Cerita Ramadhan #27 : Masih Ada Waktu

by - Wednesday, July 15, 2015



Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa."
Yaitu mereka yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya, dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.
dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.
(QS. Ali-Imran (3) : 133-135)


Sudahkah kita menjadi pribadi demikian?

Tak ada yang berani berkata 'Ya'

'Masih Ada Waktu' karya Ebiet G Ade membuatku berpikir banyak. Sudah seberat apa bekalku untuk perjalanan abadi? Sudah sejauh mana upayaku untuk menjadi hamba yang cinta syukur? Sudahkah aku menjadi hamba-Nya yang berharap, pasrah, yakin hanya pada-Nya? 

Meski banyak sekali keburukan dalam diri, teruslah berupaya menuju kebaikan. Lakukan perbaikan, berbenah. Selagi ada waktu. 

Ya, selagi ada waktu.



Sampai kapankah gerangan waktu yang tersisa? 

Semuanya menggeleng, semuanya terdiam, semuanya menjawab tak mengerti.
Yang terbaik hanyalah segeralah bersujud. Mumpung kita masih diberi waktu.

***

Ini adalah cerita ke-duapuluhtujuh dari rangkaian Cerita Ramadhan yang ditulis selama bulan Ramadhan. 

***

~ Ijaah ~



You May Also Like

0 comments

Terimakasih sudah berkunjung di Ijaah. Silakan tinggalkan komentar di bawah ini :)