Variasi Nasi Goreng Kekinian, Mulai dari Bentuk Hingga Topping Unik

18 comments:
Sumber : Shutterstock

Jika Anda pecinta nasi goreng, jangan ketinggalan mencicipi berbagai variasi nasi goreng kekinian yang populer ini. Rasanya pun tidak kalah dengan nasi goreng biasa.

***
Nasi goreng adalah sajian makanan yang sangat populer dan akrab bagi masyarakat Indonesia. Bukan hanya cara pengolahannya yang mudah dan praktis, tetapi rasanya juga enak dan lezat. Itulah sebabnya, nasi goreng sering menjadi menu pilihan, baik dalam makanan keluarga maupun pada acara-acara spesial.

Nasi goreng sederhana pada umumnya terdiri atas bahan-bahan dasar seperti nasi, telur, daging ayam atau daging sapi. Bumbu halus yang digunakan pun standar, seperti bawang putih, bawang merah, kecap manis, dan saus. Seiring dengan berkembangnya industri kuliner, olahan nasi goreng semakin variatif bahkan unik, baik dari segi bentuk maupun topping. Berikut beberapa di antaranya:

1. Nasi Goreng Sushi 

Apa yang terjadi jika kuliner Jepang dan Indonesia dipadukan? Salah satu contohnya adalah saat olahan nasi goreng digabungkan dengan sushi. Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri atas nasi dan lauk yang kemudian dibungkus dengan nori. Bedanya, pada Nasi Goreng Sushi, nasi yang digunakan telah digoreng terlebih dahulu. Ada sejumlah restoran yang menyajikan nasi goreng ini untuk pelanggannya.

Hal yang perlu diperhatikan saat memasak Nasi Goreng Sushi adalah tekstur nasinya. Pasalnya, untuk membuat sushi, nasi harus bisa dikepal dan digulung, baru kemudian dipotong-potong. Untuk melancarkan proses tersebut, nasi tidak boleh terlalu lembek maupun terlalu keras. Nasi Goreng Sushi menawarkan sensasi baru saat menyantap nasi goreng.

2. Nasi Goreng Hitam 

Biasanya, olahan nasi goreng berwarna kecoklatan karena tambahan saus dan kecap. Namun, saat ini ada pula nasi goreng yang berwarna hitam. Warna gelap pada nasi tersebut bukan pewarna makanan, tetapi dari tinta cumi dan aman untuk dimakan. Karena unik, banyak orang penasaran dengan rasa Nasi Goreng Hitam ini.

Resep nasi goreng hitam sebenarnya hampir sama dengan resep nasi goreng biasa. Bahan-bahan utamanya antara lain nasi, saus tiram, kepala cumi dan tintanya, dan berbagai bumbu halus lain. Untuk mendapatkan warna hitam pada nasi goreng, Anda hanya perlu memasukkan cumi beserta tintanya setelah menumis bumbu halus. 

3. Nasi Goreng Selimut 

Seperti selimut, nasi goreng ini seolah-olah sedang diselimuti oleh sehelai telur dadar. Karena penyajiannya yang unik, Nasi Goreng Selimut kerap disajikan sebagai bekal anak-anak atau pada acara spesial. Meskipun rasanya tidak jauh berbeda dengan nasi goreng pada umumnya, bentuknya yang anti mainstream membuat nasi goreng ini memiliki nilai lebih.

Nah, jika ingin membuat sendiri Nasi Goreng Selimut, Anda harus menggoreng telur dengan teknik dadar. Selanjutnya, tuang nasi goreng ke atas telur. Lipat ujung-ujungnya hingga seluruh nasi goreng tertutupi. Balikkan adonan tersebut hingga ujung-ujung telur tidak tampak. Sebagai pemanis, sayat bagian atas dan letakkan sayuran atau lalapan.

4. Nasgor Something 

Sungguh unik cara menyantap nasi goreng di salah satu kafe di Jakarta ini. Disebut Nasi Goreng Something karena Anda harus memilih sendiri bahan untuk racikan nasi goreng, mulai dari nasi putih, pewarna, hingga topping yang diinginkan. Semua bahan tersebut telah disediakan sehingga Anda hanya perlu mengaduknya. Setelah tercampur semuanya, barulah olahan nasi goreng siap disantap.

Karena bahan-bahan yang digunakan tergantung pada pilihan pelanggan, nasi goreng yang disajikan di tempat ini berbeda satu sama lain, baik dari segi warna maupun rasanya. Penyajiannya pun di atas hot plate sehingga tetap hangat dan enak saat disantap.

5. Nasi Goreng Keju 

Olahan nasi goreng lainnya adalah Nasi Goreng Keju. Seperti namanya, pada resep nasi goreng harus ditambahkan parutan keju yang banyak sehingga menghasilkan rasa gurih yang kental. Bukan hanya sebagai topping, keju juga bisa dimasukkan sebagai bahan utama saat pengolahan. Hasilnya adalah nasi goreng yang rasanya sangat gurih dan lezat.

Bagi Anda pecinta keju, olahan Nasi Goreng Keju ini tentu sangat menggugah selera. Karena cara membuatnya tidak terlalu sulit, Anda bisa mencobanya sendiri di rumah. Namun, jika ingin lebih praktis, Anda bisa berkunjung ke restoran-restoran yang menawarkan menu ini. Dengan menggunakan Shopback, Anda bisa mendapatkan cashback yang menguntungkan.

Nah, inilah sejumlah varian nasi goreng kekinian yang enak dipandang sekaligus lezat. Tertarik untuk mencobanya?


~ijaah~

Inner Child dan Caraku Berdamai Dengannya

13 comments:





"Ibrahim sayang, hari ini mama senang sekali, karena pada akhirnya mama merasakan apa yang mama inginkan selama ini. Ibrahim mau tahu?

Ingat gak tadi siang mama ajak Ibrahim ke ITB? Mama pergi kesana bukan karena mau ke Masjid Salman atau kursus. Tapi mama kesana mau jadi mahasiswa. Iya, mahasiswa ITB, sayang. Menjadi mahasiswa ITB adalah cita-cita mama dari kecil. Mama ingin sekolah farmasi di sana. Tapi sayang, kesempatan itu tidak datang ke mama. Tentu ini berat sekali buat mama.

Dulu mama tidak dapat kesempatan untuk kuliah. Bahkan untuk kuliah dgn beasiswa pun tidak. Kalau ingat momen itu, mama selalu sedih. Saat itu mama harus kerja, padahal mama tau insyaallah mama bisa hidup dan kuliah dengan beasiswa.

Mama ingat sekali, dulu mama menangis saat mendengar kabar dua orang teman mama diterima di Farmasi ITB. Ibrahim tau, keduanya adalah 'saingan' waktu mama sekolah di SMF.

Dulu setiap kali mama ke Masjid Salman, hati mama selalu mengharu biru. Sampai akhirnya di tahun 2016, perasaan haru itu bisa sedikit terkikis karena mama sering ke Salman. Tapi ternyata perasaan haru itu tidak hilang, sayang. Ia masih saja melekat dengan eratnya di hati mama.

Tadi siang mama mencoba untuk uji nyali. Ditemani sahabat mama, Tante Fika, mama mencoba untuk 'sit in' di paska sarjana ITB. Mama deg-degan sekali dan salah tingkah. Beneran ini mama mau kuliah di ITB?

Setelah perkuliahan selesai, mama diajak Tante Fika keliling ITB. Dan tahukah sayang, Tante Fika punya sesuatu yg buat mata mama berkaca².

"Ayo foto pake jas almamater ITB ini, Jah!"

Mama tersenyum dan dengan segera mengenakan jas milik Tante Fika itu. Cekrek, satu dua foto berhasil diambil.

Setelah itu, Tante Fika mengajak mama mengelilingi kolam Indonesia Tenggelam. Dan di sanalah sayang, air mata mama meminta untuk dikeluarkan dan mama tak kuasa lagi membendungnya.

"Zahra kecil pengen sekolah di sini, Teh...", seru mama pada Tante Fika.

Seketika bayang pedih itu mengemuka di pandangan. Saat mama dilarang kuliah dan harus kerja. Saat mama merelakan mimpi besar demi pekerjaan yang mama tidak suka. Mama menunduk dan Tante Fika langsung memeluk mama. Ternyata haru itu masih ada, dan dada mama rasanya sesak sekali.

Sayang, tangis ini bukanlah sebuah kesedihan. Justru sebaliknya, ia adalah kelegaan karena mama memberi kesempatan pada 'Zahra kecil' untuk merasakan citanya.

"Sudah ya Zahra kecil, kamu sudah pernah merasakan jadi mahasiswa ITB :)", kata mama dalam hati.

Sayang, mama benar-benar melihatnya tersenyum. Meski begitu, mata mama masih basah saat melihatnya pergi menjauh. Mama berdoa untuknya, supaya ia diberi kekuatan untuk selalu memperjuangkan impiannya, serta hidupnya diisi dengan kebaikan yang melahirkan ridho dari Yang Maha.

Alhamdulillah, mama sudah pernah jadi mahasiswa ITB selama dua jam. Sebentar ya :), tapi ini sejarah buat mama."


***



Petikan surat untuk Ibrahim itu ditulis pada Agustus 2018, saat dimana saya mencoba untuk menyembuhkan sakit yang selama ini berkarat dalam hati. Sakit yang tanpa sadar seringkali saya muntahkan pada orang lain.

Satu waktu saya ditanya oleh seorang teman : Apa yang membuatmu sakit hati hingga dewasa kini? 

Saya mampu menjawabnya dengan mudah, karena memang selama ini saya menjalani peran yang tidak saya sukai. Saya menyimpan amarah yang besar pada ayah karena beliau tidak mengizinkan saya untuk kuliah. Saya malah harus bekerja di sebuah bidang yang sangat tidak saya suka selama 7 tahun.

Saya tidak punya keberanian untuk menentang. Pernah satu kali menyuarakan keinginan, tapi ditentang keras dan dimarahi. Akhirnya saya menyerahkan diri pada keadaan, hal yang pada akhirnya saya sesali. Mengapa saya tidak punya keberanian untuk memperjuangkan mimpi?

Maka menjadi mahasiswa ITB selama dua jam adalah cara terbaik bagi saya untuk memeluk luka. Saya pernah jadi mahasiswa ITB, pernah memakai jasnya pula. Saya tidak mengerti, kesempatan yang sebentar itu bisa menimbulkan haru sedemikian rupa. Hingga akhirnya hati saya lapang dan melihat sisi baik dari perjalanan hidup yang selama ini saya tempuh.

Gusti, saya menerima semuanya. Hati saya telah lapang. Terima kasih.



Kini, saya telah berdamai dengan rasa pahit itu. Saya bisa memahaminya, saat saya tidak menjadikan kisah pedih tersebut menjadi objek pembicaraan dengan teman maupun keluarga, yang seringkali tanpa sadar saya ceritakan pada mereka saat saya sedang sedih.

Sekarang, saya lebih suka menyiapkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang bisa saya lakukan setiap hari. Kebiasaan yang insyaallah bisa membawa saya pada impian, salah satunya menjadi mahasiswa berprestasi. Insyaallah, cita-cita kuliah di luar negeri tetap ada, dan semoga kali ini saya mampu berani menghadapi semua tantangan yang ada. Tentu, dengan restu dari suami, orang tua dan anak-anak.

Akhirnya saya tahu, tidak adanya kesempatan kuliah dulu bukan semata karena tak ada izin dari ayah, tapi juga karena saya tidak cukup bisa menunjukkan kesungguhan dan kemampuan. Kekurangan ini menjadi pelajaran berharga bagi saya, untuk perbaikan di masa depan.




Setahun setengah telah berlalu, alhamdulillah telah diberi waktu dua kali daftar beasiswa, meski keduanya belum membuahkan hasil positif. Meski begitu saya tidak terlalu sedih, sebab saya telah berusaha. Insyaallah tak ada penyesalan di masa tua nanti. Tentu saya akan mencobanya lagi nanti. Saat ini, saya sedang mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk menghadapi seleksi beasiswa yang insyaallah akan saya perjuangkan lagi, dengan tentu saja dibersamai dengan adaptasi tinggal di Jepang, fokus membesarkan Ibrahim yang sudah beranjak dua tahun, juga mempersiapkan diri menghadapi persalinan anak kedua bulan Maret nanti, insyaallah.


Berdamai dengan diri sendiri sangatlah menenangkan. Sebab hidup yang dijalani, sebagian besar akan diisi dengan partikel-partikel kebaikan kecil, sebagai senjata untuk menghadapi kesempatan yang akan dihadapi di masa depan nanti. Tentu saja halangan dan hambatan akan tetap ada, namun selama kita tetap memelihara semangat dan keberanian, itu semua bisa dihadapi dengan baik.

Sebuah nasihat untuk saya dan kalian yang tengah berjuang. Selamat menyembuhkan luka dan memelihara percikan semangat ya :)


Yokohama, Februari 2020

~ijaah~


Sudah Tahu Manfaat Genset Untuk Gedung? Ini Dia!

15 comments:

"Untung saja rumah sakit menggunakan genset. Jika tidak, saat pemadaman bergilir seperti ini, pasien bisa tidak tertangani karena peralatan medis yang tidak berfungsi." 

Apakah kalian familiar dengan perkataan tersebut?

Genset adalah primadona bagi keberlangsungan operasional objek vital. Keberadaannya selalu ada di setiap gedung pemerintahan, rumah sakit, instansi pendidikan, ataupun perkantoran. Namun, tahukan kalian apa itu genset?

Generator listrik memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik. Sedangkan motor adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.

Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit listrik eksternal, tetapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Hal ini bisa dianalogikan dengan sebuah pompa air, yang menciptakan aliran air tetapi tidak menciptakan air di dalamnya.

Sumber enegi mekanik bisa berupa resiprokat maupun turbin mesin uap, air yang jatuh melalui sebuah turbin maupun kincir air, mesin pembakaran dalam, turbin angin, engkol tangan, energi surya atau matahari, udara yang dimampatkan, atau apa pun sumber energi mekanik yang lalu lalang. Umumnya genset harus selalu tersedia pada gedung-gedung bertingkat, yang bertujuan sebagai cadangan listrik gedung.

Berikut ini beberapa manfaat genset untuk gedung :

Gedung sekolah atau universitas 

Gedung sekolah pasti memerlukan pasokan cadangan listrik atau genset sebab menjadi alternatif ketika arus listrik mati. Ketika terjadi pemadaman bertepatan dengan proses belajar, pasokan listrik dapat dialihkan ke penggunaan genset sekolah untuk mendapatkan penerangan kembali.

Gedung restoran 

Restoran merupakan salah satu tempat yang ramai di waktu kapan saja. Maka jika terjadi pemadaman, pasokan listrik harus dialihkan ke penggunaan genset untuk menghindari situasi gelap yang mengganggu kenyamanan pengunjung. Genset menjadi alternatif utama untuk restoran.

Gedung hotel 

Hotel biasanya didesain dengan elektrikan dan mekanikal yang baik dan berkualitas. Salah satunya dengan menyediakan sumber pasokan listrik atau genset. Ada banyak tamu yang ingin berlibur maupun beristirahat di hotel. Oleh karena itu, penggunaan genset di hotel menjadi hal yang wajib direncanakan sejak awal pembangunan.

Rumah tinggal 

Rumah merupakan tempat tinggal yang harus dijaga kenyamananya, Ketika terjadi pemadaman, pasti semua penerangan akan mati dan gelap. Maka ada baiknya menyediakan genset sebagai sumber pasokan listrik cadangan dengan kapasitas yang disesuaikan dengan rumah.

Tempat konser atau pernikahan 

Dalam sebuah kegiatan penting seperti pernikahan atau konser, genset harus disiapkan sejak awal. Sebab pada saat itu, penerangan yang diberikan tidak cukup kuat. Maka dibutuhkan sumber cadangan listrik yang besar yaitu genset agar pasokan listrik tetap terjaga ketika terjadi pemadaman.

Ternyata peran genset adalah vital di dalam kehidupan kita, terlebih dalam penyelenggaraan acara sakral seperti pernikahan. Saya paham, tidak semua orang dapat membeli genset. Lalu bagaimana caranya supaya kita dapat menggunakan genset meski tidak membelinya?

Jawabannya adalah dengan sewa. Ya, genset bisa kalian sewa di https://sewatama.com/id/. Sewatama adalah perusahaan independent power plant producer Indonesia yang menyediakan ragam pelayanan dari mulai perawatan genset hingga efisiensi energi. Sewatama sudah berpengalaman selama lebih dari 27 tahun.

Jadi sekarang tak perlu khawatir soal pasokan listrik lagi ya! Ada Sewatama, solusi kelistrikan kita semua.

 ~ijaah~

Lakukan Ini Agar Proses Penyembuhan Luka Diabetes Berjalan Lebih Cepat

15 comments:


Kenangan telah membawa saya ke satu masa, saat dimana kakek tercinta masih ada di sisi. Sungguh menyenangkan namun sekaligus membawa haru dalam dada saat mengenang kebersamaan dengannya. Kakek harus berpulang oleh penyakit yang dibawanya sejak lama oleh karena penyakit degeneratif yang dibawanya sejak lama, diabetes.

Saya ingat bagaimana upaya keras kakek dalam menahan sakitnya, juga kesabaran ibu dalam merawat luka yang timbul karena kadar gula yang melebihi batas dalam tubuh. Tidak mudah dilakukan, tapi merawat luka diabetes adalah sebuah keharusan bagi penderita. Sebab acapkali luka itulah yang juga mengganggu proses penyembuhan.

Sungguh, diperlukan kesabaran yang penuh jika Anda merupakan penderita diabetes yang ingin menyembuhkan luka. Meski obat untuk mengobati luka pada pasien diabetes sudah banyak beredar, namun tetap saja proses pemulihan tidak semudah yang dibayangkan. Untuk itu, beberapa cara berikut perlu Anda lakukan agar luka penderita diabetes bisa sembuh lebih cepat. Namun sebelum membaca ulasan lengkapnya, Anda dapat mengunjungi laman informasi berikut ini ya www.guesehat.com/terapi-endovaskular-pengobatan-luka-diabetes-tanpa-diamputasi

Konsumsi Kunyit


Bagi para ibu yang gemar memasak, pastilah sudah tidak asing lagi dengan kunyit. Ya, kunyit merupakan salah satu bumbu dapur yang sering digunakan terutama jika ingin membuat nasi kuning. Tapi, tahukah Anda kalau kunyit juga punya peranan yang besar terhadap penderita diabetes yang ingin menyembuhkan lukanya?

Konsumsi kunyit menjadi satu hal yang dianjurkan bagi penderita diabetes. Sebab kunyit dipercaya mampu menurunkan gula darah secara perlahan dan mempercepat proses penyembuhan luka. Untuk mengolah kunyit menjadi obat diabetes juga tidak sulit, Anda hanya perlu mencuci bersih dan mengupas kunyit lalu memotong kunyit menjadi kecil. Setelah itu, rebus kunyit dengan tiga gelas air dan saring air rebusan tersebut setelah mendidih. Minumlah air rebusan tersebut secara rutin dan rasakan khasiatnya.

Ganti Perban Secara Rutin


Perban sangat membantu penderita diabetes saat memiliki luka, sebab perban berguna untuk menutupi luka dari kotoran dengan tanpa menghambat proses regenerasi kulit. Penggunaan perban menjadi hal yang wajib agar luka bisa lebih cepat sembuh.

Agar luka bisa terjaga kesehatannya dan proses penyembuhannya berjalan optimal, sebaiknya gantilah perban secara rutin dengan yang baru. Anda bisa mengganti perban setelah membersihkan luka bersamaan dengan proses penutupan luka. Gunakan juga salep antibiotik untuk membantu mempercepat proses regenerasi sel kulit pada area luka. Proses penggantian perban dapat Anda lakukan setiap harinya.

Menyembuhkan luka diabetes tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan diperlukan kesabaran mengingat kondisi tubuh yang tidak normal. Jika tidak dilakukan dengan benar, resiko amputasi salah satu bagian tubuh bisa saja terjadi. Untuk itu, bekali informasi seputar cara penyembuhan lainnya di 'Cara Mengobati Pasien Diabetes' di laman Gue Sehat. Anda juga dapat membeli ragam obat yang dibutuhkan untuk merawat luka diabetes seperti Hemolok Gel 15ml di Goapotik. 

Akhir kata, semoga informasi ini bermanfaat ya!


Sumber foto : Shutterstock


~ijaah~

Serunya Wisata Religi ke Masjid Ampel Surabaya

13 comments:

Jika bertandang ke Surabaya, jangan sampai lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Masjid Ampel. Tak hanya untuk beribadah, di sini kita dapat berziarah ke makan Sunan Ampel yang merupakan pendiri Masjid Ampel sekaligus bagian dari Wali Songo. Ada pula jajaran pedagang di sepanjang Kampung Ampel yang dapat kita jadikan destinasi wisata belanja dan kuliner.

Saya bertandang ke Kampung Ampel saat sore hari. Maka selepas melaksanakan sholat Ashar berjamaah, saya berziarah ke pusara Raden Ahmad Rahmatullah atau yang lebih dikenal dengan Sunan Ampel. Selain itu, ada pula makam istrinya yakni Dewi Condrowati dan beberapa santrinya. Saya cukup beruntung karena dapat mengunjungi semua pusara di sana, termasuk pusara Mbah Bolong atau Sonhaji yang konon kabarnya memiliki keistimewaan mampu melihat Kabah saat menentukan arah kiblat.


Saat berkunjung ke sana, ada banyak sekali peziarah yang datang. Kabarnya setiap bulan Ramadhan, pengunjung yang datang ke masjid ini bisa berkali-kali lipat jumlahnya. Sungguh saya tak dapat membayangkan betapa ramainya masjid ini saat bulan penuh keberkahan itu datang, sebab kedatangan saya kala itu pun sudah cukup membuat kawasan menjadi begitu penuh.

Bicara soal wisata kuliner, ada banyak sekali panganan tradisional Indonesia dan kuliner khas Arab di sepanjang jalan di Kampung Ampel. Ada pula toko yang menjual cinderamata khas Jawa Timur dan pernak-pernik muslim seperti peci, gamis, mukena, parfum dan lain sebagainya.


Di sepanjang jalan di Kampung Arab itu, saya menemukan pedagang yang menawarkan jasa untuk menghias henna. Tak mau melewatkan kesempatan, saya menyetujui tawaran mereka untuk menghias tangan dan kuku saya. Alangkah kreatifnya mereka saat menghias tangan saya. Cantik!


Perjalanan ke Komplek Ampel ini hanya satu dari rangkaian perjalanan saya di Surabaya. Sudah tiga kali saya ke Surabaya dan rasanya tak pernah bosan mengunjungi kota metropolitan ini. Masih ada kuliner dan destinasi wisata Surabaya yang belum saya coba. Ingin pula merasakan transformasi Surabaya yang semakin indah dan moderen. Semoga kelak saya bisa ke Surabaya lagi bersama keluarga kecil saya.

Perihal urusan perjalanan ke Surabaya ini, untung saja persiapan perjalanannya tidak repot. Dari awal perencanaan, saya tak mau kewalahan saat booking tiket pesawat. Mengapa? Sebab saya tidak mau kesusahan mencari tiket pesawat murah. Inginnya semua serba mudah, instan dan dalam satu genggaman. Maka dalam setiap rencana perjalanan, saya selalu melakukannya di dalam satu aplikasi perjalanan seperti Pegipegi.

Selain perjalan ke Surabaya, saya memilih aplikasi Pegipegi untuk perjalanan bisnis saya saat sedang bekerja dulu seperti ke Palembang dan Jambi. Ada banyak keuntungan mengapa saya memilih Pegipegi untuk merencanakan perjalanan baik untuk jalan-jalan atau urusan pekerjaan, yakni:

  • User friendly. Saya jamin, untuk orang yang baru pertama kali pesan tiket pesawat online, pasti dapat langsung bisa menggunakan aplikasi Pegipegi. Adalah karena semua opsi produk dibentuk dalam format thumbnail yang disertai gambar yang menarik. 
  • Banyak diskon anti ribet. Ini adalah keunggulan Pegipegi yang paling saya sukai. Contohnya dalah potongan langsung tiket pesawat tanpa kode promo dan bisa digabung dengan promo lain. Asyik sekali bukan?
  • Ada rekomedasi kuliner dan destinasi wisata.
  • Pilihan warna dalam apps yang meningkatkan mood yakni warna oranye dan abu.

Keuntungan diskon yang menarik tersebut bisa kita dapatkan dalam aplikasi Pegipegi versi minimum 2.8.0 untuk Android dan 2.8.1 untuk iOS. Namun saya pribadi telah meng-update Pegipegi apps ke dalam versi terbaru 2.9.0 (Android) untuk perjalanan berselancar yang lebih menyenangkan bersama Pegipegi.

Saya pribadi merasa puas selama menggunakan aplikasi Pegipegi karena tidak ribet dan banyak diskon. Kalau teman-teman, sudah pernah menggunakan aplikasi Pegipegi? Jika belum, yuk jangan sampai ketinggalan serunya merencanakan perjalan di Pegipegi.

Mau booking pesawat?

Pegipegi aja yuk!


***

Sumber foto : Pribadi dan Republika.co.id (foto pertama)

~ ijaah ~

Ke Jepang Dulu, Certificate of Eligibility Kemudian

42 comments:

Tak terasa, sudah 5 bulan saya tinggal di Jepang. Perasaan home sick itu perlahan memudar seiring dengan penghidupan kami yang semakin layak. Jika selama 3 bulan pertama saya berstatus visitor sementara dan tinggal di asrama kantor suami, kini saya sudah memegang visa tetap Jepang selama 3 tahun dan tinggal di apato (apartemen) sendiri.

Baca cerita pengajuan visa sementara ke Jepang di : [UPDATE 2019] Pengajuan Visa Kunjungan Keluarga ke Jepang Melalui Travel Agent, Termasuk Visa Bayi dan Visa Tetap

Peralihan status dari visa sementara ke visa tetap itu ternyata memakan waktu yang lama. Lembar CoE (Certificate of Eligibility) tiba di tangan kami 4 hari sebelum masa visa 90 hari saya habis. Padahal saya dan suami mulai mengurus persyaratan CoE seminggu setelah saya berada di Jepang. Ini berarti, masa terbit CoE saya dan anak memakan waktu hampir 3 bulan.


Menanti CoE itu memang lama, butuh waktu sekitar 2-3 bulan. Memang sih, lebih ideal mengurus CoE saat masih di Indonesia, sebab lebih menenangkan rasanya. Jika mengurus di Jepang seperti saya, dada rasanya deg-degan selalu karena jika CoE belum terbit di kala masa visa sementara habis, saya harus pulang dulu ke Indonesia.

Saya memang tidak jadi pulang ke Indonesia karena seperti yang telah disinggung di atas, CoE saya dan anak terbit menjelang batas akhir masa tinggal kami di Jepang. Syukurlah saya tidak perlu berjarak lagi dengan suami, pun kerepotan pulang ke Indonesia dengan satu balita dan bayi yang tengah dikandung.


Perlu diingat, terbitnya CoE bukan akhir dari perjuangan mendapat visa tetap. Langkah selanjutnya adalah mendatangi kantor imigrasi Jepang untuk mendapatkan Residence Card (Zairyu Card). Ada beberapa formulir lagi yang harus diisi. Nantinya, formulir tersebut diserahkan beserta CoE dan materai yang kita beli di kantor imigrasi.

Jika sudah begitu, apakah Zairyu Card-nya bisa langsung jadi? Oh, tentu tidak. Perlu waktu sekitar 3 minggu bagi saya menanti kartu sakti itu. Tapi tenang saja, pihak imigrasi akan memberi mark di paspor yang menandakan bahwa proses administrasi visa sedang berlangsung.


Setelah Zairyu Card tiba di tangan (yang mana kita harus kembali ke kantor imigrasi), artinya kita sudah eligible untuk mendapatkan beberapa priviledge tinggal di Jepang seperti asuransi dan tunjangan untuk anak. Tentu saja untuk mendapatkan fasilitas tersebut, kita harus mendatangi kuyakusho (municipal office) dan mengisi kembali beberapa formulir. Tak hanya itu, Zairyu Card anak dan istri dapat pula dilampirkan saat pengajuan sewa apato untuk mendapatkan subsidi sewa apato.

Itu tadi merupakan langkah yang ditempuh untuk mengurus CoE saat orang yang bersangkutan sudah berada di Jepang. Lantas, bagaimana mengurus CoE saat orang tersebut masih di Indonesia?

  • Pertama, lembar pengajuan Certificate of Eligibility tetap diurus oleh keluarga yang ada di Jepang. Lembar tersebut berisi data diri applicant dan penjamin yang ada di Jepang (misalnya suami). Untuk lebih jelasnya, silakan klik link resmi dari Imigrasi Jepang : http://www.immi-moj.go.jp/english/tetuduki/kanri/shyorui/01.html
  • Kedua, CoE yang sudah terbit harus dikirim melalui pos ke applicant yang masih ada di Indonesia.
  • Ketiga, applicant mendatangi kantor imigrasi Jepang yang ada di Indonesia untuk mengajukan visa tetap dengan melampirkan CoE tersebut.

Jika visa sudah jadi, artinya kita sudah bisa masuk ke Jepang dengan status resident. Ihwal kartu penduduknya, kita akan diberikan Zairyu Card sementara di bandara (saat baru landing). Lebih mudah ya?

Jadi, untuk teman-teman yang akan tinggal di Jepang, saya sarankan untuk melakukan proses pengajuan CoE saat kalian masih di Indonesia. Rasanya tidak terlalu repot, tidak perlu bolak-balik ke kantor imigrasi. Namun jika kondisinya memang mengharuskan kalian ada di Jepang terlebih dahulu, pengajuan CoE-nya harus segera dilakukan ya. Semoga saja waktu terbitnya tidak terlalu lama.

Akhir kata, semangat dan sabar melalui prosesnya ya!

Ganbatte!


~ijaah~

Inspirasi Rumah Ideal, Buat Emak Jadi Piawai

41 comments:

There is nothing more important than a good, safe and secure home. 

Rupanya, nasihat tersebut benar adanya. Rumah adalah tempat kita kembali setelah bergulat seharian mencari rezeki, ilmu dan persahabatan. Ia adalah bagian dari sendi-sendi kehidupan, tempat mencari ide dan menggapai asa, juga tempat paling indah untuk mengukir kenangan dengan orang yang kita cintai.

Sejak menikah, saya jarang sekali meninggalkan rumah. Maka selama 24 jam, aktivitas saya kebanyakan ada di rumah, dari mulai memasak, mencuci, menganggit tulisan, hingga mengurus anak. Hanya sesekali saja ke luar untuk berbelanja dan mengajak anak ke taman. Awalnya rutinitas tersebut mengasyikan, tapi lama kelamaan bosan juga.

Efeknya, saya mulai jarang menulis. Rasanya tak ada mood bagi saya untuk mengudar ide menjadi untaian kata-kata yang indah. Kondisi hati yang tidak stabil itu telah membuat saya melewatkan banyak sekali kesempatan menulis, baik itu dari agensi maupun untuk kepentingan lomba. Iya, blog saya mati suri selama berbulan-bulan.

Rumah minimalis saya


Katanya jika ingin bisa menulis, kita harus sering baca. Maka seakan tak mau rugi soal waktu, saya memanfaatkan kesempatan 'mati suri' itu untuk memperbanyak baca. Banyak sekali buku terkait self development yang saya lahap. Namun ada dua buku yang mengubah saya, yakni The Life-Changing Magic of Tidying Up dan Goodbye, Things. Dikatakan bahwa jika ingin memiliki hati yang lapang, kita harus membuat rumah jadi lapang. Dengan kata lain, kita harus mengatakan thank you dan good bye pada barang yang tidak kita perlukan.

Sejak membaca buku itu, saya bercita-cita untuk memiliki hunian berkonsep minimalis-produktif. Artinya, saya ingin memiliki rumah sederhana dengan desain interior yang bisa memancing inspirasi, serta perabot multifungsi yang memudahkan semua penghuninya bisa produktif dari rumah.

Syukurlah saya telah memiliki rumah berkonsep minimalis. Pe-er saya adalah menyortir perabot mana saja yang sudah tidak diperlukan dan mengubah desain interiornya. Hanya saja saya bingung, konsep rumah seperti apa yang pas untuk saya. Untuk itu,  saya segera memulai pencarian di dunia maya dan akhirnya menemukan konsep rumah yang cocok sekali untuk saya dan keluarga. 

Inilah dia konsep rumah Neo Deco Candy yang digagas oleh Informa. Saat melihat desain interior dan perabotnya, saya langsung jatuh cinta! Bagaimana tidak, dominasi warna pastel memunculkan kesan manis dan lembut bagi penghuninya. Inilah kesan yang saya cari sebab mencerminkan diri saya sebagai seorang emak.

Konsep rumah Neo Deco Candy ini sangat cocok untuk rumah minimalis karena dapat memberi kesan simpel, modern, dan elegan. Cocok juga bagi pasangan muda seperti saya dan suami, juga anak-anak karena menimbulkan suasana yang nyaman.


Khusus untuk pojok kerja suami, saya akan mengisinya dengan perabot berwarna kombinasi putih bersih, krem, dan abu-abu muda. Sebab warna-warna tersebut sangat cocok dikombinasikan dengan warna pastel seperti merah mudah, biru muda, hijau muda dan kuning terang. 

Chick and fresh, itulah kesan yang ditimbulkan tren Neo Deco Candy. Alangkah senangnya jika rumah minimalis saya disulap dengan konsep ini. Sebab saya akan semakin betah di rumah dan ide-ide menulis akan bermunculan begitu saja. 

Selain itu, kemampuan fotografi saya akan semakin bertambah baik. Mengapa? Karena warna-warna pastel yang cerah dan lembut akan membuat ruangan cerah. Hal ini akan membuat kualitas foto indoor akan lebih jelas terlihat dan colorful. Lihat, konsep Neo Deco Candy ini sangat cocok bagi bloger seperti saya karena rumah bisa jadi tempat inspirasi dan studio foto yang instagramable.

Selain menyulap rumah dan perabot dengan warna pastel, saya pun ingin memiliki perabot multifungsi yang mendukung kinerja saya sebagai seorang narablog. Masih dari laman web Informa, saya menemukan sofa canggih dengan desain menarik dan ukuran yang compact. Inilah dia Vita Sofa 2.5 yang saat ini menjadi incaran saya.


Lihatlah, desain Skandinavia dengan warna muda ini sangat cocok dipadukan dengan tren Neo Deco Candy. Material fabric-nya berkualitas premium sehingga sofa ini sangat empuk dan tidak mudah kotor. Fiuh, rasanya lega sekali sebab saya tidak akan mudah kesal jika anak menumpahkan minuman di sofa ini karena kainnya mudah dibersihkan. 

Selain itu, sofa ini dilengkapi recliner dengan tombol otomatis untuk menaikkan sandaran kaki dan menurunkan sandaran punggung. Rasanya nyaman sekali istirahat di sofa ini setelah seharian berjibaku mengurus rumah tangga. 

Satu hal penting yang membuat saya suka sofa ini adalah adanya USB port untuk mengisi daya baterai gawai. Jadinya saya jadi tidak perlu repot charging laptop dan ponsel saya, sebab hal inilah yang sering membuat waktu menulis saya terjeda. Asyik sekali, saya bisa terus menulis sekaligus bersantai di sofa ini. Tak hanya itu, sofa ini memiliki ukuran di bawah 2 meter sehingga cocok untuk rumah minimalis. Sungguh, Vita Sofa ini benar-benar furniture multifungsi idaman saya.

Semua ide konsep rumah dan perabot ini saya dapatkan di website INFORMA Furnishings. Sebagai toko furnishings berkonsep one stop shopping, Informa menyediakan produk furnishings lengkap dan berkualitas premium untuk hunian, kantor, aksesoris, hingga ruang komersial. 

Sebagai seorang emak, apa lagi yang dicari selain produk berkualitas baik? Oya, harga! Tenang saja, produk-produk furnishings di Informa menyediakan produk berkualitas baik dengan harga affordable. Sebab saat ini, INFORMA furnishings mengembangkan konsep terbaru yakni "desain inovatis dan tahan lama dengan harga terjangkau"


Selain mudah, lengkap dan memiliki program rewards yang beragam, INFORMA memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya seperti jaminan kepuasan 100%, harga terbaik, cicilan 0%, gratis biaya pengiriman dan instalasi, electronics protection, furni pro furniture protection, gratis interior design service dan clean and care. Dengan lengkapnya pelayanan dari INFORMA ini, pelanggan tidak perlu risau jika peralatan elektronik dan perabotnya rusak atau kotor.

Sebagai perusahaan retail perabot terbesar di Indonesia, INFORMA telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri, seperti ASIAN FURNISHINGS LEADERSHIP AWARD (AFLA) dalam kategori Management Excellence, MUSEUM REKOR INDONESIA (MURI) dalam kategori The Biggest and Most Complete Home & Business Furniture Store, CERTIFICATE OF REGISTRATION di Quality Management System ISO 9001:2008, SHOPPER-INSIGHT di Household (Home & Furnishings) dan ARCHITECTS' CHOICE AWARD dalam kategori Office & Commercial Furniture Category.

Store INFORMA tersebar di seluruh kota besar Indonesia. Khusus di Bandung, store INFORMA terdapat di IBCC, Living Plaza Dago, Living Plaza Pasir Kaliki, dan Miko Mall Bandung. Selain offline store, adapula online store-nya di ruparupa.com.

Baiklah, nampaknya saya ingin segera merayu suami untuk menyulap rumah dengan konsep Neo Deco Candy by INFORMA ini. Rasanya ingin segera mengosongkan kantong belanja saya di ruparupa.com, sebab sejak beberapa hari yang lalu saya sudah memilah milih furniture mana saja yang cocok dengan konsep Neo Deco Candy di rumah saya. 

Sila berkunjung ke website Informa dan siap-siap dikejutkan dengan aneka perabot yang unik, elegan dan modern. Khusus untuk emak-emak, siapkan diri untuk makin piawai dengan sulapan rumah ideal dari Informa. Emak, yuk makin berdaya dari rumah!

***

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Informa. Artikel dan foto bersumber dari pengalaman pribadi dan website informa.co.id.

***

~ ijaah ~

Manfaat Sawit dan Dampaknya Bagi Lingkungan. Seburuk Itukah?

68 comments:

Entah siapa yang memulai, kampanye Palm Oil Free semakin menggema saja dewasa ini. Berita ini dikabarkan oleh praktisi kesehatan hingga influencer. Saya, termasuk pihak yang tercemar kampanye negatif ini.

Saat hamil, sebisa mungkin saya menghindari minyak sawit. Anggapan saya, minyak tersebut hanya untuk menggoreng dan berbahaya karena mengandung lemak jenuh tinggi. Tak hanya itu, isu deforestasi menjadikan keberpihakan saya terhadap minyak sawit nihil adanya. Namun kemudian saya bertanya, apakah minyak kelapa sawit seburuk itu? Mengapa saya merasa tertolak pada produk Tuhan yang saya yakin pasti baik? 


Sebab buah dikenal pohonnya. Agaknya kita harus semakin kritis, mengapa sawit dikabarkan begitu jauh dari kata sehat dewasa ini. Pasti ada asal musababnya.

Seperti yang dilansir oleh BPDP1, stigma negatif sawit muncul dari kebijakan RED IIyang dikeluarkan oleh Uni Eropa. Kebijakan yang disertai dengan Delegated Act ini, menetapkan kelapa sawit sebagai tanaman minyak nabati berisiko tinggi terhadap kerusakan lahan. RED II menyebabkan penolakan minyak kelapa sawit (CPO) sebagai bahan bakar kendaraan bermotor di Eropa.

Mengapa sampai hati UE memusuhi sawit? Apakah ini murni karena isu deforestasi atau merupakan bagian dari strategi pemasaran minyak nabati yang dihasilkan UE?


Indonesia tentu saja tidak tinggal diam terhadap putusan diskriminasi ini. Bersama dengan negara lain yang tergabung dalam CPOPC3, Indonesia akan menyerukan penolakan RED II kepada WTO.


Selain isu deforestasi, keamanan minyak sawit pun menjadi persoalan. Katanya minyak sawit ini merupakan sumber penyakit berbahaya. Sebegitu mengerikannya berita perihal minyak sawit ini, sehingga menafikan sejuta kebaikannya.


Label Palm Oil Free terkesan begitu rancu sebab kedudukannya seakan disetarakan dengan bahaya boraks dan formalin. Jika memang karena penggunaanya yang berlebihan, bukankah hal ini berlaku bagi semua komoditas pangan?

Kegundahan saya akibat sebaran kampanye negatif ini ditenangkan oleh cuitan BPOM RI yang mengatakan bahwa minyak kelapa sawit aman dikonsumsi. Maka, maukah kita percaya pada auman pihak yang belum jelas pengetahuannya akan sawit? 

Sejatinya, minyak sawit memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Dalam satu sendok minyak kelapa sawit, terdapat 120 kalori, 13.6 gr lemak sehat, 2.17 mg vitamin E, 1.1 mcg vitamin K, 10% lemak tak jenuh ganda, 40% lemak tak jenuh tunggal dan 50% lemak jenuh.

Lihat, begitu banyak kebaikannya, bukan? Minyak sawit menjadi berbahaya jika bentuknya sudah menjadi jelantah. Canola oil pun tetap berbahaya bagi tubuh jika berbentuk jelantah. Selain itu, mengonsumsi bahan pangan apapun melebihi batas akan menjadi penyakit.

Dari segi lingkungan, sejatinya sawit membawa banyak kebaikan. Akarnya untuk biopori, batangnya untuk pulp dan gula merah, tandannya untuk bioplastik, minyaknya untuk bahan pangan dan biodiesel, limbahnya pun bisa untuk pembangkit listrik tenaga biomassa.

Minyak sawit adalah energi terbarukan yang paling siap diproduksi secara masif untuk bahan bakar. Biodiesel sawit adalah bahan bakar yang ramah lingkungan dan tidak memiliki efek buruk bagi kesehatan.

 Dari sektor industri, setiap perusahaan sawit harus mematuhi prinsip dan kriteria ISPO4. Pemerintah sendiri sudah menandatangani moratorium pembukaan lahan sawit dengan Inpres Nomor 8/2018. Pemerintah berkomitmen meningkatan produktivitas sawit dengan lahan yang ada dan mengutuk keras cara-cara ilegal untuk membuka lahan baru seperti pembakaran hutan.


Oil Palm Research Institute mengatakan bahwa industri sawit adalah motor penggerak ekonomi kerakyatan Indonesia. Sebagai penyumbang devisa tertinggi, kelapa sawit merupakan industri strategis yang berperan penting dalam ekspor non migas, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pembangunan desa, serta berperan dalam pengembangan energi terbarukan dan pengurangan emisi dunia.


Beredarnya kampanye negatif sawit telah membuat harga sawit jatuh dan petani menangis. Kita perlu membantu pemerintah dengan menyebarkan kampanye #SawitBaik dan tidak mudah percaya hoaks yang beredar selama ini.

Ibarat pinang pulang ke tampuknya. Sawit sudah cocok ada di Indonesia, sudah pada tempatnya. Bisa dibilang, sawit adalah Indonesia, tonggak ekonomi Indonesia. Sebab sawit itu baik, yang tidak baik adalah mereka yang merusak lingkungan atas nama sawit.

***

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Sawit Baik. Infografis dianggit oleh penulis dengan mengambil gambar dari Pixabay, instagram sawit baik dan laman BPDP. Sedang ikon diambil dari laman flaticon.com. Adapun sumber artikel yang ditulis diambil dari laman berita yang kredibel yaitu :


  1. http://bpdp.or.id
  2. http://instagram.com/sawitbaik.id
  3. http://gapki.id
  4. http://bisnis.tempo.co
***

Catatan :


Badan Pengelola Dana Perkebunan
2 Renewable Energy Directive 
3 Council of Palm Oil Producing Countries
4 Indonesia Sustainable Palm Oil


~ijaah~

Cara Buka Tabungan Haji di BRI Syariah dan Daftar Haji di Kemenag

21 comments:

Pergi haji ke tanah suci
Menjalani niat yang murni
Wajahnya berseri-seri
Penuh rahmat dari Illahi
Semoga Tuhan merestui
Amal ibadah insani


***

Lagu Pergi Haji yang dinyanyikan oleh Haddad Alwi dan Ashilla ini selalu menghadirkan air di pelupuk mata. Liriknya yang indah serasa menembus ke relung hati terdalam, untuk kemudian memanggil-manggil jiwa untuk segera menunaikan rukun islam kelima, yakni haji.

Kapankah, duhai jiwa, engkau akan segera menghikhtiarkan pergi kesana?

"Kita masih muda, kuat dan memiliki peluang besar untuk menabung. Mau mengikhtiarkan haji sekarang?" kata suami suatu waktu.

Aku tersenyum mengiyakan, meski saat itu tabungan kami masih jauh dari perkiraan biaya haji. Namun kami tak patah arang, semangat tersebut tetap terpelihara dan terbawa dalam ikhtiar kami masing-masing.

Aku teringat, ada sebuah kisah yang menceritakan tentang anak, ayah dan sepeda. Ketika si anak meminta sepeda pada ayahnya, ia meminta anaknya untuk menabung di celengan ayam setiap hari. Si anak penuh semangat mengisi celengannya dengan uang koin yang ia sisihkan dari uang jajan setiap hari. Berbulan-bulan, rupanya tabungan di celengan tersebut tak cukup untuk membeli sepeda yang ia impikan. Maka sang ayah, dengan rasa sayangnya, juga rasa bangga atas perjuangan sang anak untuk menabung, menambahkan tabungan sang anak sehingga terbelilah sepeda impian tersebut.

"Allah yang akan mencukupkan kita" kata suami.

Maka atas rahmat-Nya yang tak terbatas, Ia mampukan kami untuk mengumpulkan uang yang jumlahnya cukup untuk mendaftar kursi haji. Masya Allah.

Pada tulisan ini, aku ingin berbagi kepada teman semua mengenai pengalaman membuka tabungan haji dan mendaftar haji di Kemenag. Tiada maksud selain untuk berbagi semangat. Semoga Allah mencatat ini sebagai kebaikan, bukan riya', yang justru akan merugikan kami dan menimbulkan keburukan hati baik bagi penulis ataupun pembaca.

Bismillah. Inilah langkah-langkah yang harus dilalui untuk mendaftarkan diri pergi haji ke Baitullah :

1. Membuka Tabungan Haji di Bank Syariah

Sesuai dengan peraturan pemerintah, nasabah hanya bisa membuka tabungan haji melalui bank syariah (bank konvensional tidak menerima pembukaan tabungan haji). BRI Syariah merupakan salah satu bank syariah yang melayani pendaftaran tabungan haji. Bank lainnya seperti BJB Syariah, Muamalat dan lain-lain.

Untuk membuka tabungan haji, nasabah cukup datang langsung ke bank syariah terdekat. Aku dan suami memutuskan untuk daftar di BRI Syariah. Caranya sangat mudah. Pertama, ambil antrian CS dan menunggu sampai nama kita dipanggil. Setelah itu, sampaikan pada CS bahwa kita akan membuka tabungan haji. Tak ada persyaratan khusus selain KTP dan mengisi formulir yang ada. Kemudian kita diminta untuk menabung setoran awal senilai Rp. 50.000,-. Maka resmi sudah kita memiliki tabungan haji. Mudah sekali, bukan?

2. Daftar Haji di Kemenag

Setelah memiliki tabungan haji, kita mulai bisa menabung secara berkala. Jumlah saldo tabungan agar bisa mendapatkan nomor antrian haji (nomor kursi haji) adalah Rp. 25.000.000,-. Jika nanti nama kita dipanggil untuk haji, kita harus melunasi biayanya yang berlaku pada tahun keberangkatan (setiap tahunnya, rata-rata biaya haji reguler di Indonesia adalah sekitar Rp. 35.000.000,-).


Setelah tabungan haji mencapai Rp. 25.000.000 atau lebih, kita diperkenankan untuk daftar haji ke Kemenag untuk mendapatkan nomor kursi haji. Maka, kita harus melampirkan beberapa persyaratan Tahap 1 seperti yang tercantum dalam gambar di atas, yakni :

  • Setoran awal BPIH dari Bank 4 lembar (dikeluarkan oleh Bank Syariah)
  • Fotokopi KTP 3 lembar
  • Fotokopi KK 3 lembar
  • Fotokopi Surat Keterangan Domisili 3 lembar (SKD dibuat di Desa, tanda tangan di atas materai 6000 dan diketahui oleh Kecamatan)
  • Foto 3x4 10 lembar
  • Foto 4x6 10 lembar (Foto latar putih dengan fokus 80% - foto khusus haji)
  • Fotokopi Akta Lahir/Ijazah/Surat Nikah

Jika sudah melengkapi seluruh lampiran tersebut, kita sudah bisa daftar langsung ke Kemenag. Oleh karena aku dan suami tinggal di Kab. Bandung, kami mendatangi Kantor Kemenag di Baleendah.

Ternyata, proses registrasi nomor kursi haji itu sangatlah mudah. Kita hanya perlu mendatangi petugas di bagian registrasi yang akan menyeleksi semua berkas yang kita bawa. Selepas itu, kita akan diberi nomor antrian untuk sidik jari, foto dan tanda tangan.

Sidik jari, foto dan tanda tangan di Kantor Kemenag
Setelah itu, resmi sudah kita terdaftar sebagai peserta antrian haji. Masya Allah, mudah ya!

Meski begitu, lama tunggu haji untuk kawasan Kabupaten Bandung sudah mencapai 16 tahun. Itu artinya, kami berdua baru bisa berangkat haji di tahun 2035 yang mana usiaku sudah 44 tahun dan suami 45 tahun. 

Tak mengapa, sudah berikhtiar sejauh ini merupakan anugerah tak terkira. Alhamdulillah.

Sebenarnya bisa saja kita pergi haji tanpa menunggu antrian lama, yakni dengan daftar haji khusus. Hanya saja biaya yang dikeluarkan mahal sekali, bisa sampai ratusan juta. Jika teman-teman ada rezekinya, daftar haji khusus bisa menjadi pilihan.

Oya, ada beberapa orang yang bertanya pada kami, mengapa kami tidak berangkat haji dari Jepang saja? Iya, memang awalnya niat kami demikian, mumpung kami sedang tinggal di Jepang. Tidak harus menunggu antrian dan harganya pun tidak semahal ONH Plus. Namun kami harus memikirkan anak kami yang masih kecil, juga bayi yang sedang kukandung. Siapa yang akan menjaga? Kalaupun dipulangkan sementara ke Indonesia, bagaimana dengan status libur suami yang terbatas?

Untuk itulah kami memilih haji dari Indonesia saja. Insya Allah saat berangkat haji di usia kepala 4 pun, anak-anak sudah besar dan bisa ditinggal pergi. Selain itu, lama waktu haji pun lama, bisa sampai sebulan lebih. Sedang di Jepang, lama haji sekitar 3 minggu saja.

Allah sebaik-baik pemberi rencana.

Semuanya karena Allah, uang yang terkumpul karena-Nya, diberi tenaga dan waktu untuk daftar haji pun karena-Nya. Tiada yang perlu disombongkan karena semua karena-Nya.

Akhir kata, semoga tulisan ini memantik semangat bagi teman-teman yang sedang berikhtiar untuk menabung haji. Terus semangat untuk berikhtiar menggenapkan rukun islam kita. Semoga Allah mampukan dan sampaikan kita kesana. Aamiin.

Labbaik Allahumma Labbaik
Labbaika Laa Syariika Laka Labbaik
Innalhamda Wanni'mata Laka Walmulk
Laa Syariika Laka


***
Sumber foto : Pribadi dan Unsplash

~ijaah~




[UPDATE 2019] Pengajuan Visa Kunjungan Keluarga ke Jepang Melalui Travel Agent, Termasuk Visa Bayi dan Visa Tetap

42 comments:

Dua tahun sejak saya menulis tentang Cara Pengajuan Visa Kunjungan Keluarga ke Jepang, saya mendapatkan banyak sekali komentar dan pesan yang masuk melalui email maupun Instagram. Saya memahami bahwa ternyata ada banyak teman-teman yang mencari informasi perihal ini dan terbantu dengan postingan saya tersebut. Alhamdulillah.

Kini, saya memiliki kesempatan kembali untuk tinggal di Jepang. Ada banyak yang berbeda dari perpindahan saya kali ini. Selain ada anak yang membersamai. pengajuan visa tidak dilakukan secara mandiri ke Kedubes Jepang di Jakarta, namun melalui agen perjalanan H.I.S Travel.

H.I.S Travel Cabang Bandung





Oleh karena itu, saya akan mengupas lebih dalam ihwal pengajuan visa 90 hari melalui travel agent (TA), pengajuan visa bayi (termasuk di dalamnya dokumen apa saja yang dibutuhkan) dan sedikit menyinggung mengenai proses pengajuan CoE (Certificate of Eligibility) untuk mendapatkan visa tetap. Semoga artikel ter-update ini juga membantu teman-teman, ya!

Kenapa Memilih Pengajuan Visa melalui TA?

Praktis, itu jawabannya. Sebagai seorang ibu yang memiliki anak berusia 15 bulan, mengurus visa secara mandiri adalah sebuah hal yang melelahkan. Terlebih domisili saya tidak di Jakarta. Saya tidak bisa membayangkan perjalanan menuju Jakarta yang harus ditempuh selama kurang lebih 4 jam, pulang-pergi, membawa anak, untuk kemudian harus mengular di halaman Kedubes dan mengantri sampai nomor antriannya dipanggil. Piuh!

Selain fisik dan mental yang diuji, beban biaya yang dikeluarkan pun jadi berlebih. Saat pengajuan visa dua tahun lalu, total biaya yang saya keluarkan saat apply dan mengambil visa adalah sekitar 1 juta rupiah. Itupun belum termasuk biaya makan. Padahal, biaya untuk pengajuan visa melalui TA rata-rata adalah 600 ribu-an. Maka dari pada itu, apply visa melalui TA adalah cara terbaik bagi kondisi saya saat ini. Saya tidak harus datang ke Jakarta, tidak harus wawancara, tidak harus kembali ke Jakarta untuk mengambil visa. 

Ternyata, mencari TA yang bersedia melayani apply visa 90 hari tidaklah mudah. Rata-rata di antara mereka menolak proses pembuatan visa 90 hari karena tidak mampu menjamin pada klien, apakah tetap harus dipanggil ke Kedubes untuk proses wawancara atau tidak. Yup, mereka tidak mau membuat klien merasa dirugikan.

Pengajuan Visa 90 Hari di H.I.S Travel

Setelah pencarian yang lumayan panjang, akhirnya saya teringat akan H.I.S Travel. Saya pikir nama H.I.S lebih terpercaya di mata petugas Kedubes Jepang, sebab agen perjalanan ini memang berasal dari Jepang. Selain itu, cabangnya ada di mana-mana, dalam dan luar negeri. Sebuah pemikiran simpel yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Haha!

Baiklah, saya mulai membuka website dan mengetik H.I.S Travel cabang Bandung untuk mencari tahu nomor kontak yang bisa dihubungi. Syukurlah, saat menanyakan ihwal pengajuan visa ini, H.I.S menyatakan sanggup melakukan pelayanan visa 90 hari. Yeay! 

Saya tekankan lagi, apakah pernah ada klien yang tetap harus dipanggil ke Kedubes untuk proses wawancara? Mereka menjawab, tidak ada. Jika sudah begini, hati saya riang bukan kepalang. Akhirnya saya mendapatkan agen perjalanan yang mampu membawa harapan besar bagi perpindahan saya ke Jepang.

Alhamdulillah.

Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk visa dewasa dan visa bayi?

Terkait dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan visa, informasinya ada pada website Kedubes Jepang di sini. Saya menyiapkan seluruh dokumennya, termasuk foto visa dan dokumen yang harus disiapkan suami seperti surat jaminan, Alien's Registration Card dan lainnya (lihat poin 9 dan 10).


Pada umumnya, dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan visa dewasa dan visa bayi/anak adalah sama. Hal yang membedakan adalah visa bayi tidak memerlukan poin 3 dan 4. Selain itu, jika pengajuan visa bayi bersamaan dengan visa dewasa, poin 9 dan 10 tidak harus disertakan pada berkas visa bayi, sebab sudah terwakili oleh berkas pengajuan visa dewasa (ibu atau ayahnya). Jadi, teman-teman tidak usah repot melengkapi seluruh dokumen untuk pengajuan visa bayi, ya. Nanti seperti saya, berkas-berkas yang tidak terpakainya menjadi banyak. Hehe.

Berapa harga pengajuan visa di H.I.S Travel?

Penempelan stiker H.I.S pada paspor
Biaya pembuatan visa Jepang di H.I.S Travel adalah sama, baik itu untuk 2 minggu atau 3 bulan. Harga pembuatan visa saja adalah Rp. 1.100.000,- per orang. Sedangkan jika membeli paket visa+tiket wisata, harga visa-nya menjadi menjadi lebih murah yakni Rp. 660.000,- per orang. Perbedaannya cukup jauh, ya. Oleh karena saya akan tinggal di Jepang dan tidak membutuhkan tiket wisata, saya membayar visa senilai Rp. 1.100.000,-. Saya menyarankan teman-teman membeli paket visa+tiket wisata, sebab lebih murah.

H.I.S Travel ada dimana saja?

Kantor H.I.S tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Bahkan di Jakarta saja, cabangnya ada lebih dari sepuluh. Hebat! Informasi lengkap mengenai cabang H.I.S di Indonesia ada di sini. Saya melakukan proses pengajuan visa ini di H.I.S Travel cabang Bandung. Letaknya ada di samping Kartika Sari Dago. Kantornya berada di lantai 2 di atas money changer. 

Menyiapkan berkas Certificate of Eligibility

Pertanyaan paling sering yang diajukan teman dan keluarga, katanya mau tinggal lama di Jepang, tapi kok visanya cuma 90 hari?

Iya, visa saya dan anak masih temporary. Namun saya dan suami sedang menyiapkan berkas Certificate of Eligibility (CoE) untuk pengajuan visa tetap di Jepang. Proses ini memakan waktu 2-3 bulan. Untuk itulah, sesampainya saya di Jepang, saya dan suami langsung melengkapi berkas tersebut supaya tidak harus pulang dulu ke Indonesia.

Ihwal CoE ini akan saya kupas lebih dalam jika CoE-nya sudah terbit, ya. Saat ini saya memohon doa dari teman-teman semua, semoga proses pengajuan ini tidak memakan waktu yang lama dan CoE-nya bisa terbit saat saya masih di Jepang. Aamiin.



Saya sendiri sangat puas dengan pelayanan H.I.S sebab seluruh petugasnya mencerminkan budaya Jepang yang hangat pada pelanggan. Seperti mengucapkan irasshaimase saat pelanggan memasuki ruangan dan arigatou gozaimasu saat pelanggan keluar ruangan.

Nah, apa di antara teman-teman memiliki pengalaman apply visa melalui TA atau mengurus CoE? Berbagi di sini yuk! Semoga dengan begitu, ada banyak teman yang terbantu.

Mate ne!


[Baca tulisan terbaru tentang visa Jepang di Ke Jepang Dulu, Certificate of Eligibility Kemudian]


~ijaah~


Follow me on Instagram