Cerita Ramadhan #26 : Tentang Kebajikan Dalam Al-Qur'an

by - Tuesday, July 14, 2015


Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
QS. Al-Baqarah (2) : 177

Salah seorang temanku berkata kalau Al-Qur'an itu bocor... bocor... (meniru tagline salah satu iklan cat tembok). Mengapa? Sebab Al-Qur'an memberitahu segala hal yang harus kita lakukan, dari hal kecil sampai hal besar, untuk menjadi hamba yang selamat dunia akhirat.

Sedikit contoh dari 'bocor' itu adalah ayat ke-177 Surat Al-Baqarah yang menyebutkan tentang orang-orang yang melakukan kebajikan. Kita telah diberi contoh secara gamblang untuk menjadi hamba yang melakukan kebajikan, sehingga tugas kita adalah mengikuti anjuran tersebut.

Salah seorang temanku juga pernah berkata bahwa Al-Qur'an tetap asyik dibaca dan ditelaah sampai kapanpun. Hal ini terjadi oleh sebab rahasia yang terkandung dalam Al-Qur'an.

Semoga kita selalu menjadi hamba yang melakukan kebajikan. Jika di tengah perjalanan banyak rintangan yang menghadang, mengadulah kepada Allah, berdzikir dan meminta pertolongan pada-Nya. Tiada yang lebih hebat dan indah selain pertolongan Allah.

***

Ini adalah cerita ke-duapuluhenam dari rangkaian Cerita Ramadhan yang ditulis selama bulan Ramadhan. 

***

~ Ijaah ~

You May Also Like

1 comments

Terimakasih sudah berkunjung di Ijaah. Silakan tinggalkan komentar di bawah ini :)