Sunday, December 27, 2015

Embara Negeri Van Oranje : Sebuah Ulasan


Negeri Van Oranje
2015
Produksi : Falcon Pictures
Sutradara : Endri Pelita
Penulis Skenario : Titien Wattimena
Aktor : Abimana Aryasatya, Tatjana Saphira, Arifin Putra, Ge Pamungkas, Chicco Jerikho

Jika ada yang bertanya tentang film yang paling saya tunggu di akhir tahun ini, dengan tegas saya menjawab : Negeri Van Oranje. Film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama ini telah memikat saya sejak mengetahui nama aktor dan aktris yang memerankan film ini. Pilihan aktor yang tepat dengan karakter di novel! Tak hanya itu, saya sungguh penasaran dengan gambaran kota-kota yang ada di negeri Belanda.

Ketertarikan saya terhadap film ini semakin menjadi-jadi saat melihat trailer Negeri Van Oranje. Terlihat dengan jelas bahwa film ini akan seru dan penuh warna. Sungguh, saya harus menonton film ini!




Film yang diproduksi oleh Falcon Pictures dan disutradarai Endri Pelita ini menceritakan kisah persahabatan lima mahasiswa Indonesia di negeri Belanda. Kelimanya sepakat untuk menamakan diri mereka AAGABAN (Aliansi Amersforth GAra-gara BAdai di Netherlands). Anggota Aagaban terdiri dari Lintang yang berkuliah di Leiden, Wicak di Wageningen, Daus di Utrecht, Geri di Den Haag dan Banjar di Rotterdam. Persahabatan yang dibumbui percintaan dan rahasia ini, ditutup dengan terungkapnya rahasia Geri dan pernikahan Lintang dengan salah seorang anggota Aagaban.

Sebagai seorang penonton yang sebelumnya telah membaca novel Negeri Van Oranje, saya menilai bahwa film ini cukup mewakili isi novel. Kelucuan, romantisme dan kuatnya persahabatan mereka tergambarkan dengan jelas. Meski tentu saja ada penambahan dan pengurangan skenario dalam film, hal tersebut tidak mengurangi cerita inti. Seperti misalnya penambahan adegan perkelahian dengan pencopet dan pengurangan cerita mengenai kesibukan Lintang di PPI Belanda.

ki-ka : Daus, Banjar, Lintang, Wicak, Geri

Bagaimana film ini menurut saya?

Bagus dan keren, namun kurang greget. Barangkali karena ekspektasi saya yang berlebihan, sehingga pada saat menonton film ini, saya merasa biasa saja. Saya sulit mendeskripsikan kurang greget-nya di bagian mana. Untuk itu saya hanya bisa menyampaikan bahwa ekspektasi saya pada film ini terlalu berlebihan.

Menurut Raja Lubis yang juga merupakan movie blogger, ia kurang greget dengan akting dari Tatjana Saphira yang menurutnya tidak bisa mengimbangi akting dari Ge Pamungkas, Abimana, Arifin Putra dan Chicco. Selain itu, porsi pengenalan karakter dalam film ini terlalu lama. Namun saya tidak melihat hal tersebut. Barangkali karena saya bukanlah seorang kritikus film. Film bagi saya adalah untuk hiburan dan kalaupun saya harus mengkritik, hanya sebatas bungkusan luarnya.

Pengambilan gambar kota-kota di Belanda dalam film ini sukses membuat saya terpana. Saya seperti diajak mengembara di setiap sudut negeri Belanda, dari mulai dari Den Haag, Leiden, Utrecht, Rotterdam dan Wageningen. Musik dalam film ini juga pas menurut saya, ada sentuhan organ dan edm yang mencirikan kolaborasi unik antara klasik dengan modernitas.

Secara keseluruhan, saya menilai bahwa film ini bagus. Saya juga tidak akan menolak untuk menonton film ini kembali, sebab saya ingin dimanjakan kembali dengan keindahan suasana kota-kota di negeri Belanda :).

Ucapan terimakasih saya haturkan kepada IM3 Ooredoo yang telah mengajak saya dan anggota Blogger Bandung untuk menyaksikan film Negeri Van Oranje. Saya sangat terhibur dan akan dengan segera menyebarkan virus pada kawan-kawan untuk menonton film ini. Sebab film Indonesia harus didukung, caranya adalah dengan menonton di bioskop.

Ada yang sudah nonton Negeri Van Oranje juga? Bagaimana menurut kalian?



~ijaah~

60 comments :

  1. Setuju dengan ulasan di atas.

    Aku suka banget sama film NVO, jadi pengen keliling dunia bareng sahabat saya ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga teh... Huhu seru ya keliling Eropa bareng sahabat atau pasangan hidup gitu :D

      Delete
  2. Pingin nonton film ini tp sayang di tempat saya ngak ada bioskop. Cuma baru liat trailernya doank.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak. Semoga saja ada movie roadshow semacam itu. Atau sembari liburan ke Bandung saja, saya ajak jalan-jalan kemudian nonton bagaimana? :)

      Delete
  3. Sama sihh, karena aku juga baca bukunya. Beberapa ada yg sreg, terutama Tatjana-nya. Lempeng amat ya sist --" cantik sih emang, tapi yaaa gitu deh terlalu jaim kalo menurutku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya setuju... Terlalu Tatjana banget. Karakter Lintang kan supel dan ceria.

      Delete
  4. waah... satu lagi film lokal bergenre komedi romantis... ngga "berat" sepertinya bisa di nikmati bareng pasangan ya :)

    ReplyDelete
  5. Sampai hari belum juga nonton euy :( soalnya kemana-mana tetap bawa krucil, jadi kan ya gak mungkin dianya ikutan nonton film untuk remaja ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jangan sih hehe. Soalnya ada satu adegan yang bakal bikin kaget anak-anak :D

      Delete
  6. Rating Mbak Zahra berapa untuk film ini? Hari ini saya dua kali baca review Negeri van Oranje dan dua kali juga pengen nonton plus pengen ke Belanda. HAHAHA

    Semoga kesampaian nonton dan bisa ke Belanda. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rating ala ala aku 7.9 sih, haha nanggung amat :p

      Iya akupun gitu, jadi pengen ke Belanda :)

      Delete
  7. belum nonton pasti harus segera nonton, trims reviewnya

    ReplyDelete
  8. klo liat trailernya film ini biasa aja. Belum tertarik buat nntn. Atau krn aku sukanya film action yah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah bisa jadi mba hehe. Kalau aku sih karena suka drama jadi menurutku trailernya oke :D

      Delete
  9. Aku kemarin batal nonton. Huhuhu. Semoga masih sempat. Sukaaaa sama bukunya juga :)

    ReplyDelete
  10. Too much drama kl buat yg prnh sekolah di sono ya kyknya biasa aja apa hidup saya aja ya yg biasa aja hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya karena fiksi ya mba, jadi sesuka hati penulis untuk menceritakannya. Tapi menurutku dramanya standar sih. Cerita tentang persahabatan yang dibumbui cinta dan rahasia salah satu anggotanya.

      Delete
  11. Nunggu muncul di TV saja....intinya kisah ranah seberang biasanya menarik. Hanya ya...kadang ada yg sengaja didramatisir...spt kata turiscantik. Bahkan untuk kisah nyata...tapi namanya juga novel ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di endingnya, Lintang milih siapa Neng?

      Moga2 Chicco Jerikho yak

      Delete
  12. setujuh deh ma reviewnya. cuci mata yaa. mdh2n nanti ada nobar dan halan-halan seru blogger bandung hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh. Sampai ketemu lagi di acara selanjutnya :)

      Delete
  13. Wah, jadi ga sabar pengen segera nonton filmnya. Tx Ijah, untuk ulasannya yang cantik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayu teh. Kemaren aku sama Teh Ulu nontonnya :D

      Delete
  14. Hmmm .. jadi pengen ke Belanda. Eh tapi apa Abinama nggak terlalu 'senior' ya jika digabung ama pemain lain? :)

    ReplyDelete
  15. ulasannya cantik, jadi penasaran deh.

    Thanks, Jah

    ReplyDelete
  16. filmnya biasa aja, Jah. cerita klise. cukup menghibur aja tapinya. film buat senang-senang dan selewat doang, gak meninggalkan kesan.

    ReplyDelete
  17. Abimana makin laris aja ya di dunia perfilman, salut sama dia karena setelah berkeluarga malah makin bersinar. Pengin bisa seperti dia, d jalurku sendiri tapi he3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya makin bersinar setelah berkeluarga. Dulunya dia sempat jatuh, tapi sekarang bersinar terus :D

      Delete
  18. Belum nonton :D
    Saya bar tau klo ini ada novelnya hihihihi *malus*

    ReplyDelete
  19. buatku malah Tatjana ini jadi nilai minus di film ini teh, soalnya aktingnya bener-bener garing, padahal yang lain udah lumayan ya ^_~ di film ini favoriteku malah Abimana padahal yang lain pada suka Chico ya hihiii btw nice to meet u teh :) semoga lain kali bisa ketemu lagi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku suka semuanya hahaha. Tatjana menang cantiknya hehe.

      Nice to meet you too teh :)

      Delete
  20. Salah satu film yang kutunggu juga, selain AADC2 tentu saja :D

    ReplyDelete
  21. Ah euy belum nonton.. 😰😰
    Ini salah satu novel paporit padahal...

    Dan kayaknya emang kalo nonton film yang diadaptasi dari novel pasti ada aja yg kurang ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kang. Ada bbrp part yg bikin kecewa. Tp scr keseluruhan menurutku okelaah :D

      Delete
  22. Aku udah nonton nihhh tapi karena ngga baca bukunya, jadi ngga ekspek apapun sama sekali. Jadi pengen baca bukunya! Cerita cintanya kurang greget, tapi latar tempatnya bikin pengen!

    ReplyDelete
  23. Karena aku belom baca bukunya *langsung nangis di pojokan* kayaknya amanlah ya nontonnya terlebih tanpa espektasi.

    ReplyDelete
  24. Ayooo ke Belanda trus mampir ke rumahku, Zahra... Deket banget, lho... :) ira

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung di Ijaah. Silakan tinggalkan komentar di bawah ini :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...