Cerita Ramadhan #12 : Waktu Kita Untuk Pembenci

by - Monday, June 29, 2015


Pembenci tak pernah kurang alasan untuk berkata yang buruk walau kau Malaikat. Bukankah sayang kalau kau habiskan waktu berhargamu untuknya? - Salim A Fillah
Adalah lebih baik membiarkan pembenci dengan segala kebenciannya, sebab ia sedang menggali lubang kehancurannya sendiri. Adalah lebih baik kita diam dengan segala kepasrahan kepada Tuhan, daripada membalas kebencian dengan kebencian. Adalah lebih baik lisan ini mengucap ampun pada Tuhan daripada mengumpat kata-kata kasar kepada pembenci. Apalah bedanya kita dengan pembenci jika sama-sama membenci?

Lebih baik menata diri. Karena waktu akan menjawab, siapa yang benar dan siapa yang salah.



***

Ini adalah cerita ke-duabelas dari rangkaian Cerita Ramadhan yang ditulis selama bulan Ramadhan

***

~ Ijaah ~

You May Also Like

0 comments

Terimakasih sudah berkunjung di Ijaah. Silakan tinggalkan komentar di bawah ini :)