulai dengan menyortir mana barang yang diperlukan dan mana yang tidak. Di sini aku berproses untuk melepaskan hal yang tidak lagi penting dalam hidupku. Prosesnya sungguh membuatku pening karena selama ini aku senang sekali menyimpan barang yang tidak aku butuhkan. Namun aneh sekali saat melepaskannya, timbul perasaan tidak rela. Ah mungkin nanti perlu adalah kalimat yang seringkali mampir di benakku.

Februari - Start From Your Smile
Memasuki bulan Februari artinya due date kelahiran anakku semakin dekat. Aku mempersiapkan segalanya namun cenderung abai pada celeng KIMI yaitu periksa ke dokter gigi. Seharusnya celeng ini lebih mudah aku lakukan sebelum anakku lahir, tapi aku menundanya hingga molor sampai Februari pergi. Di celeng ini aku hampir menyerah, sebab aku nyaris tidak bisa pergi ke dokter gigi. Selain karena bayiku baru saja lahir, tidak ada siapapun yang bisa mengantarku sebab saat itu hanya ada aku dan mertuaku di rumah. Namun karena ada tekad untuk memperjuangkannya, akhirnya aku bisa pergi ke dokter gigi dengan berbagai drama. Lihat, aku ini orangnya suka menunda ya?

Maret - Hati Gembira Adalah Obat

Di bulan Maret ini aku menyelesaikan dua celeng : pergi ke dokter gigi (syukurlah bupon memberi waktu untukku lulus celeng bulan Februari) dan mengulas buku Hati yang Gembira Adalah Obat karya Sophie Navita. Buku itu tidak terlalu tebal dan aku enjoy sekali membacanya karena terasa begitu personal. Aku seperti merefresh pola pikir saat membaca ini dan aku sangat menyukainya. Celeng bulan ini membuatku semakin mengerti bahwa aku punya ketertarikan yang besar pada buku (baca ulasanku di sini).

April - Push Awareness


Celeng bulan ini menuntunku untuk mencari tahu seminar atau workshop mana yang memang aku butuhkan. Oleh karena baru saja menjadi ibu, seminar bertemakan parenting adalah yang kutuju. Alhamdulillah aku dimudahkan untuk mencari tahu informasi itu dan hadir dengan sepenuhnya di sana. Sehingga saat kembali ke rumah, bekal ilmu sungguh menanti untuk dipraktekan (baca ulasanku di sini).

Mei - Belajar Cukup
Di celeng ini aku diminta kembali untuk menyortir barang yang tidak lagi dipakai, namun fokus di kamar mandi dan dapur. Menurutku celeng ini memerlukan pola komunikasi yang baik dengan anggota rumah lain. Sebab saat itu aku tinggal di dua rumah yakni rumah orang tuaku dan mertuaku. Untuk itulah di celeng ini aku belum bisa dengan leluasa menyortir barang yang ada.

Juni - Prasangka Baik

Inilah tahap dimana pada akhirnya aku cinta pada KIMI. Celeng ini memintaku untuk meet up atau video call dengan anggota KIMI yang belum pernah kukenal sebelumnya. Di sini aku berproses untuk menanggalkan rasa malu berkenalan dengan orang baru dan ternyata saat melewatinya aku sangat bangga dengan diriku (baca ulasanku di sini).

Juli, Agustus  - Innerchild

Di bulan Juli para bebo diminta untuk meet up lagi dengan bebo KIMI lainnya dan alhamdulillah saat itu aku bisa bertemu dengan banyak bebo termasuk dengan bupon dan Teh Beb. Hua, senang sekali rasanya! :)

Dari semua celeng KIMI, inilah celeng yang paling berkesan untukku. Jadilah apa yang kamu citakan dulu, itulah maksud dari celeng ini. Saat itu aku dipaksa mengingat masa lalu pahit saat harus melewati celeng ini. Akhirnya aku tahu bahwa cita-citaku bukan menjadi dokter atau guru, tapi untuk menjadi mahasiswa ITB. Mengingat momen itu dadaku bergetar dan air mata sulit sekali untuk diberhentikan. Iya, aku mau jadi mahasiswa ITB, dan melalui celeng ini aku berhasil mewujudkannya meski hanya 2 jam. Sebuah pengalaman berharga yang mengubah diriku untuk mampu berdamai dengan diri. Alhamdulillah (baca ulasanku di sini).

September - Do What You Love
Bulan ini tidak ada celeng, para bebo diminta untuk melakukan hal yang disukai. Di bulan ini aku mulai menata impianku kembali dengan mulai membuat antologi dan optimasi blog. Meski begitu hal tidak berjalan dengan baik di bulan ini. Tapi tak mengapa itu adalah proses untukku belajar dalam hidup.

Oktober - Belajar Mendengarkan
Meski terlihat simpel, celeng ini ternyata sulit sekali. Aku jadi semakin mengerti jika aku ini lebih sering berbicara daripada mendengar. Untuk melewati celeng ini, aku bertekad untuk mendengar sepenuhnya saat berbicara dengan suami dan adik bungsuku. Meski kadang berhasil dan tidak (tapi aku akan terus belajar untuk mendengarkan), ada progres baik yang dalam hubunganku dengan suami.

November - Thanks to Me
Inilah akhir dari semua challenge yang KIMI tawarkan. Terima kasih, Zahra, atas semua upayamu untuk merubah dirimu menjadi lebih baik. Terima kasih untuk mau bergerak, menata hidup, berani dan bertahan. Aku tahu, kamu baru saja memulai hidupmu. Maka teruslah maju, gerak, konsisten, sebab mimpi sendang menunggu untuk kamu jemput.

Alhamdulillah sudah dua belas purnama bersama KIMI. Menuju glowing 2018 itu terasa. Pola pikirku berubah ke arah yang baik, ada lebih banyak senyum di wajahku, less drama dengan suami dan wajahku tampak lebih cerah. Alhamdulillah tak henti rasa syukur dipertemukan dengan KIMI.

KIMI, hal yang tak kuhiraukan di awal, ternyata mampu membawa perubahan besar dalam diriku. Semoga Allah berkahi setiap insan yang berperan dalam perwujudan kelompok ini. Dan terima kasih bupon, Teh Beb dan bebo KIMI lainnya atas satu tahun penuh gosokan ini. Aku mau terus berproses bersama kalian di KIMI, untuk semakin kenal dan mencintai diri sendiri, juga melakukan suatu hal bukan karena pengakuan orang lain.

Bismillah untuk 2019 yang lebih bersinar :)


~ ijaah ~

Tips Mudah Merawat Sling Bag Agar Tampak Seperti Baru

8 comments:


Sling bag merupakan varian tas yang kini semakin digemari wanita modern. Modelnya sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan segala aktivitas. Tampilan kasual maupun formal tampak semakin sempurna dengan penggunaan sling bag yang tepat. Proses merawat tas sling bag sebenarnya juga sangat mudah dan tidak menyita waktu terlalu lama.

Lakukan tips-tips ini agar tas sling bag kesayangan Anda selalu tampak seperti baru:


Membersihkan Jenis Sling Bag Sesuai Jenis Bahannya 

Setiap bahan sling bag yang berbeda tentu membutuhkan proses pembersihan yang berbeda pula. Tas sling bag berbahan dasar kulit harus dibersihkan dengan cairan pembersih khusus yang mengandung pelembap. Supaya tekstur kulitnya tetap lembut, tidak berubah warna, dan tidak mudah mengelupas.

Sedangkan sling bag berbahan kanvas, jeans, atau katun dapat dibersihkan dengan cara dicuci. Semakin sering Anda menggunakan sling bag tersebut, maka Anda pun harus semakin sering mencucinya, minimal satu bulan sekali. Jangan membiarkan sling bag kotor terlalu lama karena hal tersebut bisa mempengaruhi warna aslinya.

Bagian Dalam Sling Bag Juga Patut Diperhatikan

Bukan cuma bagian luar sling bag yang harus dibersihkan secara teratur. Bagian dalam sling bag juga patut dirawat dengan baik. Bersihkan bagian dalam sling bag dari debu dan kotoran. Sebaiknya Anda juga tidak meletakkan botol minum atau cairan yang rentan tumpah di dalam sling bag. Supaya nanti Anda tak repot membersihkan bagian dalam sling bag yang basah.

Melapisi Aksesori Logam pada Sling Bag

Biasanya sling bag dilengkapi aksesori logam pada bagian ritsleting, logo, atau bagian aksen lainnya. Jika Anda punya sling bag yang terdiri dari aksesori logam, lapisilah bagian logam tersebut dengan kuteks berwarna transparan. Kemudian diamkan selama beberapa jam agar kuteks benar-benar mengering. Lapisan kuteks transparan akan melindungi elemen logam tersebut dari karat. Sling bag pun akan tampak seperti baru meskipun sering terkena air.

Menyimpan Sling Bag dengan Cara yang Benar

Proses penyimpanan sling bag akan mempengaruhi bentuk tas dan talinya. Jadi, Anda tak boleh sembarangan meletakkan sling bag begitu saja. Usahakan untuk menggantung sling bag atau melipatnya dengan benar ketika akan menyimpannya. Sehingga tas sling bag kesayangan Anda tak mengalami perubahan bentuk jika disimpan dalam waktu lama.

Memilih Tempat Penyimpanan yang Tepat

Memilih tempat penyimpanan sling bag juga tak boleh sembarangan. Anda harus memastikan bahwa tempat penyimpanan tersebut kering, sejuk, dan terbebas dari tungau. Alangkah lebih baik jika Anda menyimpan sling bag dalam kantong kainnya. Karena kantong kain tersebut memang dibuat khusus untuk melindungi sling bag. Maka sling bag Anda akan tetap awet dan tak mengalami perubahan tekstur meskipun disimpan dalam waktu lama.

Jangan Membawa Barang Terlalu Banyak

Membawa barang dalam jumlah banyak sering dianggap sepele. Asalkan sling bag masih muat, berarti masih boleh diisi banyak barang. Padahal, isi tas sling bag yang berlebihan berisiko merusak tali dan jahitan sling bag. Akibatnya, jahitan sling bag jadi rapuh dan rentan rusak karena menahan beban berlebihan. Anda harus memastikan bahwa Anda tidak membawa beban barang melebihi kapasitas sling bag kesayangan.

Kalau Anda ingin membeli sling bag baru, coba klik website MatahariMall untuk melihat varian terbarunya. MatahariMall adalah online shop terbesar di Indonesia yang menyiapkan beragam produk kebutuhan secara lengkap. Membeli sling bag sesuai selera jadi lebih praktis sejak MatahariMall hadir di Indonesia. Jadi, jangan lewatkan promo harga sling bag istimewa persembahan MatahariMall. Yuk, pesan sekarang juga!


~ijaah~

Mewujudkan Impian Keluarga : Wisata Jejak Rasul Bersama Cheria Holiday

157 comments:

Di penghujung bulan Agustus 2016, hatiku sedang mekar dengan indahnya. Aku tahu, semua ini gara-gara kado itu. Oh, bukan! Semua ini karena orang yang mengirim kado indah itu, calon suamiku.

Kupandangi sekali lagi bingkisan yang telah menempuh ribuan kilometer untuk sampai ke tanganku ini. Apa gerangan ya isinya? Maka dengan diliputi rasa penasaran, kubuka pelahan kado itu. Aku tersenyum, ternyata di dalamnya ada surat dan miniatur landmark ibu kota dunia seperti Eiffel, London Eye, Brandenburg Gate dan lainnya.

"Nanti kita jelajah dunia bersama ya :)"

Aku tersipu. Kalimat terakhir di surat itu telah membuat pipiku merona merah. Maka dengan hati yang berbunga-bunga, kupeluk surat itu dan kupandang langit-langit kamar seraya berkata dengan perlahan dan penuh harap ...

"Insya Allah ya calon suamiku :)"




chatting dengan suami
Termenung. Rasa-rasanya suamiku belum pernah memberi bocoran tentang kota yang ingin ia kunjungi setelah Mekah. Aku menerka, barangkali jawabannya adalah kota-kota di Eropa karena seingatku suami pernah bilang bahwa ia ingin sekali ke Andalusia dan Turki untuk melihat jejak kejayaan Islam di sana. Atau mungkin Samarkand karena suamiku ingin ziarah ke makan Imam Bukhari. Tapi ternyata, semua jawabanku itu salah.

"Aa pengen banget ke Jerusalem..."

Deg! Pikiranku menembus lorong waktu. Aku ingat saat masih remaja dulu, kami seringkali terlibat dalam percakapan panjang tentang perjuangan rakyat Palestina. Sadar tak cukup banyak ilmu tentang Palestina, aku menukil beberapa redaksi dari buku tentang Palestina saat berdiskusi dengannya. Lewat percakapan itu akhirnya aku menyadari bahwa ghirah lelaki ini terhadap Palestina sangatlah besar.

Aksi Bela Palestina Jakarta dan Tokyo, Desember 2017
"Sayang, mau ikut Aksi Bela Palestina gak? Kalau mau, Aa izinkan."

Aku tergelak. Rupanya ghirah itu masih melekat dalam dirinya sampai-sampai bertanya demikian. Mulanya aku tak menanggapi pertanyaan tersebut dengan serius karena selain sedang mengandung 7 bulan, suamiku berada ribuan kilometer jauhnya. Namun karena beliau gencar sekali menunjukan sinyal supaya aku pergi kesana, akhirnya aku mengiyakan. Supaya anak kita ikut berjuang untuk Palestina, begitu katanya.

Aku ingat, jalanan menuju Monas saat itu dipadati peserta aksi yang berpakaian serba putih dan sedikit hitam. Mereka semua mengepalkan tangan ke udara seraya bertakbir. Allahu Akbar Allahu Akbar. Melihat itu semua tiba-tiba ada haru menyelinap dalam diri. Masya Allah, rasa lelah di perjalanan begitu tergantikan dengan gelora yang sama akan kedaulatan Palestina. Rasa bahagia pun turut ada sebab bayiku ikut serta dalam perjuangan ini.

Makasih sudah menemani mama ya, sayang :)

Jerusalem. Sumber foto : Canva
Pada waktu yang hampir bersamaan, nun jauh di sana, suamiku hadir pula dalam aksi bela Palestina di Tokyo. Masya Allah, kecintaannya pada Palestina terus hidup walau ia tinggal di negara non muslim. Kecintaan yang ia gelorakan ini, telah membuatku semakin yakin bahwa menghirup udara Palestina adalah impian besar kami. Ya, inilah pijakan awal kami untuk menapaki bumi Allah nan luas dan indah ini. Juga sebagai pelepas rindu, sebab Al-Quds telah menetap begitu lama di hati kami.



Mendidik Ibrahim dengan kisah kesholehan Nabi Ibrahim AS
"Ibrahim mau liat tempat Nabi Ibrahim tinggal di Palestina gak? Insya Allah Mama sama Baba ajak Ibrahim kesana ya. Kita sholat di Masjidil Aqsha dan ziarah ke makam Nabi Ibrahim di kota Hebron. Gimana sayang?"

Ibrahim tersenyum, matanya menyiratkan rasa antusias yang tinggi, dan tangannya bertepuk dengan riang. Masya Allah, Ibrahim selalu segirang itu ketika aku berkisah tentang Nabi Ibrahim. Menceritakan kisah Ibrahim AS ini adalah salah satu cara kami untuk mendidik Ibrahim di masa emas pertumbuhannya. Tujuannya supaya ia kenal dan mengikuti keshalehan Nabi Ibrahim AS sejak dini.

Baitul Maqdis (Al-Quds). Sumber foto : Canva
Selain menceritakan kisah Nabi Ibrahim, kami rutin memperdengarkan padanya surat Ibrahim. Iya, kami ingin Ibrahim hafal surat yang sama dengan namanya sejak dini. Dan untuk menggenapi kedua hal di atas, kami ingin membawa Ibrahim ke Palestina untuk melihat jejak peradaban yang dibangun oleh Nabi Ibrahim. Rasanya ingin sekali menggendong Ibrahim ke Al-Haram Al-Ibrahimi sembari menceritakan kisah tauladan Ibrahim AS. Masya Allah, rupanya ghirah untuk pergi ke Palestina bukan hanya sekadar mewujudkan mimpi kami. Namun lebih dari itu, yakni sebagai cara untuk mendidik Ibrahim putera kami tercinta.

Cinta Palestina. Sumber foto : Canva
Demi mewujudkan impian itu, kami mulai membuat pos khusus untuk pergi kesana dan mencari informasi terkait tur wisata ke Jerusalem. Saat berselancar di dunia maya, alangkah terkejutnya aku saat menemukan penawaran paket wisata yang sangat mendukung impian keluarga kami: wisata jejak rasul!

Segera kukabari suami tentang info ini dan kukatakan padanya bahwa aku senang sekali menemukan agen perjalanan yang membuat program tur semenarik ini. Terlebih wisata napak tilas ini tidak hanya ke Jerusalem, namun juga ke Mesir dan Jordania! Masya Allah. Itulah dia Cheria Holiday, agen perjalanan halal yang namanya sudah sangat mahsyur di dunia industri pariwisata. Maka dengan penuh antusias dan diiringi sholawat, kupelajari setiap detail perjalanannya dan membayangkan kami bertiga pergi ke sana. Allahu Akbar! 



Jejak Rasul Bersama Cheria Holiday
Saat sedang asyiknya berselancar di laman wisata jejak rasul Cheria Holiday, tetiba saja ada air menggenang di pelupuk mataku. Paduan kata 'Katakanlah... Kamu akan mengunjunginya' yang tertulis di sana memberi desiran hangat di hatiku. Masya Allah, semangat menabung untuk pergi ke Palestina ya, Zah! :)

Insya Allah Cheria Holiday akan menjadi sahabat perjalanan terbaik bagiku dan keluarga. Mengapa? Karena rute perjalanan dan fasilitas yang ditawarkan oleh Cheria begitu menarik, lengkap dan muslim friendly. Bayangkan, kami tidak akan merasa kebingungan mencari makanan halal di negeri orang sebab ada Cheria yang menjamin kehalalannya. Pun begitu dengan sholat, Cheria akan mengingatkan waktu sholat dan mengakomodasi tempat sholat yang nyaman. Masya Allah, tentu ini poin utama yang dicari oleh setiap muslim.

Hebatnya lagi, Cheria menawarkan 9 kali perjalanan wisata jejak rasul di tahun 2018 ini. Bayangkan, berarti hampir setiap bulannya ada perjalanan wisata ke negeri para nabi. Keren!

Sumber foto : Canva
Lihat, itenerary-nya sangat lengkap bukan?

Sungguh, aku sangat tertarik dengan semua detail perjalanan yang ditawarkan Cheria ini. Ingin rasanya ke Pyramid dan Sphinx, kuburan raksasa para raja Mesir kuno yang konon dibangun oleh 100.000 pekerja. Ingin pula ke Egyptian Museum untuk melihat koleksi mumi dan harta karun Tuthankhamen, si raja muda yang kematiannya penuh misteri.

Meski ada banyak sekali tempat yang dikunjungi selama di Mesir, hal terbesar yang ingin kudapatkan dari Mesir adalah ziarah dan menapaki jejak peradaban para nabi dan shalafush shalih. Seperti ziarah ke makam cucu Rasulullah SAW, Nabi Harun, Nabi Sholeh, Nabi Daniyal dan Lukmanul Hakim yang namanya diabadikan dalam surat ke-31 Al-Qur'an, yakni Surat Luqman (ini adalah surat favoritku untuk mendidik Ibrahim, masya Allahi), melihat 'Uyun Musa yang merupakan 12 sumur air Nabi Musa, lokasi dimana Fir'aun tenggelam di Laut Merah, Pohon Yang Terbakar pada saat Allah berbicara langsung kepada Nabi Musa, dan melihat Surat Perjanjian/Jaminan Nabi Muhammad kepada umat Kristen yang hidup di bawah kepemimpinan Islam.

Keseruan tur bersama Cheria Holiday tak berhenti sampai di situ. Peserta tur akan diajak ke Istana Montazah yang merupakan tempat peristirahatan Raja Farouk, melintasi Terusan Suez yang memisahkan Benua Asia dan Afrika, mendaki Gunung Sinai untuk melihat keindahan matahari terbenam seraya berdoa, kunjungan ke El Khalili Bazaar yang merupakan pusat pernik-pernik khas Mesir dan dinner di Nile Cruise yang merupakan restoran apung di Sungai Nil. Seru!

Mesir bersama Cheria Holiday (foto dari berbagai sumber)
Setelah dari Mesir, peserta tur akan diajak untuk menapaki jejak para nabi di Baitul Maqdis. Masya Allah, ini adalah perjalanan yang paling kunantikan. Ada dua hal penting yang ingin aku lakukan di sini dan alhamdulillah Cheria mengakomodir semuanya.

Pertama, sholat di Masjidil Aqsha yang merupakan kiblat pertama umat Islam dan tempat Rasulullah naik ke sidratul muntaha (masya Allah bahkan pada saat menulis ini hatiku gemetar). Kedua, mengisahkan kepada Ibrahim tentang keshalehan Nabi Ibrahim dan keturunannya langsung dari Al-Haram Al-Ibrahimi yang merupakan tempat suci kedua setelah Masjidil Aqsha di Palestina dan keempat dalam Islam setelah Mekah, Madinah dan Jerusalem. Selain makam Nabi Ibrahim, di tempat ini terdapat pula makam keturunannya yakni makam Nabi Ishaq, Nabi Ya'qub dan istri-istrinya. Itulah mengapa aku ingin sekali mengajak Ibrahim ke tempat berkumpulnya para nabi ini, sebab kesyahduan ilmu akan meresap dalam dirinya dan terkenang sepanjang masa, insya Allah.

Sumber foto : Canva
Hal seru lain yang Cheria tawarkan adalah peserta tur diajak untuk merasakan sensasi berjalan di dalam tembok Al-Quds melalui Via Dolorosa, ziarah ke makam Rabi'ah Al-Adawiyah (the mother of the grand master) dan pergi ke Bukit Golgotha atau lebih dikenal sebagai tempat Yesus disalibkan oleh kaum Yahudi. Menariknya, bukit ini dijaga oleh kaum Muslim turunan langsung dari Shalahudin Al-Ayubi yang sangat dihargai dan dihormati di Eropa sebab berhasil menaklukan Jerusalem.

Palestina bersama Cheria Holiday (foto dari berbagai sumber)
Sedangkan di Jordania, peserta tur akan dibawa ke icon negara Jordania apalagi kalau bukan Petra The Lost City. Bangunan cantik berwarna merah muda yang sempat hilang selama ribuan tahun itu menyimpan sejuta misteri tentang kecanggihan peradaban dan pengetahuan masa lalu. Bayangkan saja, meski hidup di zaman kuno, masyarakat Petra mampu membuat pahatan yang sangat simetris pada petra (batu) dan memiliki sistem pengairan yang menggunakan teknologi pompa hidrolik. Keren!

Hal paling menarik dari Jordania (tentu selain ziarah ke makam Nabi Musa dan para sahabat nabi) adalah mengunjungi Ashabul Kahfi yang merupakan gua tempat tujuh pemuda melarikan diri dari kekejian raja Dikyanus dan tertidur di dalamnya selama 300 tahun. Juga menikmati sensasi berada di gurun Wadi Rum. Masya Allah.

Jordania bersama Cheria Holiday (foto dari berbagai sumber)
Semua keseruan yang ditawarkan oleh Cheria ini semakin lengkap saja dengan kenyamanan akomodasi dan transportasi yang diberikan. Bayangkan, dengan harga $1640, Cheria memfasilitasi hotel sampai berbintang 5 dan moda transportasi yang bagus. Lengkap, nyaman, seru, affordable. Itulah yang menggambarkan 11 hari wisata jejak rasul bersama Cheria Holiday


Melihat keseruan peserta tur Cheria Holiday di atas membuatku tak henti menyunggingkan senyum. Betapa senang dan tenangnya wisata dengan Cheria Holiday, karena Cheria telah memudahkan peserta tur untuk mencari makanan halal dan juga beribadah. Kepiawaian Cheria untuk memuaskan para tamunya memang sudah tidak diragukan lagi. Perusahaan halal tour yang berdiri sejak 2012 ini telah melayani ribuan wisatawan dan peziarah ke dalam dan luar negeri dengan harga bersaing, serta garansi kepuasan bagi para peserta tur.

Profil Cheria Holiday
Tentunya untuk perjalanan yang berkesan, kita harus mempersiapkan banyak hal supaya less drama selama di tempat tujuan. Bersama Cheria, hal-hal yang acapkali luput kita persiapkan dapat diantisipasi dengan profesionalitas dari setiap mitra Cheria. Peserta tur akan di briefing sejak sebelum keberangkatan dan dikenalkan kepada peserta tur lain. Hal ini akan menciptakan bounding antar peserta sehingga perjalanan akan dirasa lebih menyenangkan.

Profesionalitas serta komitmen yang diusung Cheria berjalan penuh harmoni. Ini terlihat dari output dan testimoni peserta tur yang puas dan ketagihan traveling bersama Cheria Holiday dan bahkan banyak di antara mereka yang merekomendasikan Cheria sebagai sahabat terbaik dalam perjalanan wisata. Salut!

Testimoni peserta tur Cheria Holiday
Sesuatu yang memiliki nilai baik, akan memancing banyak hal baik mendekatinya. Barangkali itulah kebaikan yang dimiliki Cheria yang tidak melulu berpikir soal profit, namun juga tentang keberkahan yang didapat. Bahkan Cheria telah menjadi wadah bagi travel agent manapun yang ingin belajar wisata halal dari Cheria. Masya Allah ini bisnis berpahala. Itulah Cheria Holiday!

Tentang Cheria Holiday
Segala kebaikan yang ada di Cheria ini telah membuatku semakin yakin bahwa Cheria akan menjadi sahabat perjalanan keluargaku ke Baitul Maqdis. Lihatlah, wisata bersama Cheria itu whole package: wisata dapat, ilmu dapat, belanja dapat, -dan yang lebih besar dari itu semua- cahaya Islam dapatInsya Allah. Sekarang tinggal bagaimana kami mempersiapkan diri dari mulai tabungan, kesiapan fisik, juga waktu terbaik untuk pergi ke sana.


Menuntaskan rindu dan menggenapkan pendidikan Islami pada Ibrahim adalah dua alasan utama bagi aku dan suami pergi ke Jerusalem. Mimpi itu sudah ada lama dan menetap di hati dengan begitu indahnya. Rasanya ingin sekali menggelar sajadah di Masjidil Aqsha, tersungkur, mengadu, bersujud, berdoa dan terisak di sana. Tiadalah yang lebih indah dari itu semua, yakni untuk dapat sholat di tempat yang memiliki keutamaan besar setelah sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Bersama Cheria Holiday insya Allah perjalanan mewujudkan impian ini menjadi lebih menyenangkan dan menenangkan :)



Duhai Baitul Maqdis, tunggu kami ya. Semoga Allah segerakan kita untuk berjumpa, untuk melepas rindu, juga untuk menggenapkan pendidikan islami bagi anak kami tercinta, Ibrahim. Aamiin.


~ijaah~


***

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Artikel Kreatif #8 
Cheria Holiday 2018



***

Sumber artikel dan foto:

  1. https://www.cheria-travel.com
  2. https://facebook.com/cheriaholiday/
  3. https://www.islampos.com/61214-61214/
  4. https://id.wikipedia.org/
  5. https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/05/07/p8cu4k366-7-tuntutan-aksi-indonesia-bebaskan-baitul-maqdis
  6. https://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/10/04/137976-hebron-di-sana-tiga-nabi-bersemayam
  7. https://www.kompasiana.com/iffahrochmah/5a2e0a4ddd0fa83e8d120352/fakta-yerusalem-al-quds-yang-harus-diketahui?page=all
  8. http://generaltoursegypt.com
  9. https://medium.com/@joshuashawnmichaelhehe/the-great-sphinx-and-pyramids-of-giza-f0988a38d597
  10. http://tripadvisor.com