Oleh-Oleh Khas Dayak di Baloy Adat Tidung Tarakan

2 comments:
Baloy Mayo
Saat berada Tarakan tahun lalu, aku berkesempatan untuk mengunjungi Baloy Adat Tidung Tarakan. Letak rumah adat ini berada di daerah Juwata, Tarakan. Sebenarnya letak rumah adat ini tak begitu jauh dari Bandara Juwata. Hanya saja untuk mencapai rumah adat ini, kita harus masuk lebih dalam ke kawasan pedesaan. Berdasarkan informasi yang kuterima, akses menuju rumah adat ini agak sulit dicapai dengan transportasi umum. Maka daripada itu, aku dan teman-teman yang lain menyewa mobil menuju Baloy Adat Tidung.

Saat pertama kali mendengar kata Tidung, pikiranku langsung tertuju pada Pulau Tidung yang ada di Kepulauan Seribu. Ternyata, Tidung bukan hanya nama pulau, Ia juga adalah nama salah satu Suku Dayak yakni Suku Tidung. Mayoritas Suku Tidung beragama Islam sehingga hukum adat yang diberlakukan seperti hukum adat Melayu.

Baley Amiril Pengiran Djamaloel Qiram (Baloy Mayo Djamaloel Qiram) adalah sebutan rumah adat Suku Tidung ini. Baloy adat ini dibangun pada tanggal 4 April 2004 dan diresmikan pada tanggal 4 Agustus 2006 oleh Gubernur Kalimantan Timur Drs. Jurnalis Ngayoh, MM (pada saat itu Tarakan masih dalam wilayah Kaltim). Kabarnya, rumah adat yang berada di atas lahan seluas 2,5 ha ini dibangun dari dana pribadi Kepala Adat Besar Dayak Tidung, Mochtar Basry Idris.

Teras Baloy Mayo


Baloy Adat Tidung dibangun dengan menggunakan kayu ulin, kayu khas Kalimantan yang terkenal kuat terhadap suhu, kelembaban dan air laut. Baloy Adat ini dibangun menghadap ke utara, namun pintu utamanya melawan arah menghadap ke selatan.

Selain bangunan utama (Baloy Mayo), terdapat 11 bangunan lain di sekitar rumah adat. Ada juga perahu tradisional Suku Tidung di kawasan ini.


Oya, pengunjung tidak dibebankan tiket masuk ke kawasan ini, alias gratis. Kita bisa bebas mengambil gambar di tempat ini.

Setelah puas berkeliling kawasan Baloy Adat, tak lengkap rasanya bila tidak berbelanja oleh-oleh khas Tidung. Pusat oleh-oleh khas Tidung terdapat di dalam satu baloy (rumah) yang tak jauh dari Baloy Mayo.

Ada banyak ragam oleh-oleh khas dayak di baloy ini. Berikut adalah daftar oleh-oleh khas Dayak Tidung yang bisa didapatkan di Baloy Adat Tidung Tarakan:


1. Dompet Etnik

Ada bermacam ukuran dompet di tempat ini, ada yang besar, sedang (untuk HP) dan ada yang kecil (untuk recehan). Paduan warna dalam ornamen khas Dayak benar-benar telah mencuri hatiku, hingga akhirnya aku membeli dompet HP lengkap dengan selendangnya.


2. Peci Khas Dayak

Jika pada umumnya peci berwarna hitam dan putih, peci khas ini dihiasi motif Dayak dengan pilihan ragam warna terang.

3. Tas

Ada beragam tas bermotif Dayak di tempat ini. Pengunjung bebas memilih jenis tas yang diinginkan, baik itu tas selendang maupun tas jinjing.

4. Selendang


5. Kain Batik

Bagi pecinta kain, tentu tak boleh melewatkan kesempatan untuk membeli kain batik khas Dayak di tempat ini. Selain karena motifnya beragam, pengelola pusat oleh-oleh ini menjamin bahwa kain batik yang dijual di tempat ini berkualitas. Dan itu memang benar adanya :)


6. Pedang

Pedang khas Dayak ini cocok untuk dijadikan souvenir atau sebagai hiasan dinding rumah.


7. Batu Perhiasan

Salah seorang teman membeli batu ruby di tempat ini. Pengelola pusat oleh-oleh ini menjamin bahwa semua batu perhiasan yang ada di tempat ini adalah asli. Pantas saja harganya sangat tinggi.


8. Bros


9. Gelang dan Kalung



10. Gantungan Kunci


Selain itu, ada pula kaos khas Dayak, hiasan dinding dan aksesoris lain khas dayak di tempat ini. Bentuk dan warnanya beragam. Mata kita akan benar-benar dimanjakan oleh cinderamata khas Dayak Tidung.

Untuk menutup kunjungan di Baloy Adat Tidung, aku tak melewatkan kesempatan untuk berfoto ala-ala putri dayak di tempat ini. Cukup dengan mengenakan kalung khas Dayak dan menyelempangkan dompet HP, sudah pantaslah aku disebut sebagai Putri Dayak! :D

Putri Dayak XD

Berkunjung ke kawasan Baloy Adat Tidung Tarakan semakin menambah wawasanku tentang keanekaragaman budaya di Indonesia. Sebagai tips, jika hendak berkunjung ke Tarakan dan membeli oleh-oleh, belilah di tempat ini. Karena selain dijamin keasliannya, koleksi oleh-oleh khas Dayak lebih lengkap di tempat ini.


~ Ijaah ~

Serunya Vlogger Gathering di Pulau Bidadari

No comments:
Putih-putih | Gambar diambil oleh Putri
Saat pertama kali mendengar berita tentang Vlogger Gathering, aku sangat ingin mengikutinya. Bayangkan saja, pasti disana aku akan bertemu dengan blogger-blogger handal dan meraup banyak ilmu. Namun saat mengetahui bahwa acara berlangsung pada hari kerja, aku urung turut serta. Selain itu, salah satu temanku, Sitti Rasuna mengatakan bahwa dirinya tidak bisa ikut. Dua alasan itu sudah cukup bagiku untuk membatalkan niatku mengikuti Vlogger Gathering.

Tapi entah apa pasal. Pada hari Minggu tanggal 12 April 2015 -saat aku sedang asyik-asyiknya berkicau tentang konser Jazz di ITB-, aku menemukan kicauan Viva Log tentang Vlogger Gathering. Tiba-tiba saja aku tertarik dan berniat untuk mendaftarkan diri ke acara ini. Aku sungguh lupa dengan dua alasan tadi.

Langsung saja aku klik form pendaftaran dan mengisi semua kolom. Persyaratan untuk daftar ke acara ini adalah memiliki akun Viva Log di Viva.co.id. Aku telah memiliki akun di Viva Log sejak tahun lalu saat mengikuti lomba Why Macau. Setelah proses pendaftaran selesai, aku baru sadar bahwa aku daftar pada detik-detik terakhir!

Keesokan harinya, aku menerima pesan via WhatsApp dari mba Katerina. Beliau mengatakan bahwa aku lolos seleksi untuk mengikuti Vlogger Gathering pada hari Kamis. Aku senang, kaget sekaligus resah. Senang karena berkesempatan bertemu blogger-blogger handal, kaget karena tak menyangka bisa turut serta dalam acara ini, dan resah karena aku tak tahu apakah aku bisa mendapatkan cuti. Nah!

Aku harus BISA mendapatkan cuti. Ini adalah kesempatan yang baik bagiku untuk meraup banyak ilmu dalam dunia blogging dan bertemu blogger-blogger handal. Acara ini adalah aset dan aku tak mau tidak mengikuti acara ini gegara tidak boleh cuti.

Maka sungguh Allah Maha Baik. Puji syukur bahwa cuti sudah kugenggam dengan erat dan aku bisa mengikuti Vlogger Gathering di Pulau Bidadari. Betapa ini adalah kebahagiaan bagiku, seorang blogger pemula yang haus akan ilmu dan pertemanan.

Menuju Pulau Bidadari

Seorang teman berbaik hati mengantarku menuju Dermaga 15 Pantai Marina Ancol. Saat tiba, kulihat beberapa orang berkaos putih nampak sudah duduk-duduk manis di Lounge Marina. Aku menerka, mereka adalah peserta Vlogger Gathering sama seperti aku. Karena kami diwajibkan untuk memakai kaos berwarna putih.

Sebelum pergi menuju Pulau Bidadari, aku menikmati secangkir teh tawar panas di Lounge Marina dan berbincang dengan rekan sesama blogger. Ada dua orang yang sangat ingin aku temui hari itu, yakni Defi Laila Fazr dan Evrina Budiastuti. Keduanya telah berperan banyak dalam meningkatkan semangatku untuk menulis.

Aku berhasil menemukan Kak Defi dan berbincang dengannya. Tapi aku belum berjumpa dengan Mba Evrina. Di antara 40 blogger yang turut serta di Vlogger Gathering ini, yang manakah engkau Mba Evrina?

Naik Speedboat di Dermaga 17 Pantai Marina
Di Dermaga Pantai Marina, kita tidak akan menemukan kapal kayu sebagai alat transportasi penghubung pulau. Yang ada disini hanyalah speedboat, baik milik pribadi maupun perusahaan. Di seberang dermaga, kulihat deretan rumah super mewah yang berdiri dengan kokohnya. Aku menduga pemilik rumah tersebut memiliki speedboat yang parkir dengan manis di dermaga ini.

Deretan Speedboat di Pantai Marian Ancol
Rombongan Vlogger Gathering naik speedboat bernama Bidadari Express 9 dari Dermana 17 menuju Pulau Bidadari. Perjalanan menuju Pulau Bidadari hanya memakan waktu 20 menit dari Pantai Marina. Sungguh dekat!

Speedboat Bidadari Express 9 ini memiliki kursi penumpang yang nyaman. Selain itu, tingkat keamanan di speedboat ini tinggi dan memiliki asuransi. Perjalanan menuju dan selama di Pulau Bidadari dipandu oleh Yozh Aditya yang sangat kocak.

Saudara sekalian. Kita telah tiba di Pulau Bidadari. Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Pulau Bidadari. Pastikan Anda tidak meninggalkan barang bawaan Anda. Terimakasih.

Tidak ada perbedaan waktu? Serasa naik pesawat terbang saja. Dasar Yozh!

Pulau Bidadari Eco Resort

Setibanya di Pulau Bidadari, aku dibuat kagum dengan pemandangan yang aku lihat. Hanya 20 menit dari Jakarta, kita bisa melihat pulau dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Selain itu, aku tak menemukan sampah sama sekali di pulau ini. 

Ada mba Astried disini :)
Patung yang menyambut kami di Pulau Bidadari
Kedatangan kami disambut dengan tarian dari para pria berseragam kolonial dengan lagu khas anak pantai yakni Welcome To My Paradise nya Steven And The Coconut Treez.

Tarian penyambutan
Setelah disambut oleh tarian yang menggelikan -setidaknya menurutku-, kami diajak telusur pulau Bidadari oleh guide bernama Kang Udung. Beliau mengatakan bahwa Pulau Bidadari adalah kawasan ecowisata sekaligus cagar budaya.

Kenapa cagar budaya? Karena ada Martello!

Ternyata Pulau Bidadari ini menyimpan banyak peninggalan sejarah. Dahulu, pulau ini digunakan sebagai tempat peristirahatan Kerajaan Banten. Namun kemudian pulau ini beralih fungsi sebagai tempat pemantauan dan pertahanan Belanda terhadap Inggris. Hal ini dibuktikan dengan adanya sisa reruntuhan Menara Martello yang dibangun pada tahun 1850. Menara ini berfungsi sebagai gudang persenjataan juga. Martello hancur pada tahun 1853 akibar letusan Gunung Krakatau. Dulu tinggi menara ini mencapat 30 meter, namun kini aku menaksir tingginya sekitar 10 meter. Yang menarik dari menara ini adalah, sampai saat ini para ahli sejarah dan peneliti belum menemukan dimana letak pasti pintu masuk menara ini. Saat berkeliling menara, nyata hanya dinding yang kulihat. Apakah pintu masuk itu telah hilang saat meletusnya Gunung Krakatau?

Reruntuhan Menara Martello

Menara Martello dan Meriam
Martello tak hanya dimiliki oleh Pulau Bidadari. Martello dimiliki juga oleh Pulau Onrust dan Pulau Kelor. Namun sayang, Menara Martello di Pulau Onrust telah hancur, sedangkan benteng/menara Martello di Pulau Kelor masih ada. Beberapa waktu yang lalu, aktris Atiqah Hasiholah dan suaminya Rio Dewanto menikah di benteng ini. Epik!

Konon katanya, dahulu ada jalan bawah laut yang menghubungkan Pulau Bidadari dengan Pulau Onrust. Itu dulu! Bayangkan, Indonesia pernah memiliki jalan di bawah laut. Hebat dan mencengangkan! Namun sayang jalan bawah laut itu telah rusak dan tidak ditemukan lagi perlintasannya.

Sejauh mata memandang, aku melihat banyak sekali meriam peninggalan Belanda di Pulau ini. Membayangkan, tempat secantik ini dahulu kala adalah sarana pertahanan dengan pertarungan yang sengit. Selain itu, aku menemukan banyak patung kolonial yang sengaja dibangun oleh pemerintah.

Patung Kolonial

Meriam
Selain itu, Pulau Bidadari memiliki program Ayo Ke Laut dan Saung Kreatif bagi para pelajar. Mereka akan diajak telusur pulau untuk memahami sejarah pulau cantik di utara Jakarta ini.

Ada Sarang Elang Bondol di Pulau Bidadari!

Ketenangan pulau Bidadari rupanya menjadi tempat idaman bagi Elang Bondol untuk menetap. Tahu Elang Bondol kan? Elang Bondol adalah maskot Jakarta dan sering sekali terlihat gambarnya di Bus Transjakarta. Beruntung sekali aku menemukan rumahmu, wahai Elang! Aku melihat sarang Elang Bondol di atas pohon di kawasan Martello. Meski begitu, aku tak melihat Elang Bondol di sarangnya.

Ada Rusa, Biawak dan Lumba-Lumba disini!

Luas Pulau Bidadari adalah sekitar 6.5 ha. Tidak begitu luas, namun mampu menampung beragam jenis hewan yang dilindungi. Salah satunya adalah Rusa Totol. Selain itu, ada juga Biawak dan Lumba-Lumba. Untuk menikmati sensasi bermain bersama Lumba-Lumba, ada jam-jam khusus untuk masuk ke arena Fun With Dolphin.

Rusa Totol
Lumba-Lumba
Ada Pohon Jodoh, Pantai Jodoh dan Labirin Bidadari

Pulau Bidadari seringkali dijadikan sebagai tempat honeymoon dan pengambilan gambar untuk pre-wedding. Bahkan di Pulau ini terdapat pantai dan pohon jodoh. Konon katanya, pasangan yang menghabiskan waktu di tempat itu akan langgeng. Aku dan kawan yang lain tersenyum saja. 

Tak jauh dari pohon jodoh, kita akan memasuki Labirin Bidadari. Namun rupanya labirin ini singkat sekali. Meski begitu, sesaat setelah melewati labirin, kita akan disuguhi pemandangan 2 pulau tetangga dari Pulau Bidadari yakni Pulau Onrust dan Pulau Kahyangan.


Saung Kreatif Pulau Bidadari

Usai telusur pulau, kami diajak untuk melihat proses daur ulang kertas, pembuatan kompos dan pengolahan air limbah. Ternyata prosesnya mudah sekali. Selain itu, Kang Udung mengatakan bahwa seluruh meubel (meja, kursi, tempat sampah) yang ada di Pulau Bidadari ini dibuat dari sampah kayu yang terapung. Kreatif dan cerdas!

Proses Pembuatan Daur Ulang Kertas

Pembuatan Kompos
Fasilitas di Bidadari Ecoresort

Pulau Bidadari memiliki 60 cottage, di antaranya ada yang terapung. Selain itu, ada pula Resto Pulau Bidadari, water sport, lapangan futsal, makeup room, mushola, kolam renang dan lainnya.

Floating Cottage


Di Pulau ini, kita bisa merasakan sensasi bermain bersama lumba-lumba (Fun With Dolphin), memberi makan rusa (Feeding Deer), wisata pulau sejarah dan water sport. Bayangkan, itu semua ada di Pulau Bidadari!

Sharing Bersama Viva.Co.Id dan Seabreez

Bersama para Vlogger! :)
Selepas telusur pulau, ada sesi sharing bersama Pak Maryadie selaku Editor in Chief of VIVA.CO.ID. Beliau menjelaskan tentang perubahan yang ada di VIVA, salah satunya dalam hal perubahan trademark. Jika sebelumnya VIVA adalah sebuah portal berita, kini VIVA merubah dirinya menjadi Portal Informasi dan Komunitas.

Sharing diisi dengan tanya jawab dan keluhan beberapa Vlogger mengenai sulitnya login atau memasang iframe VIVA bagi pengguna Wordpress. Sebagai langkah penanggulangannya, VIVA menyarankan para vlogger untuk memasang banner VIVA pada sidebar blog. Tentu saja pemasangan banner tidak akan selalu update seperti iframe. Kini, pihak VIVA sedang berusaha untuk menanggulangi masalah tersebut dan membuat iframe khusus untuk wordpress.

Ada pula yang menanyakan perihal keterlambatan VIVA dibanding portal komunitas lain dalam hal gathering antar blogger. Menanggapi hal tersebut, VIVA mengatakan bahwa meski terlambat, namun VIVA berbeda. Jika portal komunitas yang lain mengharuskan pembaca hanya membaca di website portal tersebut, tidak demikian dengan VIVA. Pembaca akan digiring menuju blog masing-masing vlogger sehingga dengan demikian, traffic pengunjung blog akan meningkat.

Selain itu, Mas Des dari VIVA juga menambahkan bahwa kedepannya akan dibuat profil dan history vlogger di masing-masing akun VIVA.CO.ID. Tak hanya itu, akan dibuat pula sebuah jejaring untuk komunikasi antar vlogger. Ini asyik sekali!

Disebutkan pula bahwa akan ada BOM atau Blogger of The Month. Kriteria penilaiannya bisa berbeda-beda. Namun yang jelas, yuk submit terus artikelmu ke VIVA! :)

Sharing dilanjutkan dengan pemaparan dari DR. H. Agus Rochiyardi, MM (direktur utama PT. Seabreez Indonesia) tentang pariwisata Indonesia. Pemaparan dibuka dengan tantangan kepariwisataan di Indonesia. Saat ini, Indonesia menduduki peringkat ke-7 dalam deretan Top Destinations Asia Pacific. Pak Agus juga menjelaskan bahwa negeri ini belum sepenuhnya mampu memajukan sektor pariwisata di Indonesia, padahal negerti ini punya segalanya. Pak Agus meminta kepada seluruh blogger yang hadir untuk terus mempromosikan keindahan wisata Indonesia ke khalayak ramai.

Vlogger Gathering kali ini membekali diriku dengan beragam macam ilmu, antara lain:
  1. Mengenal lebih dekat tentang wisata sejarah di Pulau Bidadari
  2. Mengenal lebih dalam keindahan pulau di gugusan kepulauan seribu
  3. Mendapat ilmu (khususnya dalam hal blogging) dari blogger-blogger handal
  4. Mendapat pertemanan yang lebih luas lagi dengan rekan-rekan sesama blogger
  5. Lebih mengerti akan potensi dunia menulis dalam mempromosikan wisata Indonesia.
Seperti yang telah kusinggung di permulaan, aku sangat ingin berjumpa dengan Evrina Budiastuti. Nama beliau kerap kali kubaca dalam pengumuman pemenang lomba blog. Blogger ini hebat dan aku sangat ingin belajar dari beliau. Dan di vlogger gathering inilah aku berjumpa. Lucunya kami baru berkenalan saat gathering akan berakhir sesaat lagi. Padahal dalam perjalanan telusur pulau sebelumnya, kami sudah bertatap muka. Dasar ya :)

Bersama Evrina Budiastuti :)
Acara ditutup dengan pemberian hadiah lomba Twitpict dan doorprize berupa uang, voucher maupun tiket gratis banana boat. Aku tak mendapatkan hadiah sama sekali. Maka setengah jam waktu yang tersisa di pulau ini aku manfaatkan untuk mengunjungi Menara Martello kembali bersama rekan vlogger yang cantik yakni Kak Defi. Asyik sekali rasanya memotret Martello dalam kondisi kosong melompong, tak ada orang sama sekali. Beruntungnya lagi, kami berdua bisa masuk ke kawasan Fun With Dolphin. Akhirnya aku mencicipi juga bagaimana rasanya mencium dan dicium Unggul, nama lumba-lumba di Pulau Bidadari. Kisah detailnya akan kuceritakan dalam postingan berikutnya ya :)

Kembali ke Ancol

Sunset menemani perjalanan kami kembali ke Ancol. Sebelum pulang, speedboat membawa kami untuk berlayar ke tiga pulau tetangga Pulau Bidadari, yakni Pulau Onrust, Pulau Kahyangan dan Pulau Kelor. Akhirnya aku melihat benteng tempat menikah Atiqah Hasihola itu. Hoho!

Pulau Kelor
Puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kesempatan ini padaku. Ucapan terimakasih juga terhatur kepada VIVA.CO.ID dan SEABREEZ yang telah memfasilitasi perjalanan kami selama di Pulau Bidadari. Oya ini adalah kali kedua aku jalan-jalan bersama VIVA.CO.ID. Tahun lalu ke Macau dan kali ini ke Pulau Bidadari. Aku semakin jatuh hati saja kepada VIVA. Selain karena diberikan kesempatan berkelana secara gratis, VIVA membantu sekali untuk menaikkan jumlah traffic pengunjung di blog para vlogger.

Terimakasih ya VIVA! Aku padamu... :)


~ Ijaah ~

Ayo Nonton Film Indonesia!

No comments:
Senin kemarin, aku memutuskan untuk menonton Filosofi Kopi di Empire XXI sendiri. Sengaja tak kuajak teman untuk menemani karena aku sedang ingin sendiri dan sudah terbiasa nonton film ke bioskop sendiri. Ada kepuasan saat aku menonton seorang diri, tak ada obrolan saat film berlangsung sehingga aku bisa puas menyimak pesan utuh sebuah film.

Sejauh yang aku ingat, aku selalu nonton ke bioskop sendiri saat aku ingin menonton film Indonesia. Pernah suatu ketika aku mengajak temanku untuk menonton Tanah Surga Katanya di bioskop. Namun sayang, tak seorang pun yang ingin menemaniku. Alasannya adalah karena film Indonesia biasanya tidak bagus, lebih baik tunggu filmnya di Televisi. Aku mengernyit. Tidak semua film Indonesia itu berkualitas buruk. Buktinya, selepas menonton Tanah Surga Katanya, mataku benar-benar terbuka dan hatiku menerima pesan indah akan kecintaan terhadap Indonesia. Perkiraan mereka ternyata keliru.

Silakan pilih seat-nya, Mba.

Aku memilih seat D3, karena itulah satu-satunya seat berwarna hijau di deretan D. Samping kanan dan kiri sudah berwarna merah. Tak masalah, lagipula aku sendiri.

Khusus film Indonesia, beli 1 tiket dapat 2 tiket ya, Mba.

Aku melongo. Kuterima dua tiket itu dengan muka keheranan. Hari itu aku benar-benar buta informasi. Aku tak tahu bahwa hari Senin (27/4) ada program Buy One Get One, Beli 1 Tiket Dapat 2 di XXI/21 seluruh Indonesia khusus untuk film Indonesia. Rupanya, ini adalah program pemerintah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap film-film Indonesia. Sayangnya, petugas itu tak tahu hingga kapan program ini berlangsung.

Langsung saja aku menghubungi Nadya, salah seorang temanku. Aku meminta padanya untuk turut serta menonton Filosofi Kopi karena aku mendapatkan tiket gratis. Namun sayang, Ia tak dapat menemaniku.

Coba hubungi Dikdik deh, biasanya dia bisa.

Aku mengiyakan dan langsung menghubungi Dikdik. Kebetulan sekali dia sedang ada di dekat BIP dan mengiyakan ajakanku. Ada perasaan lega karena akhirnya tiket ini ada pemiliknya. Meski kami nonton 'berdua', kami tak duduk berdampingan. Aku di D3 sedang Dikdik di B1. Ini artinya, keinginanku untuk menonton sendiri tetap terlaksana. Lagi pula, aku tak mau nonton berduaan dengan laki-laki.

Aku menunggu Dikdik di lobby XXI. Kulihat beberapa orang membeli popcorn dan minuman di counter Food and Beverages. Kulihat juga beberapa orang yang baru saja keluar dari Teater 1, mereka baru saja menonton Avangers : Age of Ultron. Aku sendiri tak begitu tertarik menonton Avengers, bahkan Fast & Furious kemarin saja aku tak menontonnya. Entahlah, saya mah gitu orangnya...

Sesaat sebelum film Filosofi Kopi dimulai, ada cuplikan animasi dari Adit dan Sopo Jarwo, kartun yang sering kutonton di MNC TV. Rupanya di dalam video itu ada Presiden kita yakni Jokowi. Dalam video itu, Adit, Jarwo dan Jokowi mengajak masyarakan untuk Ayo Nonton Film Indonesia!


Pemerintah kini sangat serius dalam meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap film Indonesia. Pada saat Peringatan Hari Film Nasional (30/3/2015), Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan memberi stimulasi terhadap industri film nasional dengan cara memberi dorongan dan insentif. Selain itu, pihak kementrian terkait dan Badan Ekonomi Kreatif akan menghidupkan kembali semangat cinta terhadap film Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan diadakannya Satu Hari Film Indonesia 30 Maret di hampir seluruh XXI dan Blitzmegaplex di Indonesia. Program ini beli 1 gratis 1. Ada banyak sekali film Indonesia yang diputar kembali di bioskop pada hari itu seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk, Tabula Rasa, Di Balik 98, Cahaya Dari Timur dan lain-lain.

Ayo Nonton Film Indonesia!

Mendapat informasi ini dari aku IG @therealdisastr (Dian Sastrowardoyo)
Program beli 1 gratis 1 berlanjut lagi Senin kemarin. Aku sendiri tak tahu hingga kapan program ini berlangsung. Yang jelas, aku memiliki gairah yang tinggi untuk menonton film Indonesia di bioskop. Ini adalah salah satu cara bagiku untuk membuktikan bahwa aku Cinta Produk Indonesia. Lagipula, film-film Indonesia memiliki sinematografi yang baik.

Aku sangat ingin mengajak teman-teman yang membaca tulisanku ini untuk Ayo Nonton Film Indonesia. Tentu saja film yang ditonton adalah film yang berkualitas. Aku bersyukur sekali, dewasa ini perkembangan film Indonesia melesat maju dan ada banyak film yang memiliki pesan baik.

Yuk nonton film Indonesia! :)


~ Ijaah ~



Berteman Dengan Faringitis

No comments:
Sumber: Google
Sakit. Sulit menelan. Bengkak. Itulah yang kurasakan selama seminggu terakhir ini. Pasti, satu hal tengah terjadi di dalam tenggorokanku ini. Apakah ini gejala flu/batuk atau amandelku membesar? Aku belum tahu pasti.

Tak ada demam, pun tak ada batuk ataupun flu. Telah berkali-kali kurasakan seperti apa rasanya sakit tenggorokan yang mengakibatkan flu. Sakit tenggorokan ini berbeda. Lebih sakit dan lebih menyayat-nyayat.

Perasan lemon hangat menjadi minuman wajib bagiku. Berharap semoga sakit tenggorokan ini lekas sembuh. Selama 2 hari, hanya lemon yang kuminum sebagai penguat daya tahan tubuh. Hingga pada hari ke-3 aku menyerah juga. Aku harus minum obat.

Tak kutemukan FG Troches di rumahku, yang ada hanyalah Molagit dan Oralit sisa pengobatan karena diare tahun lalu. Aku merintih-rintih, aku harus segera ke Apotik untuk membeli FG Troches.

Sudah lama sekali rasanya tidak menghisap FG Troches. Jika sakit tenggorokan melanda, aku hanya perlu minum perasan lemon yang banyak. Tapi sakit kali ini berbeda, aku harus menghisap tablet manis ini.

Aku bedrest total di rumah selama 3 hari. Untung saja hari Jumat aku libur karena ada puncak Konferensi Asia Afrika di Bandung. Sakit ini sungguh membuatku mati kutu. Aku hanya bisa tidur dan nonton. Rencana untuk menulis seharian tak terlaksana. Seharian, rintihan kerap kali terdengar dari mulutku. Aku pun sangat berhati-hati saat menelan. Oh Ibu, ini sakit sekali!

Empat kali sehari kuhisap FG Troches, namun rupanya sembuh tak kunjung tiba. Akhirnya kuputuskan untuk pergi ke dokter pada Minggu sore.

Saat diperiksa, dokter menanyakan apakah aku demam, batuk, flu dan mual. Aku menjawab tidak. Setelah beberapa menit, dokter berkata bahwa amandelku normal-normal saja. Maka Ia menyimpulkan bahwa aku terkena Faringitis atau radang tenggorokan.

Dokter meresepkan obat sesuai yang kuduga. Pasti aku akan diberikan anti nyeri, anti inflamasi, obat sariawan dan antibiotik. Benar saja dokter meresepkan Ibuprofen untuk anti nyeri, Dexamethasone untuk anti inflamasi dan Kenalog Oint untuk sariawan. Namun yang mencengangkan adalah aku diberikan Cefadroxil! Aku terkaget-kaget. Sebegitu menyeramkankah kuman di tenggorokanku sehingga Amoxicillin saja tak mempan? Atau memang kebanyakan dokter lebih common memberikan golongan Sefa dewasa ini?

Kuterima saja resep dari dokter dan berharap semoga dengan ikhtiar pengobatan ini aku bisa lekas sembuh. Yang menarik adalah dokter tak meresepkan Vitamin sebagai suplemen tubuhku. Ia mengatakan bahwa dengan perasan lemon tiap hari, itu sudah cukup.

Setelah dua hari melakukan pengobatan, aku bisa menelan tanpa rasa sakit lagi. Meski begitu, saat bangun tidur masih kurasa sedikit sakit di bagian tenggorokan. Ini berarti sakitku belum sembuh benar. Aku harus mennyelesaikan pengobatan dan jangan sampai melewatkan antibiotik.

Jika mengalami sakit tenggorokan lebih dari 4 hari dan pemberian Vitamin tak bisa menyembuhkan, ada baiknya periksakan diri ke dokter. Kita tak tahu betul apa yang tengah terjadi di tubuh kita, maka bantuan seorang profesional menjadi sangat penting. Selain itu, perbanyaklah minum air putih dan konsumsi Vitamin C. Semoga dengan begitu, sakit tenggorokan bisa segera reda.


~ Ijaah ~

7 Channel Senam Favorit di Youtube

1 comment:

Sudah 7 bulan tidak senam, rasanya badan ini mulai mengembang kembali. Belum lagi dengan pola makan yang tidak seimbang, makin banyak saja lemak di badan. Untuk itu, per bulan April ini aku mengulang kembali kebiasaanku dulu, yakni senam dan food combining.

Bulan ini aku mengikuti kembali kelas Zumba. Ah, rasanya senang sekali bisa ber-zumba ria kembali setelah absen lama. Aku seakan diingatkan kembali dengan lagu-lagu menghentak dan gerakan yang dulu aku hafal baik. Pada awal aku mengikuti Zumba kembali, gerakanku agak kagok dan badanku terasa sakit. Ketahuan sekali bahwa aku jarang berolahraga dalam kurun waktu yang lama.

Aku mengatur pola makan juga. Setiap pagi, perasan lemon hangat menjadi minuman wajib sebelum sarapan dengan buah. Kemudian aku memperbanyak asupan sayur dan protein nabati dan mengusahakan memperkecil konsumsi daging.

Selain itu, aku membiasakan kembali senam pagi. Aku hanya perlu menyalakan netbook dan membuka video workout yang telah kuunduh beberapa tahun yang lalu. Kemudian aku menyiapkan matras sebagai alas senam dan kursi sebagai penopang. Ada baiknya menyiapkan barbel juga, karena beberapa video workout ada yang menggunakan barbel.

Instruktur senamku ada banyak, mereka tersebar di berbagai penjuru dunia. Ya, guru senamku ada di Youtube. Aku bisa memilih beragam jenis senam, dari mulai Aerobik, Zumba, Pilates, Yoga hingga Bellydance. Kemudian aku mengunduh banyak video senam yang menurutku asyik dan bisa aku ikuti.

Ada banyak channel senam yang aku lihat dan pada akhirnya aku berlangganan channel tersebut. Namun di antara itu semua, aku memilih 7 channel yang menurutku oke banget. Aku melihat dari segi kualitas video, instruktur/narator yang komunikatif dan jenis musik yang dipilih (ini pengaruh banget untuk zumba).

Nah, ini dia 7 Channel Senam Favorit Youtube versi Ijaah.com :

1. BeFiT


Ini adalah channel yang paling banyak kuunduh sebab memiliki beragam jenis workout, dari mulai Aerobik, BL, Yoga, Pilates, Zumba hingga Latin Dance. Saking banyaknya video di channel ini, aku hanya mengunduh video salah satu instruktur senam di channel ini yaitu Denise Austen. Sejak pertama kali menemukan video senam Bu Denise ini, aku langsung jatuh hati. Aku mengunduh beberapa video beliau seperti:
  • Burn Fat Fast Cardio Workout
  • Denise Austin Ballet Dance
  • Far Burning Funk-Dance Workout
  • Denise Austin Legs and Buns Workout Lv. 1-3
  • dll.
Serunya video Denise ini adalah beliau sangat komunikatif dan gerakannya variatif. Durasi video antara 10-30 menit, sudah termasuk pemanasan dan pendinginan.


2. BeFitin90


Apa perbedaan BeFit dan BeFitin90? 

Jika BeFit berisi beragam jenis workout dan instruktur yang bisa kita pilih sesuka hati, BeFitin90 berisi video workout dari hari ke-1 hingga hari ke-90 (yang mesti dilakukan berurutan) dan hanya dipandu oleh Samantha dan Garret. Aku sempat mengikuti video di channel ini, namun gagal pada entah hari ke berapa -__-


Dari semua channel senam favorit di Youtube, aku menaruh BeFit pada urutan teratas karena BeFit memiliki instruktur yang hebat serta kualitas videografi yang sangat baik. Ya, ini adalah channel senam terfavorit.

3. Zumba® France


Zumba France, aku padamu! Selain karena gerakan dan pilihan lagu yang beragam, aku sangat menyukai lokasi pembuatan video zumba ini. Jika kebanyakan channel zumba memilih studio senam, Zumba France memilih pantai, lapangan terbuka, kolong jembatan, jalanan umum sebagai lokasi pembuatan video. Selain itu, aku sangat menyukai gerakan Alix, salah satu instruktur di channel ini. Gerakan Alix sangat lincah, ceria dan mudah aku ikuti. Senyum dan keriangan Alix mampu dengan sukses membawaku bergerak dengan lincah. Suka!


4. Ricardo Rodrigues


Aku menemukan channel ini gegara mencari video: Pitbull-Fireball for Zumba. Aku mencari video tersebut karena saat kelas Zumba, aku adiksi pada gerakan dan lagu itu. Saat mencari, nama Ricardo Rodrigues menempati posisi pertama. 


Jika dilihat, channel ini tidak memiliki kualitas video yang baik. Namun gerakan Ricardo dan musik yang dipilih membuatku mau untuk berlangganan dan mengunduh videonya.

5. Yoga With Adriene


Channel ini menjadi favorit karena aku menyukai videografi channel ini. Selain itu, channel ini menawarkan beragam macam program Yoga.

Program Yoga With Adriene adalah sebagai berikut:
  1. 30 days of Yoga
  2. Yoga For Weight Loss
  3. Yoga For Healing
  4. Yoga For Runners
  5. Yoga For Beginners
  6. Yoga Tips
  7. Yoga At Your Desk
  8. Yoga For Your Lunch Break
  9. Yoga For Relaxation
  10. Travel Yoga dan beragam program lainnya. 
Lengkap ya? Maka dari itu aku sangat menyukai channel ini :)



6. HappyAndFitPilates


Yang bisa bahasa Jerman mari merapat ke channel ini :)

Ya, channel ini berbahasa Jerman. Meski aku tak mengerti, aku menyukai video pilates di channel ini karena memiliki videografi yang baik dan ada beragam jenis pilihan gerakan pilates. 

Happy And Fit tak hanya memiliki channel khusus Pilates, ada juga channel khusus Yoga, Fitness, Dance dan lainnya.


7. Bellydancer Isabella


Sebenarnya video ini agak sensual. Ya, seperti yang kita ketahui bahwa kita mengenal Bellydance sebagai Tari Perut Arab yang mana bagian perut haruslah diperlihatkan.

Aku berlangganan channel ini karena aku menyukai Belly Dance. Gerakan Belly Dance fokus pada tubuh bagian bawah. Gerakan ini sangat membantu bagi siapapun yang ingin memperindah bentuk pinggang, paha dan bagian tubuh lainnya.


Cukup sulit untuk mencari channel yang khusus berisi Bellydance. Aku menemukan beberapa channel Bellydance namun cukup sedih saat mengetahui isi videonya. Isi video channel tersebut adalah video promosi CD Bellydance yang hanya berdurasi 3 menit. Maka saat menemukan channel Bellydancer Isabella ini aku sangat girang. Akhirnya aku menemukan channel khusus Bellydance!

Aku selalu berfikir, baik sekali ya orang-orang ini memberikan ilmu dan pelatihan secara GRATIS! Maka tak heran, channel tersebut memiliki pelanggan/pengikut yang sangat banyak. Jika sudah seperti itu, rezeki akan datang dengan sendirinya.

Ya, itulah 7 Channel Senam Favorit Youtube versi Ijaah.com. 

Semoga bermanfaat dan Yuk kita senam! :)


~ Ijaah ~


Hafizah Talking Doll : Boneka Cerdas Bisa Ngaji

10 comments:
Sabtu pagi yang sejuk. Jam baru menunjukkan pukul 8 pagi. Kulihat banyak anak TK berlarian kesana kemari memenuhi tiap sudut lapangan alun-alun. Para orang tua nampak sibuk membawa tas bermotif robot atau princess serta keresek yang berisi sepatu. Ada juga yang rebahan. Nampaknya anak-anak itu lelah selepas berlari di lapangan alun-alun yang berlapis rumput sintesis.

Ini di Taman Alun-Alun Masjid Agung Jawa Barat. Kang Emil, begitu kami menyapa walikota kami, menyulap tempat ini dari gersang menjadi menyenangkan. Lapangan alun-alun kini berlapis rumput sintesis. Maka siapa saja yang hendak menginjak, haruslah melepaskan alas kaki. Selain itu, ada taman bunga dan fasilitas bermain anak. Ah, tempat ini benar-benar menyenangkan.

Pagi itu, aku datang ke Alun-Alun Bandung untuk liqo dengan sahabatku. Sebelum kulepas alas kaki, tetiba ada ibu tua yang mendekatiku.

Kereseknya, Neng?

Kuputuskan membeli keresek itu untuk wadah sandalku.

Berapa, Bu?

Ibu itu tersenyum lantas berkata 'seikhlasnya'. Kuberikan uang pada ibu itu lantas kuinjak rumput sintesis itu. Lembut.

Ternyata, dua sahabatku telah menunggu. Sherly dan Rani. Keduanya tak datang sendiri. Sherly membawa anaknya yang berusia 5 bulan dan Rani membawa keponakannya yang masih TK.

Sheza, begitu nama anak Sherly, nampak begitu nyaman di pangkuan Uminya. Seperti biasa, Sheza selalu nampak cantik dengan hijab yang melekat di kepalanya. Ya, meski Shezza masih bayi, Sheza tak mau kalah dengan Uminya yang berhijab :)

Pagi itu, Sheza nampak anteng sekali dengan mainannya. Sheza sedang bermain boneka. Bonekanya bersuara, aku menerka itu adalah boneka rekam.

Ini Boneka Cerdas Hafizah, Teh.

Aku mengangguk. Suara gaduh di alun-alun membuatku tak dapat mendengar suara dari boneka cerdas itu.

Boneka ini hafal 30 juz Al-Qur'an, bisa bercerita, bisa bernyanyi, bisa berdo'a dan bisa menjawab salam serta berbicara dengan manusia.

Mendengarnya saja aku terkejut. Boneka kecil ini bisa ngaji? Bisa merespon ucapan manusia? Bisa mendongeng?

Iyakah?

Sherly tersenyum lalu mulai memperlihatkan tombol yang ada di belakang boneka. Dengan tombol itu, Sherly dapat memilih menu yang ada boneka. Mau mengaji atau bercerita? tinggal klik tombol tersebut. Boneka ini dapat dioperasikan via remote juga. Selain itu, Sherly memperagakan cara berbicara dengan boneka cerdas ini.

Assalaamu'alaikum. Coba lantunkan surat An-Naas ya...

Wa'alaikumsalam. Baik. Terimakasih. Saya akan membacakan Surat An-Naas: Qul a'uudzu birabbinnaas... Malikinnaas... Ilaahinnaas...

Hingga terlelap, Hafizah Sheza selalu memegang Hafizah Khadijah :)
Sungguh, aku dibuat senang dengan perkembangan teknologi sebagai metode pendidikan agama pada anak. Saat kutanyakan harga boneka ini, aku cukup terkejut saat mendengar jawaban Sherly. Namun setelah dijelaskan bahwa Sherly membeli 1 set Hafizah, juga manfaatnya yang melimpah, aku dapat memahaminya.

Oke! :D
Dalam 1 set Hafiz Talking Doll, terdapat boneka Hafizah, Remote, Buku Cerdas dan Soleh, kabel data, buku manual dan kartu garansi. Maka pantas bila harganya cukup premium.

Keunggulan dari boneka Hafizah ini, yakni:
  1. Bisa mengaji 30 Juz Al-Qur'an.
  2. Bisa membaca doa.
  3. Mampu berinteraksi dengan manusia.
  4. Bercerita tentang kisah Nabi dan Sahabat.
  5. Bercerita tentang binatang.
  6. Bisa bernyanyi.
  7. Terdapat games interaktif.
Bagi pembuat boneka cerdas ini, Barakallah! Betapa ini adalah ide yang cemerlang. Kegemilangan teknologi bila dipadupadankan dengan kecintaan pada Islam akan membuat ide-ide yang hebat.

Jelas sudah. Jika saatnya tiba, aku akan membelikan anakku boneka cerdas ini. Tujuannya agar si anak memiliki permainan yang mengedukasi dan menemaninya dalam melantunkan ayat Al-Qur'an.

Kalau kamu?


~ Ijaah ~


The Spirit Behind Jazz : Konser Pertama ITB Jazz

No comments:
Sabtu siang, tetiba ada pesan yang masuk di Whatsapp. Itu ayah. Isi pesan tersebut adalah gambar yang belum aku ketahui apa karena masih saja gambar itu berputar-putar. Uh, sinyal di kamarku ini jelek sekali! Ujian sabar dimulai lagi.

Kekesalanku mereda saat mengetahui isi gambar tersebut. 

Konser Jazz . . . ITB . . . Albert Fakdawer . . . 12 April . . . 7PM . . . 30k . . . 

MURAH!


The First ITB Jazz Concert

11/04/15 12.05.00: Zahra Rabbiradlia: Wah besok ya, Yah?
11/04/15 12.11.07: Ayahku: Iya, hehe

Tak lagi kubalas pesan ayah. Aku menerka, apakah ayah ingin datang ke konser itu atau sebatas memberitahuku saja? Pasalnya, konser ini berlangsung pada keesokan harinya. Hingga akhirnya sore hari ibu menelponku dan berkata:

Teteh besok jadi ya nonton konser di ITB...

Yes! Betapa ini adalah berita yang menggembirakan! Aku nonton Jazz lagi, yaaayy!

The Spirit Behind Jazz

Konser dimulai pukul 7 malam. Namun, aku sekeluarga baru tiba pukul 8 malam. Ya, sekeluarga. Aku, Azhar, Hasbi, Ibu dan Ayah datang untuk menyaksikan konser ini. Kami nyaris tak bisa masuk karena ternyata banyak sekali yang sudah melakukan online booking. Tapi dengan sedikit kesabaran, akhirnya kami ber-5 bisa masuk aula. Meski telat, tak mengapa.

Ssst... Tiket ini kujadikan pembatas buku lho :p

Konser ini berlangsung di Aula Timur ITB. Sebenarnya tempat ini bukan tempat yang ideal untuk menikmati konser, namun kami tetap tenggelam dalam asyiknya sajian musik jazz yang asyik. Untung saja bintang utama nya belum tampil, yang tampil baru band pembuka.

Ternyata, konser jazz ini adalah konser jazz pertama di ITB. Aku sungguh beruntung sekali berkesempatan hadir di konser ini. Yang lebih hebat lagi adalah band pembuka konser ini diisi oleh mahasiswa-mahasiswi ITB berbakat. Aku sampai dibuat takjub dengan kemampuan musik mereka yang handal, mengingat ITB bukanlah sekolah musik. Hey, ini sekolah teknik!

Band pembuka ini beraksi di panggung secara bergantian. Lagu pertama yang kunikmati dalam konser ini adalah Misty. Lagu ini dinyanyikan dengan apik oleh Debora Lubis (mahasiswi Arsitek ITB), biola oleh Miranti Fitri (mahasiswi Biologi ITB) dan piano oleh Alvin Situmeang (mahasiswi Teknik Sipil ITB).


Selain Misty, kolaborasi Debora-Miranti-Alvin membawakan lagu Waltz For Deby


Malam yang sangat romantis. Alvin tampak elegan dengan jas hitam, Debora nampak anggun dengan shoulder dress dan Miranti nampak cantik dengan blouse dan rok selutut. Cara Alvin memainkan piano, gesekan biola Miranti serta lembutnya suara Debora merupakan perpaduan yang asyik. Sayang sekali, Waltz For Deby menjadi lagu terakhir yang kulihat dari performance mereka.

Debora tampil anggun dengan shoulder dress

Lagu selanjutnya yang kunikmati adalah Girl From Ipanema yang dibawakan oleh Alvin pada piano, Shallom Tangkilisan pada drum, Hajar Asyura pada gitar dan Farrel Yodihartomo pada bass. Selain itu, kolaborasi Alvin-Shallom-Hajar-Farrel membawakan lagu Jelly's Da Beneer. Kolaborasi ini sama asyiknya dengan kolaborasi pertama. 

Yang menarik dalam konser jazz ITB pertama ini adalah dibawakannya lagu Kera Sakti dalam versi Jazz! Adikku Hasbi sampai dibuat senang dengan lagu ini. Barangkali ini adalah satu-satunya lagu yang Hasbi tahu :D

Inilah mereka, si Kera Sakti!

Kera Sakti versi Jazz ini merupakan aransemen dari Alvin Situmeang. Menjadi menarik karena ada sedikit unsur hiphop pada lagu ini. Lagu ini dibawakan dengan asyik oleh Alvin pada gitar dan hammond, Andhi pada drum, Yopi Prabowo pada bass, Hajar Asyura pada gitar dan Abraham pada vokal.

Lagu lain yang kunikmati pada konser ini adalah Fantasy in D dan Love Them From Spartacus yang dibawakan oleh Haddadegusti pada trumpet dan Arfo Cahyadi pada flute.

Sayangnya, kedua lagu itu adalah lagu terakhir yang kunikmati di konser ini. Adikku Hasbi mulai merengek dan mengatakan bahwa dia tidak mengerti musik jazz ini. Selain itu, waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam sedangkan esok ia harus sekolah. Aku dan ayah hanya bisa meringis. Namun akhirnya kami memilih pulang daripada melanjutkan nonton konser ini.

Meski tak sempat menyaksikan secara langsung performance dari Albert Fakdawer, aku sudah cukup senang dapat hadir di konser jazz pertama ITB. Aku jadi tahu bahwa banyak sekali musisi jazz handal di kota ini.

Jika nanti ada konser Jazz lagi, ibu berpesan pada aku dan ayah agar tidak membawa Hasbi. Alasannya karena Hasbi belum mengerti. Baru nanti jika Hasbi beranjak remaja, bolehlah kami membawanya.

Semoga tahun depan aku dapat menyaksikan kembali konser jazz di ITB. Tapi tahun depan aku tak ingin nonton dengan kedua orang tuaku.

Aku inginnya nonton sama suami :p 

Teuteup.


~ Ijaah ~

6 Tips Tampil Syar'i Saat Berolahraga

2 comments:
Celana longgar | Sumber: Google
Pada postingan sebelumnya, saya membahas mengenai tips dalam memilih Baju Renang Muslimah. Baju renang yang dipilih haruslah lebar, maka pilihlah yang ukurannya paling besar agar tidak terlalu ketat saat terkena air. Kemudian, pilihlah baju renang terusan dan ada rok di bagian pinggang. Selain itu, jika penutup kepala terlalu pendek, pakailah ciput bersleting yang menutupi dada. Hal ini bertujuan untuk mencegah rambut menatap dunia.

Lalu bagaimana jika sedang berolahraga?

Dulu saat mulai berhijab, saya kesulitan memilih baju olahraga yang nyaman dikenakan. Bahan kaos terasa panas, belum lagi dengan celana yang tebalnya bukan main. Selain itu, jilbab instan yang kukenakan kerap kali terangkat ke atas saat berlari. Hal ini membuat aku malu dan seringkali menahan jilbab di dada supaya tidak terangkat.

Itu dulu, sekarang berbeda :)

Kini, mulai banyak bermunculan baju olahraga muslimah di pasaran. Ada beragam model baju serta hijab untuk berolahraga. Lantas, bagaimana cara untuk memilih baju olahraga agar tetap tampil syar'i saat berolahraga?

Berikut adalah tipsnya:

1. Pilihlah celana olahraga berbahan katun berkualitas.
    Celana menjadi hal yang penting dalam berolahraga. Karena dengan memakai celana, gerakan kita
    saat berolahraga akan lebih lincah. Namun kita harus berhati-hati dalam memilih celana untuk
    berolahraga. Pilihlah celana yang longgar, jangan menggunakan legging karena terlalu ketat.

2. Pilihlah celana rok berbahan katun.
    Celana rok menjadi andalan bagi sebagian orang saat berolahraga karena nampak tidak terlalu
    ketat.

3. Pilihlah rok lebar yang nyaman.
    Bagi muslimah yang tidak terbiasa mengenakan celana, bisa memilih rok lebar saat berolahraga.
    Tentu saja tetap mengenakan celana lebar di dalamnya.

3. Pilihlah kaos olahraga yang lebar dan sepanjang lutut.
    Memilih kaos menjadi hal yang sangat penting bagi seorang muslimah. Pilihlah kaos berbahan
    nyaman, tidak membentuk tubuh serta panjang di bagian lengan dan panjang hingga ke lutut.
    Hal ini untuk mencegah terlihatnya lekukan tubuh serta melindungi kaos terangkat bila sedang
    melompat.

4. Pilihlah bergo yang menutupi dada.
    Ada beragam macam bergo, baik panjang maupun pendek. Pilihlah yang menutupi dada agar
    tampak lebih syar'i.

Bergo panjang | Sumber: Google
5. Pilihlah jilbab segi empat/pashmina berbahan ombre.
    Saya kerap kali mengenakan jilbab berbahan ombre karena bahannya yang mudah sekali di atur
    dan tidak licin. Dengan demikian, saya bebas berlari ataupun meloncat tanpa perlu khawatir
    rambut keluar.

6. Jika hendak memakai turban, pilihlan kaos dengan model kelelawar atau kenakan outer.

Outer | Sumber: Google

    Pemilihan kaos model kelelawar ataupun outer menjadi hal penting jika memilih turban sebagai
    penutup kepala. Hal ini dilakukan agar lekukan tubuh tidak terlihat.

Demikian tips tampil syar'i saat berolahraga. Tips tadi bisa diterapkan jika Anda ingin berolahraga di tempat umum dan terbuka.

Selamat mencoba dan Semangat tampil syar'i! :)


~ Ijaah ~


5 Tips Mudah Untuk Melindungi Tombol Home iPhone dan iPad

No comments:

Dewasa ini, hampir setiap orang memiliki smartphone. Ada beragam merk, model dan inovasi teknologi smartphone: dari mulai yang bentuknya kecil hingga sebesar buku, memiliki teknologi pengamanan yang tinggi, dapat mendeteksi cuaca maupun arah dan sebagainya. Hal ini tentu membuat siapa saja yang tergoda, nekat membeli meski harganya selangit.

Memiliki smartphone harus ditunjang dengan kemampuan untuk membuat diri ini tetap smart. Mengapa? Jelas sekali bahwa kemampuan smartphone yang 'i can do anything for you' itu membuat pengguna mau berlama-lama menggunakan smartphone, tak peduli waktu yang terbuang percuma.

Salah satu cara untuk tetap smart saat menggunakan smartphone adalah simpan smartphone saat sedang berbicara atau makan dengan orang tua dan teman. Hal ini menjadi penting karena social engagement kita tak hanya berada di dunia maya, namun juga di dunia nyata.

Selain itu, cara smart menggunakan smartphone adalah dengan merawat fitur smartphone tersebut. Seringkali saya mendengar keluhan tentang tombol home yang macet, layar iPhone rusak, kabel iPhone patah dan sebagainya.

Saya sendiri sudah menggunakan iPad sejak tahun 2012 dan iPhone sejak tahun 2014. Sejauh yang saya alami, keluhan saya mengenai smartphone adalah saat kabel iPad rusak dan layar iPhone yang retak. Hal ini dikarenakan keteledoran saya saat menggulung kabel iPad dan lalai saat memegang iPhone sehingga iPhone jatuh kemudian layarnya retak (tapi untung saja LCD tidak rusak).

Tentang tombol home iPhone yang rusak, saya tidak pernah mengalaminya. Hingga kini, tombol home iPhone saya masih berfungsi dengan baik. Saya melakukan beberapa tips sehingga tombol home smartphone saya berfungsi dengan baik.

Bagi Anda yang memiliki masalah dengan tombol home iPhone yang cepat rusak, berikut 5 Tips Mudah Untuk Melindungi Tombol Home Smartphone 


1. Aktifkan Assistive Touch Pada iPhone dan iPad


    Pernah melihat tombol transparan? Nah itulah Assistive Touch. Dengan menggunakan Assistive
    Touch, kita telah memperkecil penggunaan home button sehingga resiko kerusakan dapat
    diperkecil.
Inilah Assistive Touche
    Cara mengaktifkan Assistive Touch : Settings > General > Accessibility > Assistive Touch > On

    Cara menggunakan Assistive Touch:
a. Klik home 1 kali untuk kembali ke laman utama.
b. Klik home 2 kali untuk berpindah antar aplikasi (multitasking bar).
c. Klik device untuk merubah volume, mengunci layar, screenshot, rotate screen dsb.

2. Aktifkan Multitasking Gesture pada iPad


   
     Ini adalah cara yang asyik untuk mengoperasikan iPad. Mengapa? Karena saya hanya perlu
     memainkan jari saya di atas layar tanpa perlu menyentuh home button atau Assistive Touch.

     Multitasking Gesture yang ada di iPad adalah seperti ini:
a. Cubit layar untuk kembali ke laman utama (seperti fungsi tombol home)
b. Simpan 4 atau 5 jari Anda di layar iPad lalu gerakan ke atas, maka Anda siap untuk pindah ke aplikasi lain. (multitasking bar)
c. Simpan 4 atau 5 jari Anda di layar iPad lalu gerakan ke samping kiri atau kanan untuk pindah ke aplikasi lain. (between apps)   
     Cara mengaktifkan Multitasking Gesture : Settings > General > Multitasking Gesture > On


3. Gunakan Home Button Dalam Keadaan Darurat


    Saya hanya menggunakan home button dalam keadaan darurat. Misalnya saja saat iPhone
    sedang hang atau eror. Untuk mengoperasikan iPhone kembali, saya menekan secara bersamaan
    tombol home dan tombol off.

4. Ubah Kecepatan Home-Click


    Seperti yang kita ketahui, untuk mengakses multitasking bar, kita perlu menekan secara cepat
    home button sebanyak 2 kali. Nah, kebiasaan ini dapat mengakibatan kerusakan pada home button.
    Maka, bagi Anda yang belum terbiasa menggunakan Assistive Touch atau Multitasking Gesture,
    cobalah untuk mengubah kecepatan home-click. Caranya:
 
    Settings > General > Accessibility > Home-click Speed > Slowest

    Jadi, Anda tak perlu klik cepat 2 kali tombol home untuk mengakses multitasking bar, cukup
    pelan saja.

5. Gunakan iPhone Home Button


     Ini adalah tips yang saya sukai. Penggunaan iPhone Home Button tak hanya berfungsi untuk
     melindungi home button, namun juga mempercantik tampilan iPhone. Saya sendiri memilih
     iPhone Home Button warna hitam agar terlihat lebih klasik.

iPhone Home Button warna hitam :)
Demikian 5 Tips Mudah Untuk Melindungi Tombol Home iPhone dan iPad versi Ijaah.com.

Semoga Tips ini bermanfaat dan jagalah selalu home button smartphone-mu :)


~ Ijaah ~

Follow me on Instagram