Tuesday, June 30, 2015

Cerita Ramadhan #13 : Muhasabah



Sinar mentari kian memudar
Lembayung senja pun makin merona
Membias indah ke wajah rembulan
Yang malu-malu menyapa sang malam

Untaian bintang berkelip benderang
Menghias angkasa yang gulita
Kucoba arungi malam yang sunyi
Di dalam dzikir hatiku pada-Nya

Ya Allah... ini malam-Mu t'lah singgah
Ke dalam hati hamba-Mu yang resah
Ya Allah... lukisan malam-Mu nan megah
Iringi daku sujud dan bermuhasabah

Sinar mentari bersinar lagi
Menyapa kilauan si embun pagi
Kicau kenari sapa melati
Menjadi melodi warnai hari

Langit biru berhiaskan awan
Mengajak sang surya beranjak terang
Hangat sinarnya beri harapan
Tuk isi hari yang telah Kau beri

Ya Rabbi... siang-Mu kini kembali
Kan kucari rizqi dan taqwa diri
Ya Rabbi... kini kian aku sadari 
Kebesaran-Mu di malam dan siang hari

Ya Allah... ini malam-Mu telah singgah
Ke dalam hati hamba-Mu yang resah
Ya Allah... lukisan malam-Mu nan megah
Iringi daku sujud dan bermuhasabah

(soundcloud)

Monday, June 29, 2015

Cerita Ramadhan #12 : Waktu Kita Untuk Pembenci


Pembenci tak pernah kurang alasan untuk berkata yang buruk walau kau Malaikat. Bukankah sayang kalau kau habiskan waktu berhargamu untuknya? - Salim A Fillah
Adalah lebih baik membiarkan pembenci dengan segala kebenciannya, sebab ia sedang menggali lubang kehancurannya sendiri. Adalah lebih baik kita diam dengan segala kepasrahan kepada Tuhan, daripada membalas kebencian dengan kebencian. Adalah lebih baik lisan ini mengucap ampun pada Tuhan daripada mengumpat kata-kata kasar kepada pembenci. Apalah bedanya kita dengan pembenci jika sama-sama membenci?

Lebih baik menata diri. Karena waktu akan menjawab, siapa yang benar dan siapa yang salah.

Cerita Ramadhan #11 : Perbaikan Atau Olok-Olok?


Entah mengapa, banyak orang yang melakukan olok-olok. Baik kepada pemerintah, orang yang ahli di bidang tertentu atau kepada kawan sendiri. Akupun termasuk bagian dari orang itu. Tanpa sengaja, aku seringkali mengolok-olok, padahal sebenarnya tidak berniat demikian.

Teringat tahun lalu, saat media sosial membicarakan tentang Pemilu, banyak orang yang membela habis-habisan idolanya dan mengolok-olok lawannya. Sayangnya, banyak orang tidak bijak dalam membicarakan Pemilu ini. Ada orang yang sekadar ikut-ikutan namun tak mengerti apa yang sedang mereka bicarakan. Salah satu orang yang semangat sekali mengkritisi adalah Jonru. Meski aku tahu niatnya baik, tapi cara menyampaikan kritiknya terlalu pedas sehingga memancing olok-olok dalam bentuk gelombang raksasa. Hingga akhirnya Jamil Azzaini urun tangan untuk menasihati Jonru agar tidak berlaku demikian.

Sunday, June 28, 2015

Cerita Ramadhan #10 : Halo Camat!


Halo Camat!

Kita perhatikan kuda-kuda, yuk! Salah satu jenis mainan anak ini, banyak dijual di pasaran. Nah, ada pesan penting yang dapat kita ambil dari kuda-kuda ini. Simak penjelasan berikut.

Kuda-kuda dirancang agar anak-anak mampu bergerak secara dinamis. Gerakannya yang condong ke depan dan ke belakang, mampu membawa keceriaan pada anak-anak. Namun ada hal yang perlu kita cermati pada jenis mainan ini : kuda-kuda terus bergerak, namun mengapa tidak maju-maju?

Bergerak dan maju adalah dua hal yang saling berkelindan dalam menjalani hidup. Kita bergerak lalu melangkah maju. Hal ini menjadi penting sebab untuk menjalani hidup kita harus melangkah maju, jangan semata bergerak.

Mumpung kita semua masih berstatus sebagai camat, mari kita melangkah dan maju bersama. Melangkah menuju apa? Menuju tujuan hidup yang sebenar-benarnya. 

Cerita Ramadhan #9 : Grand Design


Laskar Pelangi telah memperkenalkan kita akan Lintang, sahabat Ikal yang sangat cerdas. Saking cerdasnya, Lintang hanya perlu memejamkan mata untuk menjawab persoalan matematika rumit sekalipun. Lintang adalah kebanggaan, permata dan masa depan. Kecerdasannya mampu membawa Lintang menuju kesuksesan dan janji hidup yang lebih baik.

Namun Lintang tidak mendapatkan kesempatan. Kesempatan hidup seperti yang Ikal dapatkan. Ikal mampu melanjutkan sekolah (meski pas-pasan), sedang Lintang tidak. Ayah Lintang meninggal dan Lintang wajib mengurus adiknya yang masih kecil. Lintang putus sekolah, banyak orang yang menyayangkan. Tapi apalah, Ia harus mengurus adiknya. Lintang memutuskan untuk melakukan hal yang praktikal.

Kisah serupa banyak terjadi di sekitar kita. Atau bahkan pada diri kita sendiri? Sebuah kesempatan dan janji hidup yang tidak didapat. Memaksa kita untuk bertanya. Mengapa?

Friday, June 26, 2015

Cerita Ramadhan #8 : Harta Sedih Jika Tidak Dimanfaatkan


Senang sekali saat membaca tulisan Teh Rosi Meilani tentang Charity Shop di Inggris. Toko tersebut menjual barang-barang bekas berkualitas baik yang berasal dari sumbangan warga atau perusahaan. Barang-barang yang dijual di toko ini beragam, dari mulai perlengkapan anak-anak hingga dewasa. Dari mulai perlengkapan sehari-hari seperti baju, tas, sepatu; hingga perlengkapan rumah seperti dekorasi rumah, spring bed, kulkas, TV dan sebagainya.

Keuntungan dari penjualan barang tersebut untuk kegiatan amal. Seperti untuk penderita kanker, jantung, bahkan untuk disumbangkan ke luar negeri. Sungguh hebat ide ini karena keuntungan terjadi di semua pihak.

Cerita Ramadhan #7 : Mengasah Qalbu


Dewasa ini, hanya sedikit dokter yang menganjurkan pasiennya untuk tidak mengonsumsi obat-obatan kimiawi. Setidaknya saya mengenal 2 orang, yakni dr. Muhammad Ali Toha (penulis buku 365 Tips Sehat Ala Rasulullah) dan dr. Zaidul Akbar. Saya sudah membaca buku dr. Ali Toha dan terkejut-kejut akan isi dari buku tersebut. Betapa sebenarnya setiap cara berwudhu dan shalat sebenarnya mengarahkan kita pada kesehatan jasmani. Sedangkan saya mengenal dr. Zaidul Akbar dari Twitter, beliau seringkali kultwit berkenaan tentang sehat alami ala Rasulullah.

Bulan lalu, saya berkesempatan bertemu kembali dengan dr. Zaidul Akbar di acara Panggung Inspirasi Bandung. Penampilan dan wajah beliau selalu mengingatkan saya kepada Maher Zain. Beliau berkelakar, bukan saya yang mirip Maher Zain, tapi Maher Zain lah yang mirip dengan saya. Heuheuy!

Wednesday, June 24, 2015

Cerita Ramadhan #6 : Taubat Bukan Hanya Karena Dosa


Alangkah berbahagianya orang yang merasa sedih kala berbuat dosa. Mulutnya bergetar, bulu kuduknya bergidik, tangannya kaku, langkahnya terseok, hatinya berdesir-desir tak tentu. Kesedihan yang merupakan sebuah tanda bahwa kebaikan dan iman pada Tuhan masih ada dalam diri. Kesedihan yang merupakan sebuah keyakinan bahwa perbuatan ini salah. Seharusnya aku tidak melakukan ini...

Sungguh mengerikan bila hati merasa tenang-tenang saja kala berbuat kesalahan. Tak ada penyesalan. Tak ada upaya perbaikan. Apakah hati ini telah mati dan terkunci?

Tuesday, June 23, 2015

7 Hal Canggih Yang Perlu Kamu Ketahui Dari ASUS ZenPower

Sebagai seorang karyawan yang dituntut beraktivitas secara dinamis, saya harus menyiapkan alat komunikasi dengan baik. Saya memilih smartphone karena memiliki fitur canggih yang memudahkan komunikasi antar karyawan. Namun sayang, kecanggihan smartphone tidak ditunjang dengan kemampuan mempertahankan daya dengan baik. Sering kali ponsel saya kehabisan daya, padahal waktu baru menunjukkan sore hari.

Terkadang saya bekerja hingga malam hari. Maka untuk memasok daya ponsel, saya menggunakan powerbank. Pertemanan antara saya dan powerbank telah terjalin selama 4 tahun lamanya. Namun nyatanya pertemanan kami tidak mulus. Seringkali powerbank yang saya beli cepat rusak, lama mengisi dan memberi daya, juga membuat ponsel saya panas.

Entah sudah berapa buah powerbank (dengan beragam merk) yang saya beli. Hingga akhirnya saya menyerah dan tidak menggunakan powerbank lagi selama 2 bulan terakhir. Maka kemanapun saya pergi, charger ponsel selalu saya bawa. Solusi ini tidak menyelesaikan masalah. Membawa charger dalam aktivitas pekerjaan adalah ribet. Selain itu saya kebingungan mencari saklar untuk mengisi daya ponsel.

Namun untunglah! Kini hadir solusi terbaik untuk mengatasi kegundahan yang saya alami. Adalah ASUS ZenPower, pahlawan pemasok daya ponsel saya. Sudah 1 minggu saya menggunakan ASUS ZenPower dan saya puas. Ponsel saya terisi daya dengan cepat. Selain itu, tidak terasa panas pada ponsel saat pengisian daya. 

Monday, June 22, 2015

Cerita Ramadhan #5 : Mensyukuri Nikmat



Segala puji bagi Allah. Kita telah memasuki hari ke-5 bulan Ramadhan. Ini artinya kita masih berada di 10 hari pertama Ramadhan. Sepuluh hari yang penuh akan rahmat Allah. Eh tapi, temanku mengartikan lain ...

Alhamdulillah ya, Zah... Lebaran 25 hari lagi..."

Tolong abaikan temanku ini.

Seperti yang kita ketahui bersama, kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan adalah layak untuk disyukuri. Di bulan ini, ada beragam kesempatan untuk beribadah dengan maksimal. Selain itu, kajian Islam dan pesantren kilat digelar di banyak tempat. Tak ketinggalan, kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga adalah hal yang sangat berharga.

Sunday, June 21, 2015

Cerita Ramadhan #4 : Mengikhlaskan Keterpaksaan


Mengenai keterpaksaan, semua orang pasti pernah mengalaminya. Ada yang terpaksa melanjutkan pendidikan di jurusan yang tidak disukai, menikah dengan orang yang tak dicintai atau bekerja di tempat yang tak diinginkan. Apapun itu contohnya, keterpaksaan terkadang memberi pahit di muka.

Keterpaksaan dialami pula oleh Ahmad Fuadi, penulis novel best seller Negeri 5 Menara. Semasa hidupnya, ia dipaksa oleh ibunda tercinta untuk melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Gontor. Padahal saat itu, Uda Fuadi -begitu sapaannya- sangat ingin melanjutkan pendidikan ke SMA negeri favorit. Uda Fuadi menerima keputusan ibunya dengan berat. Ia sangat takut tak patuh kepada ibunya. Daripada jadi malin kundang dan dikutuk jadi batu akik? Begitu kelakarnya.

Cerita Ramadhan #3 : Restoran Ini Tutup 30 Hari Selama Ramadhan


Selama Ramadhan, banyak diantara kita yang mendadak menjadi penjual. Entah itu menjual makanan untuk berbuka, kue kering, petasan hingga baju untuk lebaran. Saat sore tiba, banyak jalanan yang disulap menjadi pasar kaget, menjajakan beragam panganan manis hingga berat untuk berbuka. Supermarket penuh luar biasa. Jalanan macet.

Ilustrasi kejadian tersebut terjadi di berbagai tempat di Indonesia. Sebagai contoh, Superindo di dekat rumah dipadati pelanggan pada jam-jam mendekati berbuka. Parkiran tampak penuh. Belum lagi dengan antrian di kasir. Penah sekali waktu berbelanja sayuran di sore hari, aku kapok luar biasa.

Saturday, June 20, 2015

Cerita Ramadhan #2 : Penghujung yang Indah


Ya Allah jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya dan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikanlah sebaik-baik hariku yaitu ketika aku bertemu dengan-Mu.

Cerita Ramadhan #1 : Tentang Mereka yang Pergi


Selamat!

Siapapun yang sedang membaca ini, pastilah Allah telah anugerahi kesempatan untuk bersua dengan Ramadhan tahun 1436 H. Ada yang menyambutnya dengan suka cita, ada yang menangis penuh rasa syukur, ada yang bertasbih dan bertahmid tiada henti, dan ada yang biasa saja. Termasuk yang manakah kita? Adalah kita dan Tuhan yang lebih tahu.

Saturday, June 6, 2015

Titian Langkah Menuju Sepetang Bersama Blogger 2015

Setiap pencarian dimulai dengan keberuntungan bagi sang pemula. Dan setiap pencarian diakhiri dengan ujian berat bagi si pemenang. - Paulo Coelho (Sang Alkemis)
Pernyataan tersebut benar adanya. Aku, seorang blogger pemula, mendapatkan banyak kesempatan baik di awal merintis sebagai seorang blogger. Adalah pada tahun 2014, kali pertama aku mengikuti lomba blog, Tuhan berbaik hati menjadikanku sebagai salah satu finalis lomba blog Why Macau yang diadakan oleh Vivalog.

Tak hanya itu.

Monday, June 1, 2015

Memoles Diri Dengan Natural Make Up dan Zalora

Make up should never make you look plastic, it should only enhance the beauty that always been there. - Bobbie Brown
Natural beauty of woman in hijab :)

Dulu aku anti sekali dengan kosmetik. Sungguh, aku tak menyukai wanita yang memoles dirinya dengan topeng bewujud bedak, lipstik dan lainnya. Menor. Berlebihan. Tidak natural. Make up selalu membuat wanita terlihat cantik dari jauh namun berantakan saat dilihat dari dekat.

Aku baru mengenal make up saat masuk ke dunia kerja. Itupun terpaksa karena ibu membelikanku lipstik Wardah warna pink lovers -no. 37. Meski warna lipstik itu natural, sangat jarang aku memakainya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...