Menanti Suami di Coban Rondo

2 comments:
Alkisah, tersebutlah sepasang muda mudi yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mereka adalah Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma yang berasal dari Gunung Anjasmoro. Keduanya hidup dalam pernikahan yang penuh kebahagiaan. Pada suatu ketika, Dewi Anjarwati mengajak sang suami berkunjung ke Gunung Anjasmoro. Namun niat Dewi Anjarwati tersebut mendapat penolakan dari orang tuanya sebab kedua mempelai baru menikah selama 36 hari (selapan).
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, pasangan pengantin yang belum memasuki masa selapan tidak diperkenankan untuk bepergian jauh karena sesuatu yang buruk akan menimpa mereka. Namun kedua mempelai mengabaikan anjuran orang tua Dewi Anjarwati dan bersikeras untuk melanjutkan perjalanan ke Gunung Anjasmoro. 
Di tengah perjalanan, keduanya dikejutkan oleh kehadiran Joko Lelono yang tidak jelas asal usulnya. Nampaknya Joko Lelono terpikat pada pesona kecantikan Dewi Anjarwati dan berniat untuk merebutnya dari sang suami. Perkelahian antar lelaki tak terhindarkan. Kepada punakawan, Raden Baron Kusuma menginstruksikan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di sebuah tempat yang ada coban-nya (air terjun). Perkelahian berlangsung sengit dan pada akhirnya kedua lelaki yang berselisih itu gugur. 
Dewi Anjarwati selalu menanti kehadiran sang suami, namun lelaki yang dicintainya itu tak pernah datang. Maka resmi sudah Dewi Anjarwati menjadi seorang rondo (janda dalam bahasa jawa). Konon di atas batu besar yang terletak di bawah air terjun, Dewi Anjarwati duduk merenungi nasibnya. [end]



Coban Rondo

Barisan kalimat legenda Coban Rondo menyambut kami. Betapa ini adalah kisah yang teramat pedih. Baru saja resmi berstatus istri, dalam sekejap Dewi Anjarwati menjadi janda. Jika memang kisah ini benar adanya, setiap wanita pasti mengamini bahwa hati sang Dewi pilu sepilu-pilunya.


Memasuki kawasan Coban Rondo, jajaran pepohonan tinggi serta jalanan yang mulus menyambutku. Hal ini mengejutkan, sebab biasanya akses menuju air terjun itu berat, misalnya seperti akses menuju Madakaripura atau Curug Malela.

jalan menuju Coban Rondo

Coban Rondo adalah tempat yang ramah bagi semua usia. Akses jalan yang mudah serta pengelolaan yang baik dapat dinikmati oleh setiap pengunjung. Maka bagi Anda yang ingin mengajak anak-anak atau bahkan kakek nenek berwisata di air terjun, Coban Rondo bisa menjadi pilihan.

mengajak anak ke Coban Rondo

Semakin dalam memasuki kawasan air terjun, kita dapat melihat monyet yang bergelantungan di pepohonan. Pengunjung diperbolehkan memberi makan kacang atau kudapan lain kepada monyet. 

monyet di Coban Rondo

Saat melihat kucuran air terjun dan anak-anak yang sedang basah-basahan, aku sangat ingin turut serta. Namun mengingat terbatasnya waktu, aku harus menepis keinginan itu. Ah, melihat tubuh gempal dan keceriaan anak-anak bermain air saja rasanya sudah cukup.

nggemes!

Fasilitas di Coban Rondo dikelola dengan sangat baik, bahkan toiletnya pun bersih. Selain air terjun, kawasan ini memiliki tempat khusus untuk flying fox dan menjadi tempat favorit untuk camping.

Kabarnya, ada 2 air terjun lain selain Coban Rondo yang ada di kawasan ini. Mereka adalah Coban Manten dan Coban Dudo. Duh, namanya kompakan ya!

Bagaimana akses menuju Coban Rondo?

Aku dan rekan-rekan menggunakan bis sewa dari Surabaya ke Batu dengan total waktu tempuh berkisar 3,5 jam. Dari Batu, perjalanan masih dilanjutkan sekitar 12 km menuju Coban Rondo. Jalan yang menanjak serta tikungan tajam membuat kami beberapa kali tercekat. Meski begitu, sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan cantik kota Batu dari atas bukit.

Sebagai catatan, petunjuk arah menuju Coban Rondo ini mudah ditemukan. Untuk kendaraan umum, kita dapat menggunakan bus jurusan Malang-Kediri via Pujon.

Oya, aku memilih menggunakan pesawat dari Bandung menuju Surabaya. Di era modern seperti sekarang ini, menemukan pilihan penerbangan yang sesuai dengan keinginan (budget) sangatlah mudah. Kita hanya perlu melakukan sedikit survey di beberapa website pencarian tiket dan setelah itu selamat membandingkan harga!

Aku sering melakukan perbandingan untuk bisa mendapatkan tiket pesawat murah. Perbedaan harga yang hanya selisih Rp. 50.000,- saja sangat diperhitungkan. Dan setelah berselancar kesana kemari, aku menemukan website yang sangat membantuku dalam menemukan harga tiket pesawat promo dan murah. Website itu adalah tiket2.com!

Insya Allah, untuk pemesanan tiket pesawat untuk liburan di bulan Januari nanti (bersama suami, insya Allah), aku akan berupaya dengan sebaik-baiknya untuk menemukan tiket pesawat yang paling terjangkau. Salah satunya dengan mencari tiket pesawat di tiket2.com.

Oya kembali ke legenda Coban Rondo di atas. Cerita tersebut mengingatkan kita tentang pentingnya patuh pada nasihat kedua orang tua. Tapi nganu... kalau memang harus manut pada aturan itu, wisata honeymoon-nya harus ditunda dulu sampai masa selapan (sebulan menikah) berakhir donk ya?

Mmmmm...


~ Ijaah ~

Tercerabut

6 comments:
Source here

Entahlah.

Ada bagian dalam hidupku yang hilang, tercerabut. Entah kapan itu semua bermula, terjadi begitu saja. Sebuah kebersamaan yang terjalin begitu harmonis, kini terasa sangat hambar. Biasanya, tak ada satu hari tanpa kabar, tak ada satu kegiatan tanpa saling ajak.

Renggang. Ada jarak yang memisahkan kami. Padahal kami masih sering bertemu, masih satu naungan, masih dalam kota yang sama. Adakah salahku, kawan? Kita masih bertegur sapa tentu saja, tapi ada ruang kosong dalam persahabatan ini yang sungguh tak aku pahami apa alasannya.

Adakah perkataan atau perbuatanku yang melukaimu?

Untuk membicarakan ini saja lidahku begitu kelu. Aku tak mampu bertanya padamu, pasal apakah yang membuat keakraban ini tercerabut. Bahkan untuk menceritakan kebahagiaanku saja aku tak mampu.
Berkali-kali aku mencoba untuk menyapa dan bertanya dengan riang seperti biasa, tapi yang kurasa adalah kehampaan dalam jawabanmu. Bahkan pada saat berkata bahwa aku akan segera dikhitbah, kau menjawab seadanya. Terlalu besar jarak ini, dan aku tak pernah menyangka bahwa episode ini akan datang pada persahabatan kita.

Apakah karena tugasku sekarang membuat kebersamaan kita tak lagi sama?

Kuantitas pertemuan kita barangkali memang tak akan sama seperti dulu, namun itu seharusnya tidak menjadi alasan kerenggangan ini. Persahabatan bagaimanapun akan tetap terjalin meski tak sering bertemu.

Aku harus membicarakan ini denganmu, kawan. Namun tidak sekarang, sebab aku sedang mengumpulkan keberanianku untuk dapat berbicara denganmu.

Besar harapku kita seperti dahulu kembali. Tuhan sedang mengujiku dengan ini. Sungguh, kenikmatan persahabatan itu luar biasa indahnya. Maka bagi siapapun yang membaca ini, jagalah sahabatmu.

Sahabat adalah pelangi, kenikmatan yang Tuhan beri.


Palembang, 26 Oktober 2016


~ijaah~

Berguru Kepada Ibu Atalia

10 comments:
Mulailah dari sesuatu yang kecil, nyata, dekat, aplikatif dan memiliki dampak. Pahlawan tak semata berbentuk uang dan materi, tetapi ia memiliki eksistensi dan kontribusi nyata. Mulailah dari diri kita dan dari hal-hal kecil yang kita bisa. Itulah ide saya untuk perempuan sebagai pahlawan keluarga dan masyarakat

Seorang kawan berkata demikian dalam sesi pelatihan Public Speaking bersama Indari Mastuti dan Ibu Atalia Kamil beberapa waktu yang lalu. Ia menggambarkan bahwa perempuan tak semata urusan dapur, sumur dan kasur. Ia dapat mewujud menjadi sosok yang penting dalam masyarakat dengan kemampuan serta kecerdasan yang dipunya.

Bagiku pelatihan ini tak semata sebagai bentuk pencarian ilmu, tapi juga sebagai momen untuk berkontemplasi. Satu. dua, lima. sepuluh, dua puluh tahun lagi, akan menjadi perempuan seperti apakah aku?

Bertemu dengan banyak perempuan dengan berbagai profesi membuatku semakin yakin bahwa profesi ibu adalah pemicu bagi kompetensi lain yang ada dalam diri. Ada banyak di antara mereka yang justru melesat saat telah membina keluarga. Ya, menikah dan membangun keluarga bukanlah penghalang bagi kaum perempuan untuk berkarya.

Cerminan perempuan berdaya semakin kentara saat Ibu Atalia Kamil memberi inspirasi. Ia berkata bahwa perempuan harus memiliki kepercayaan diri dan komunikasi yang baik. Dengan begitu, perempuan dapat membantu suami untuk melesat lebih jauh. Seperti halnya Pak Ridwan Kamil yang merasa terbantu oleh kepandaian Ibu Atalia. Mereka bergerak bersama-sama.




Ibu Atalia sangatlah cantik, berkarakter dan memiliki pembawaan yang tenang. Seluruh materi Public Speaking yang Ibu Atalia sampaikan sangat bernas, seluruhnya berlandaskan pada ilmu komunikasi yang Ibu Atalia sedang tempuh saat ini.

Beliau menceritakan kisahnya yang dulu sangat pemalu. Namun semua berubah saat beliau meniatkan untuk berani dan melatih diri untuk semakin percaya diri. Silakan belajar berkomunikasi hingga kemanapun, namun itu semua akan kandas bila tidak ada keinginan kuat dalam diri untuk berani tampil di muka umum.

Persiapan. Latihan. Itulah dua kata yang Ibu Atalia titipkan pada kami untuk menjadi pembicara yang handal. Adapun tips lain yang beliau paparkan adalah :
  1. Bicara penuh percaya diri
  2. Bicara dengan tempo dan irama yang tegas.
  3. Variasikan suara.
  4. Berhenti sejenak untuk bicara pada poin penting (ulangi lagi).
  5. Hindari padding (mm, ee, eh) dengan cara bicara pelan-pelan.
  6. Manajemen gugup (berhenti sejenak, tarik nafas perlahan-lahan, tatap mata audience dan konsentrasi.
  7. Ingat selalu 4 poin penting : penampilan, postur, sikap tubuh dan kontak mata.
Sejatinya, seluruh materi yang Ibu Atalia sampaikan pernah aku dengar sebelumnya. Namun dengan secara langsung melihat dan mendengar Ibu Atalia saat menyampaikan materi, ada energi tersendiri yang menggeliat dalam diri. Aku ingin seperti Ibu Atalia, tampak tenang saat di muka publik, memiiki pesona yang menghipnotis.

Dilatih langsung oleh Mba Indari dan Ibu Atalia adalah pengalaman yang sangat berkesan. Belum lagi dengan keberuntungan oleh sebab dipertemukan dengan perempuan-perempuan yang berdaya. Ah, rasanya tak cukup rasa terima kasihku untuk Yasinta yang sudah mengajak diriku mengikuti acara ini. Berkah terus Yas, semoga semakin baik dan sukses ke depannya ya :)



~ ijaah ~

Sense And Sensibility

4 comments:

Pernahkah aku menceritakan pada kalian bahwa aku sangat menyukai karya Jane Austen dan semua film adaptasinya? Aku jatuh hati pada kisah cinta yang berbalut kesopanan dan kelembutan, aku cinta pada cara wanita abad ke-18 bertutur kata, berpakaian dan berinteraksi dengan lawan jenis, aku suka pada kuda-kuda yang menari di ladang hijau.

Sebelumnya aku pernah menulis tentang Elizabeth Bennet dan Mr. Darcy yang merupakan karakter utama dalam Pride and Prejudice. Pride bagi Mr. Darcy dan Prejudice bagi Elizabeth. Kali ini aku ingin menceritakan kisah cinta dari Elinor dan Marianne dalam Sense and Sensibility. Sense bagi Elinor dan Sensibility bagi Marianne.

Kisah dibuka dengan wafatnya Mr. Dashwood yang meninggalkan satu anak lelaki dari istri pertamanya (John Dashwood), istri kedua (Mrs. Dashwood) dan tiga anak perempuan dari pernikahan kedua (Elinor, Marianne dan Margaret). Berdasarkan hukum yang berlaku pada saat itu, Mr. Dashwood harus mewariskan rumah di Norland, yang merupakan tempat tinggal Mrs. Dashwood dan ketiga anaknya, kepada John Dashwood. Hal ini menimbulkan kegelisahan pada Mrs. Dashwood. Kemanakah mereka harus pergi dan tinggal?

Meski Mrs. Dashwood dan ketiga anaknya harus keluar dari rumah Norland, John diminta oleh Mr. Dashwood untuk menafkahi mereka. Hal ini tentu saja disetujui oleh John. Segera setelah ayahanda meninggal, John dan Fanny pergi ke Norland untuk mendiami rumah tersebut.

Kedatangan John dan istrinya (Fanny) di Norland rupanya membawa kesedihan bagi Mrs. Dashwood, apalagi dengan perangai Fanny yang kurang baik. Untung saja datanglah Edward Ferrars, adik kandung dari Fanny yang membawa keceriaan dalam keluarga Mrs. Dashwood. Edward pun berhasil memikat hati Elinor, dan keduanya pun menjalin hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan. Demi melihat itu, Fanny berusaha memisahkan mereka dengan mengirim Edward kembali ke London dan menyegerakan Mrs. Dashwood untuk pergi dari Norland.

Elinor dan Edward

Perpisahannya dengan Edward jelas menimbulkan kepedihan di hati Elinor, apalagi saat mengetahui bahwa Edward telah bertunangan dengan Lucy. Demi mendengar itu, Elinor berupaya untuk mengubur perasaan cinta pada Edward sedalam-dalamnya.

Namun pada akhirnya Edward datang kembali kepada Elinor dan menyatakan perasaan cintanya. Edward mengatakan bahwa hubungannya dengan Lucy hanyalah hubungan masa remaja tanpa harapan. Nyatanya, Lucy menikah dengan Robert Ferrars, adik kandung Edward. Elinor dan Edward yang saling mencintai satu sama lain, pada akhirnya menikah dalam keluarga yang bahagia.

Sedang Marianne, ia jatuh hati pada Mr. Willoughby yang membawa keceriaan pada hidupnya. Keduanya bertemu pada saat Mrs. Dashwood dan keluarga pindah ke Devonshire. Pada saat yang bersamaan, Colonel Brandon yang usianya terpaut jauh dengan Marianne, mencintai wanita itu. Marianne jelas memilih Mr. Willoughby dan mengacuhkan Colonel Brandon.


Namun sayang, Mr. Willoughby tiba-tiba meninggalkan Marianne. Marianne putus asa dan kecewa yang berkepanjangan. Tanpa disengaja, Marianne melihat Mr. Willoughby sedang bersama wanita bangsawan di sebuah pesta dansa. Marianne semakin larut dalam kepedihan dan jatuh sakit.

Sejak awal, Elinor merasa ada yang ganjal dengan sikap Willoughby. Rupanya, Willoughby bukanlah seorang pria terhormat. Kabar ini datang dari Colonel Brandon, yang mana anak angkatnya dibawa kabur oleh Willougby dan melahirkan seorang bayi. Kejadian kelam ini membuat Willoughby kehilangan hak warisan dari keluarganya. Atas dasar itulah Willoughby mendekati wanita kaya demi mendapat kekayaannya. Elinor lega bukan kepalang. Marianne selamat dari pesona jahat Willoughby.

Colonel Brandon menemani masa-masa kritis Marianne dan melakukan apapun agar Marianne selamat. Pada akhirnya, Marianne sadar bahwa lelaki yang benar-benar mencintainya adalah Colonel Brandon. Marianne menerima pinangan Brandon dan keduanya pun menikah.


Elinor dan Marianne. Sense and Sensibility. Aku seperti diajak untuk melihat bahwa cinta ada beragam bentuknya. Ada yang penuh kelembutan, ada yang penuh gairah dan ada yang perlu pembuktian. Elinor dan Edward menikah karena perasaan cinta yang lembut. Sedang Marianne menerima pinangan Colonel Brandon sebab lelaki itu mencintai Marianne sepenuh hati. Marianne luluh oleh pembuktian cinta dari Colonel Brandon.

Melihat film ini, aku diajak kembali untuk menikmati keindahan gaun-gaun pada abad ke-18 yang sangat indah. Aku selalu suka saat para wanita itu berlari-lari di padang rumput dengan gaun yang diangkat sehingga tampak jelas bahwa mereka mengenakan celana dan rok dalam. Lihatlah, betapa sopannya mereka dalam berbusana.

Aku pun menyukai sepatu yang mereka gunakan. Ada yang mengenakan sepatu boots, ada pula yang menggunakan sepatu heels dengan permukaan yang datar (sesuai pada zamannya). Untuk dapat bergaya seperti wanita abad 18, pilihlah gaun atau gamis dengan warna-warna vintage. Untuk sepatu, pilihlah warna-warna netral seperti hitam atau cokelat.

Oya terkait dengan sepatu heels, saat ini jenisnya semakin beragam. Ada yang namanya high heels, wedges dan platform heels. Terdapat banyak marketplace yang menjual sepatu high heels murah, namun aku ingin memperkenalkan pilihan marketplace berikut.


MatahariMall. Di sana, kita bisa menemukan pilihan beragam sepatu high heels murah, pun begitu dengan pilihan gaun. One stop shopping, dalam sekali berselancar kita bisa menemukan barang yang kita inginkan.

Siap bergaya seperti wanita abad ke-18?

Aku siap ツ

Aku pun siap untuk menyambut kisah cintaku seindah yang digambarkan oleh Jane Austen dalam novel-novelnya.
Duh!

~ijaah~

Tips Perjalanan : Riasan Natural Hingga Asuransi Untuk Perjalanan

No comments:
Mandy Moore as Jamie Sullivan

"Makeup should never make you look plastic, it should only enhance the beauty that always been there." - Bobbie Brown

Adakah yang menginat film A Walk To Remember? Film romantis yang kerap mengundang tangis ini dibintangi oleh Mandy Moore yang berperan sebagai Jamie Sullivan, seorang gadis sederhana yang cantik dan cerdas. Sejak awal menyaksikan film ini, aku langsung jatuh hati pada gaya busana dan riasan Jamie. Sederhana, natural dan elegan.

Jamie selalu berpenampilan sopan, sederhana, cantik dan tidak pernah dandan berlebihan. Itulah yang justru membuat Jamie terlihat sangat menarik. Riasan minimalis yang digunakan Jamie telah menjadi acuan bagiku saat merias wajah. Saat hendak bekerja, pergi ke pesta pernikahan, saat sedang dalam perjalanan, aku selalu ingin berdandan minimalis. Bahkan saat menikah nanti, aku ingin berdandan minimalis.

Saat sedang dalam perjalanan misalnya, pilihan riasan yang terbaik adalah riasan natural. Sebab riasan ini tidak memberatkan wajah, namun masih tampak bagus saat berfoto. Cukup dengan menggunakan pelembab, sunblock, bedak, lipstik dan eyeliner, aku sudah siap untuk melakukan perjalanan. Dalam perjalanan, akan ada banyak hal yang tidak terduga, maka janganlah memberatkan diri dengan riasan berlebihan sebab itu akan sangat tidak menyenangkan. Sungguh tidak mengenakan bukan saat riasanmu luntur karena derasnya keringat yang mengucur saat kamu sedang dalam perjalanan?

Selain riasan natural, hal lain yang perlu diperhatikan saat dalam perjalanan adalah asuransi travelling. Dan ya, aku sepakat bahwa asuransi travelling itu banyak macamnya. Sebagai seorang yang awam mengenai asuransi, tentunya kita membutuhkan seseorang atau sesuatu yang dapat menjelaskan kepada kita mengenai asuransi perjalanan sehingga kita dapat memilih mana produk asuransi travelling yang cocok dengan kita.

Source : futuready.com

Untuk menemukan manakah asuransi travelling yang terbaik, kita bisa melihat dan membandingkan beragam produk asuransi di Futuready yang dapat aku gambarkan seperti supermarket asuransi. Kita bisa melihat, mencari informasi dan memilih sendiri asuransi yang kita inginkan. Bukankah ini sesuatu hal yang memudahkan?



Futuready adalah broker asuransi online yang memudahkan masyarakat untuk mengakses asuransi lewat media digital futuready.com. Sejak tahun 2015 Futuready memegang lisensi resmi dari OJK dan merupakan asuransi online pertama yang memegang lisensi tersebut.

Futuready adalah bagian dari AEGON Group yang merupakan salah satu perusahaan asuransi terbaik dunia yang berbasis di Den Haag, Belanda. Dan untuk saat ini, Futuready telah membuka kantor Digital Start up di Jakarta.

Bergerak sebagai 'supermarket asuransi', Futuready memilihkan pada kita produk-produk asuransi terbaik dari perusahaan asuransi terkemuka, juga menawarkan informasi yang ringkas, jujur dan tidak memihak. Futuready tidak membuat produk asuransi sendiri dan untuk setiap informasi dan saran yang diberikan tidak akan dikenakan biaya apa pun. Oya yang menarik dari website Futuready adalah kita akan disajikan dengan pilihan konten yang menarik seperti artikel mengenai asuransi, keuangan, bisnis dan juga kesehatan.

Kini, kita tak perlu lagi sulit mencari, membandingkan dan membeli produk asuransi. Sebab di Futuready asuransi menjadi lebih mudah : cari dan bandingkan produk asuransi, beli langsung produk asuransi secara online di website Futuready.
Do you ever wonder why all consumer products are sold by supermarkets, all except financial products? 
Persiapkan diri sebaik-baiknya dengan asuransi perjalanan. Sebab itu adalah hal yang sangat penting sebagai antisipasi bila suatu hal tidak menyenangkan menimpa diri maupun barang bawaan kita. Tentu saja tidak mau bukan hanya sebab koper hilang, seluruh pakaian dan make up ikut lenyap sehingga liburan terasa berantakan? Dengan adanya asuransi, kamu bisa mengantisipai hal-hal buruk tersebut.

Yuk, mari bijak dalam perjalanan. Pilih asuransimu di Futuready ya! :)



~ijaah~

Jatuh Hati Pada Mr. Darcy ❤

No comments:

 You have bewitched me body and soul. And I love, I love you. I never wish to be parted from you from this day on.
Mr. Darcy 

Perempuan mana yang tak luluh hatinya saat seorang pria berkata demikian? Adalah Elizabeth Bennet yang pernah mendengarnya. Perkataan itu, telah meruntuhkan segala prasangka buruk Elizabeth yang dialamatkan kepada Mr. Darcy. Lelaki itu, tak seburuk dan seangkuh yang dibayangkan Elizabeth. Lelaki itu, justru berbuat segalanya hanya untuk Elizabeth.


Faktanya adalah, kau sudah lelah menerima kesopanan, kehormatan, dan perhatian yang berlebihan. Kau sudah muak dengan para wanita yang berbicara, memandang, dan berusaha keras untuk mencari persetujuan darimu. Lalu aku datang, dan kau langsung tertarik karena aku sangat berbeda dari mereka. 
- Elizabeth Bennet
Pride and Prejudice. Darcy and Elizabeth. Jika dilihat dari sisi terluar, sulit rasanya menyatukan jiwa yang angkuh dan jiwa yang penuh prasangka. Karena cinta, keduanya menyingkirkan ego masing-masing. Karena cinta, Darcy melakukan segala sesuatu untuk Elizabeth. Karena pembuktian cinta Darcy, Elizabeth meruntuhkan segala prasangka buruknya selama ini dan menerima Darcy.

Kisah cinta ini, telah diceritakan dari generasi ke generasi. Dibukukan dalam beratus-ratus jilid, difilmkan, dibuat serial televisi, bahkan dibuat versi komedi dan horor.

Selain Elizabeth Bennet, karakter favoritku di novel dan film Pride and Prejudice adalah Mr. Darcy. Ia digambarkan sebagai sosok kaya, baik, kalem dan gagah. Darcy tidak banyak bicara, namun aksinya luar biasa. Meski Elizabeth tidak menyukai Darcy oleh sebab fitnah yang dikatakan oleh Mr. Wickham, Darcy tidak membenci Elizabeth. Justru sebaliknya, Darcy membantu keluarga Elizabeth untuk menemukan Lydia (adik Elizabeth) yang kabur dengan Mr. Wickham, bahkan membiayai pernikahan dan membelikan cincin pernikahan bagi Lydia.

Karakter Darcy telah menghipnotisku. Bahwa aku ingin sekali mempunyai suami seperti Darcy yang bertanggung jawab, berperangai baik, cerdas, sabar, mandiri, berpenghasilan baik dan penuh cinta. Keinginan ini tentu diamini oleh banyak wanita. Siapa yang tak ingin memiliki suami seperti Mr. Darcy?

Kenyataannya, untuk menemukan sosok Mr. Darcy di dunia ini, tak cukup hanya dengan mencari. Aku pun harus mempersiapkan diri menyambut lelaki itu dengan... sifat serupa yang kuinginkan dari sosok lelaki idamanku. Bukankah lelaki yang baik untuk perempuan yang baik?

Melihat Darcy dan Elizabeth, aku melihat persamaan di antara mereka. Keduanya adalah orang baik, sayang terhadap keluarga dan tidak berbelit-belit. Elizabeth bukan wanita yang gila harta dan Darcy mencari wanita yang demikian. Keduanya dipasangkan karena cinta, meski perbedaan sifat mereka bak bumi dan langit.

Pada Mr. Dary, aku begitu menyukai cara dia memperlakukan perempuan. Nyata benar bahwa ia mencerminkan sikap lelaki terhormat. Selain karena perangainya, aku begitu menyukai cara Mr. Darcy berbusana. Tentang bagaimana dia menggunakan pakaian yang sopan dan rapi.

Aku begitu menyukai novel maupun film ini. Selain karena beberapa alasan yang aku sebutkan tadi, aku begitu terpana saat mendengar mereka berkomunikasi dalam aksen British yang kental. Ya, aku begitu menyukai aksen British!

Cerita ini berlatar belakang abad ke-18 dan berlokasi di Inggris. Sudah lama sekali aku memendam rasa untuk bisa berkunjung ke Eropa, utamanya Inggris. Selama ini, aku baru bisa melihat Inggris dan negara-negara benua biru lainnya di buku, televisi, sosial media dan lainnya. Apalagi saat musim Piala Eropa kemarin, nama-nama negara Eropa menjadi santapan sehari-hari. Aku biasa melihat pertandingan tersebut di televisi dan terkadang berselancar di dunia maya untuk mengetahui klasemen Piala Eropa 2016 Okezone

Klasemen Piala Eropa 2016 Okezone | Portugal juara Euro Cup 2016

Sayangnya, Inggris yang merupakan negara Eropa yang paling kusuka, tidak menjadi juara Piala Eropa. Tapi tentu saja hal tersebut tidak meruntuhkan kecintaan saya pada Inggris dan hal-hal yang berkaitan dengan negara itu, termasuk Mr. Darcy ❤.

Mr. Darcy. Ah, sudah lama rasanya aku mengagumi sosok itu. Harapku tak banyak, semoga saja aku disegerakan untuk bertemu Mr. Darcy-ku.


~ Ijaah ~

Dansa Romantis Rolf dan Liesl

2 comments:
Rolf dan Liesl

Bagi penyuka film The Sound of Music, pasti kenal dengan karakter Liesl dan Rolf. Liesl adalah putri pertama dari Kapten Von Trapp (Angkatan Laut Austria) sedangkan Rolf adalah perwira Jerman yang jatuh cinta kepada Liesl. Keduanya hanya dapat berjumpa jika Rolf mengirimkan telegram kepada Kapten Von Trapp. Kisah percintaan mereka tak diketahui oleh siapapun. Liesl harus pandai menyelinap dan mengalihkan perhatian ayahnya jika ingin bertemu Rolf.

Pada suatu malam, yang sekaligus menjadi malam pertama Maria menjadi pengasuh bagi anak-anak Von Trapp, Liesl diam-diam meninggalkan meja makan untuk dapat bertemu Rolf. Liesl mencari-cari Rolf di halaman belakang rumah dan akhirnya menemukan Rolf dengan sepedanya di taman. Perjumpaan keduanya sangatlah romantis. Liesl begitu manja dan Rolf begitu menikmati senyum Liesl malam itu.

Pertemuan Liesl dan Rolf ini menjadi salah satu bagian favoritku dalam film The Sound of Music. Pertama, aku sangat menyukai saat Lies dan Rolf saling berpura-pura mengirimkan telegram. Kedua, saat Rolf berkata pada Liesl -sembari bernyanyi- bahwa Liesl masih sangat muda dan butuh seseorang yang menjaganya.


Rolf : You wait, little girl... on an empty page
For fate to turn the light on
Your life, little girl... is an empty page
That men will want to write on...
Liesl : To write on...
You are sixteen going on seventeen
Baby, it's time to think
Better beware, be canny and careful
Baby, you're on the brink 

You are sixteen going on seventeen
Fellows will fall in line
Eager young lads and rouges and cads
Will offer you food and wine

Totally unprepared are you
To face the world of men
Timid and shy and scared are you
Of things beyond your kin

You need someone older and wiser
Telling you what to do
I'm seventeen going on eighteen
I'll take care of you...  



Liesl, aku akan menjagamu. Ucapan Rolf tersebut membuat Liesl memeluk erat lelaki yang dicintainya itu. Rolf segera melepaskan pelukan Liesl dan memperingatkan bahwa perilaku itu salah. Liesl kemudian marah dan pergi meninggalkan Rolf. Namun Rolf segera membujuk Liesl dan menarik wanita itu menuju gazebo.

Liesl : I'm sixteen going on seventeen 
I know that I'm naive
Fellows I meet may tell me I'm sweet
And willingly I'll believe

I'm sixteen going on seventeen 
Innocent as a rose
Bachelor dandies, drinkers or brandies
What do I know of those?

Totally unprepared am I
To face a world of men
Timid and shy and scared am I
Of things beyond my kin

I need someone older and wiser
Telling me what to do
You are seventeen going on eighteen
I'll depend on you...

Setelah Liesl dan Rolf mengutarakan isi hati masing-masing lewat lagu, hal indah itu dimulai. Keduanya berdansa dengan sangat cantik dan begitu romantis. Bentuk gazebo yang bundar dengan kursi melingkar, menjadi pelengkap dansa. Aku sangat menyukai saat Liesl berputar dan Rolf menahannya. Juga saat Liesl dituntun Rolf lalu naik turun di bangku gazebo. Semuanya indah dan romantis, apalagi dengan alunan musik klasik.

Untuk bisa berdansa seperti itu tentu saja ditunjang dengan keahlian yang baik juga busana yang dikenakan. Aku suka akan gaun dan sepatu yang digunakan Liesl. Gaunnya begitu cantik sehingga nampak sangat indah saat Liesl sedang berdansa, sedang sepatunya begitu anggun sehingga memudahkan Liesl saat bergerak.

Oya terkait dengan sepatu, saat ini banyak yang sedang menggandrungi sepatu kasual wanita berwarna putih. Coba lihat saja feed di Instagram ataupun media sosial lainnnya. Hendak menggunakan celana, rok atau dress sekalipun, sepatu kasual wanita berwarna putih menjadi padu padan yang cantik.


Kembali ke kisah Rolf dan Liesl, kisah percintaan mereka memang tidak berakhir bahagia. Pada akhirnya Rolf malah memerangi ayah Liesl yang tak mau berpihak kepada Jerman. Perilaku Rolf ini tentu mengagetkan Liesl. Terkadang kisah cinta berakhir bukan karena keduanya tidak lagi saling mencintai, namun karena keadaan yang memaksa demikian.

Meski tak berujung bahagia, tetap saja kisah cinta dan tarian keduanya menjadi magnet tersendiri dalam film ini. Aku ingin sekali bisa menari seperti Liesl. Iya, tunggu langsing ya.

:P

~ Ijaah ~

Kata Pak Safir, Karyawan Harus Nabung Supaya Makmur

3 comments:

Kata Pak Safir, seorang karyawan dengan berapa pun gajinya, tidak akan bisa makmur bila tidak menabung. Hal ini benar adanya sebab penghasilan karyawan itu tetap per bulannya. Kalaupun ada bonus, itu terjadi akibat dari performa karyawan tersebut atau bonus dalam jangka waktu kuartal dan tahunan.

Bila tidak merencanakan keuangan, hendak naik gaji sebanyak apapun, kita akan selalu merasa kurang. Sebab kita tidak mengerti untuk apa uang tersebut digunakan. Dan bila terjadi hal-hal darurat di masa depan, kita sudah tidak punya apa-apa lagi. Merecanakan keuangan itu penting untuk mengerem prilaku konsumtif.

Pak Safir memberi lima poin penting yang mudah dilakukan oleh karyawan supaya bisa menabung dan berinvestasi. Kelima poin tersebut adalah :
  1. Tetapkan tujuan keuangan di masa depan
  2. Menabunglah secara bulanan
  3. Investasikan bonus 
  4. Produktifkan harta
  5. Persiapkan diri menghadapi masa-masa sulit
Tetapkan Tujuan Keuangan di Masa Depan
Tujuan adalah suatu titik yang ingin dituju di masa depan. Bisa berupa membeli rumah baru, menikah, menyekolahkan anak, pergi haji dan lain sebagainya. Setelah menetapkan tujuan, kita jadi tahu langkah apa yang akan kita lakukan selanjutnya.

Menabunglah Secara Bulanan
Caranya ada tiga, yakni: 
  • Menabunglah di depan. Menabung dulu, baru berbelanja. Jangan sebaliknya.
  • Pilih produk keuangan yang sesuai dengan anggaran. Kamu hendak memilih Tabungan Berjangka, Reksa Dana atau Unit Link?
  • Gunakan sistem otomatis. Pada Tabungan Berjangka, Reksa Dana dan Unit Link, debit secara otomatis dari tabungan biasa. 
Investasikan Bonus
Kebanyakan orang menghabiskan bonusnya untuk berbelanja, termasuk saya. Pak Safir memberi anjuran untuk membentuk bonus menjadi Dana Cadangan sebesar 6 bulan pengeluaran. Simpan Dana Cadangan tersebut di tabungan biasa ataupun RD Pasar Uang.

Produktifkan Harta
Caranya adalah dengan memproduktifkan harta apa saja yang kita miliki. Seperti :
  • Sewakan
  • Bisniskan
  • Jual harta, kemudian uangnya dimasukkan ke sesuatu yang produktif
  • Agunkan
  • Lakukan sesuatu yang produktif terhadapnya.
Persiapkan Diri Menghadapi Masa-Masa Sulit
Kita hidup di dalam dunia yang dinamis. Tak ada yang tahu kejadian apa yang akan menimpa diri kita di masa depan. Untuk itulah siapkan diri menghadapi masa-masa sulit seperti inflasi, resesi dan PHK.

Itulah tadi lima anjuran bagi karyawan dari Pak Safir. Seperti yang tadi sempat disinggung, Pak Safir memberi anjuran untuk menabung dengan sistem Unit Link. UL merupakan gabungan dari investasi dan properti. Ada banyak sekali perusahaan UL di Indonesia, salah satunya adalah aia-financial.co.id.

AIA Financial telah hadir selama 90 tahun di Asia. Selama itu, AIA hadir menemani beragam episode hidup manusia dan menjadi partner yang baik bagi nasabahnya. AIA bisa menjadi jawaban bagi siapa saja yang hendak berinvestasi dalam bentuk Unit Link.

Ada banyak produk yang ditawarkan oleh aia-financial.co.id, yakni :
  1. Proteksi Jiwa
  2. Kesehatan
  3. Penyakit Kritis
  4. Tabungan dan Investasi
  5. Dana Pensiun (untuk korporasi)
  6. Employee Benefit (untuk korporasi)
Saya pribadi merupakan pengguna Unit Link dengan sistem tarik otomatis. Selama kurang lebih 5 tahun ini, saya merasakan kemudahan dalam berinvestasi.
Sudah kerja berapa tahun? 
Bila kehidupan dirasa tidak makmur-makmur, coba praktikan lima kiat praktis dari Pak Safir yang sedikit saya sampaikan dalam tulisan ini. Jika hendak mengetahui lebih jelas, silakan membeli buku beliau yang berjudul 'Karyawan Harus Nabung Biar Makmur" atau bisa meminjam buku tersebut kepada saya. 

Akhir kata, salam makmur semuanya! ^^


~ijaah~

Berburu Pak Rahmat

4 comments:

Seminggu pertama puasa, aku masih berada di Jakarta. Setiap hari aku mengonsumsi buah untuk sahur dan membeli makanan untuk berbuka sebab tidak ada dapur untuk aku memasak. Selain dari pada itu, aku selalu pulang saat Maghrib tiba sehingga tidak ada kesempatan untuk memasak.

Pada saat pulang ke Majalaya. ibu sudah memasak pindang ikan mas yang rasanya sedap sekali. Oya kawan, ikan mas itu begitu identik dengan Majalaya. Bahkan ada restoran terkenal di Bandung yang bernama Pepes Ikan Mas Majalaya. Kalian harus coba pindang ikan mas buatan ibuku, juga pepes ikan mas. Sedap sekali!

Sebulan tidak memasak, aku rindu. Untuk itulah sekembalinya ke Bandung, aku memutuskan untuk memasak. Tak ada yang spesial sebenarnya dalam masakanku. Hanya tumis sayuran, perkedel, karedok, sayur bening, olahan telur, olahan tahu-tempe dan lainnya. Tapi makan masakan sendiri itu tetap nikmat walaupun rasanya standar. Aku baru berhenti memasak bila ada undangan buka bersama.

Kembali memasak sejalan dengan frekuensi kunjunganku ke pasar dan supermarket. Pada beberapa bahan pangan, ada kenaikan harga. Namun tetap saja hal tersebut tidak menyurutkan aku dan yang lainnya untuk membeli bahan pangan tersebut. Kondisi seperti ini acapkali terjadi pada bulan Ramadhan dan hari besar lainnya.

Keterkejutanku akan kenaikan harga pangan rupanya sejalan dengan keterkejutanku akan promo heboh Alfamart yang kudengar di radio. Pak Rahmat atau Paket Ramadhan Hemat, begitulah nama Promo Ramadhan Alfamartku. Aturan mainnya adalah seperti ini : setiap kamu belanja produk dalam daftar Pak Rahmat sebanyak Rp. 75.000,- kamu berhak tebus murah salah satu produk dengan hanya mengeluarkan uang Rp. 500,-

Produk yang ditawarkan beragam. Ada minyak, sirup, biskuit, minuman, keju, kurma, produk kebersihan dan lainnya dalam daftar Pak Rahmat. Lengkap! Promo Ramadhan Alfamartku ini berlangsung dari tanggal 1 Juni hingga 30 Juni 2016. Syukurlah masih ada waktu bagiku, juga bagi kalian yang tertarik untuk berbelanja di Alfamart. Oya ada syarat dan ketentuan khusus dalam program ini. Untuk itu tanyakanlah pada petugas Alfamart supaya lebih jelas tentang produk-produk apa saja yang masuk dalam daftar Pak Rahmat.

Aku sudah terpikir untuk membeli minyak, sirup, susu cair dan keju, dan biskuit Regal di Alfamart. Hendak aku apakan bahan-bahan tersebut?
  • Pertama, aku akan membuat saus keju. Cara membuatnya adalah dengan cara mencampurkan susu cair dan parutan keju untuk kemudian dipanaskan dengan api kecil seraya diaduk. Saus keju ini sebagai pelengkap kentang goreng ataupun sushi yang aku buat (Iya aku makan sushi pake saus keju, bukan washabi. Dilarang protes karena aku belum bisa buat washabi).
  • Kedua, aku akan membuat pie dari biskuit Regal. Caranya adalah menghancurkan biskuit tersebut dan campurkan dengan mentega cair. Setelah itu letakkan adonan di dalam wadah dan masukan ke dalam kulkas sampai adonan mengeras. Terakhir tinggal tambahkan potongan buah, cokelat cair, keju, krim atau apapun sesuai dengan selera. Setelah itu jadilah kue pie. 
  • Ketiga, aku akan membuat sirup dengan campuran lidah buaya atau potongan buah. Sudah terbayang nikmatnya, bukan? 
Itulah tiga resep yang sudah terpikir olehku. Sebelum tanggal 30 Juni, aku harus segera berbelanja ke Alfamart. Aku tidak yakin hanya akan membeli produk yang telah kusebutkan di atas. Agaknya saat jadwal belanja bulanan nanti, aku akan membeli semua kebutuhan bulananku di Alfamart. Mumpung ada promo, jangan sampai dilewatkan. 

Kamu juga, ya!


~ijaah~

Kelana di Jalanan Ibu Kota

4 comments:

Nostalgia.

Mei lalu, aku menghabiskan banyak hari di Jakarta. Ada sebuah urusan yang mengharuskanku untuk tinggal di Jakarta selama sebulan. Selama itu pula aku tinggal di tempat kost di kawasan Slipi Petamburan yang dulu pernah aku tinggal di dalamnya. Kembali ke Jakarta berarti waktu yang tepat untuk bernostalgia dan bersilaturahim. Setelah empat tahun, akhirnya aku bertemu kembali dengan induk semangku yang berdarah Minang. Tak banyak yang berubah dari beliau dan keluarganya, tetap hangat seperti biasa.

Telah kubuat beberapa rencana pertemuan dengan beberapa teman, namun tak semua bisa dijalankan. Tak mengapa, aku bisa bertemu dengan mereka di lain kesempatan. Namun pertemuan dengan sahabat baikku sedari duduk di bangku sekolah dan juga saudara sepupuku, mutlak harus terjadi.

Kawan, aku ingin menggambarkan padamu tentang bagaimana bahagianya aku kembali merasakan suka duka tinggal di Jakarta. Empat tahun berlalu, Jakarta banyak mengalami perubahan. Tentang bagaimana semakin tingginya pembatas busway, tentang kawasan Blok M dan Bundaran HI yang nampak asing bagiku oleh sebab pembangunan fly over, tentang dihapusnya aturan 3 in 1 dan 'tentang tentang' lain yang membuatku sadar bahwa Jakarta tak sama seperti dulu.

Kali ini, aku menjelajahi Jakarta menggunakan mobil yang kantor pinjamkan untukku. Terik matahari Jakarta tak lagi membakar kulitku. Namun aku harus berjuang dalam bentuk lain yakni menembus kemacetan ibu kota yang semakin menjadi pada saat jam pulang kantor. Menyetir di jalanan ibu kota agaknya memang membutuhkan kesabaran ekstra. Pernah suatu hari, aku menghabiskan waktu 2.5 jam dari kantor yang berada di kawasan SCBD menuju tempat kostku di Slipi. Takjub pada mereka yang melakukan ini setiap hari.

Meski perlu menghadapi kemacetan setiap hari, aku begitu menikmati sebab waktuku tak lama di sini. Selain itu, aku lebih merasa nyaman menyetir di jalanan Jakarta dibanding di kampung halamanku di salah satu desa di Kab. Bandung. Sebab pengendara sepeda motor di Jakarta lebih tertib berlalu lintas. Meski tentu ada saja yang ugal-ugalan, namun secara garis besar aku beranggapan demikian.

Pada beberapa hari, dengan sengaja aku tak langsung kembali ke tempat kost. Napak tilas, itulah yang kulakukan. Aku pergi melihat Jakarta di malam hari : melihat Monas, Bundaran HI, Istiqlal, masjid yang dulu sering kudatangi oleh karena diajak seorang kawan, mall tempat aku sering berkumpul dengan teman, taman-taman yang kini aduhai indahnya, merasakan menyetir di fly over baru, berbelanja buah pada malam hari di kawasan Tanah Abang, dan lain sebagainya. Semua itu aku lakukan dengan suka cita. Empat tahun berlalu, ternyata sudah lama aku meninggalkan ibu kota. Jakarta banyak berubah, begitupun dengan kehidupanku.

Bila Sabtu dan Minggu tiba, aku pergi menuju sahabatku yang tinggal di Pasar Rebo. Setelah enam bulan, akhirnya kami bertemu kembali. Ada banyak sekali cerita yang kusampaikan padanya, begitu pula ia. Pada minggu berikutnya, aku pergi ke Ciledug untuk bertemu sepupuku. Kawan, silaturahim itu indah. Dan aku sangat bersyukur diberi kesempatan untuk tinggal di Jakarta sehingga aku dapat bersua dengan mereka.

Satu bulan di Jakarta berarti cukup bagiku untuk menikmati kembali kuliner yang dulu aku sukai. Aku mencoba lagi kenikmatan Ayam Penyet Sambal Hijau dan Bebek Bu Uju yang letaknya tak jauh dari tempat kostku, Ayam Bakar Mas Wiji yang berada di RS Kanker Dharmais, juga Burger Blenger yang terletak di kawasan Jakarta Selatan.

Semuanya perjalananku di Jakarta menyenangkan. Meski begitu, pada satu kesempatan aku mengalami kejadian yang kurang mengenakan. Mobil yang kukendarai, diserempet oleh mobil yang lain oleh karena baik aku maupun pengendara itu, tidak mau mengalah untuk memberi jalan. Pada saat itu, aku tak sendiri di dalam mobil. Temanku tampak kaget sekali dan aku merasa bersalah padanya. Belum lagi dengan goresan pada badan mobil yang semakin membuatku cemas. Tapi untung saja mobil yang kukendarai ini sudah memiliki asuransi. Dan memang sudah seharusnya demikian, setiap mobil harus diproteksi dengan asuransi terbaik.

Ada banyak jenis asuransi kendaraan, namun aku ingin mengabarkan berita baik tentang Asuransi Perjalanan Terbaik Pasarpolis yang memiliki beragam macam produk proteksi. Bukan hanya asuransi kendaraan, Asuransi Perjalanan Terbaik Pasarpolis memiliki produk asuransi lain seperti asuransi perjalanan, asuransi kecelakaan diri, asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan asuransi properti.


Tak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi dalam perjalanan. Sehingga asuransi menjadi penting untuk dipertimbangkan bagi siapa saja yang sering melakukan perjalanan. Pesan terakhirku, marilah kita sama-sama berkendara dengan baik dan pilihlah asuransi perjalanan yang lengkap dan terpercaya. Semoga kita selalu terlindungi dalam perjalanan. Aamiin.


~ijaah~

Pesan di Bulan Mei

6 comments:
Like a small boat, on the ocean...
Sending big waves, into motion...
Like how a single word, can make a heart open...


Baginya, tak perlu banyak upaya untuk menginspirasi. Cukup dengan satu kalimat yang ia selipkan dalam obrolan panjangnya, ia sudah mampu membuatku berpikir banyak. Aku terkejut oleh sebab analisanya yang tajam akan aku, oleh sebab kecerdasannya yang luar biasa.

Padaku, ia memberi sebuah nasihat yang belum pernah aku mendengarnya dari seseorang. Sebuah nasihat yang 'sangat aku'. Aku berpikir, bagaimana seseorang bisa sebegitu cerdasnya menilai seseorang padahal frekuensi pertemuan yang begitu jarang?

'Oleh sebab itulah ia menjadi seorang pemimpin', begitu kata otakku. Ia adalah cerminan pemimpin yang baik. Teramat suka akan cara ia menganalisa, memberi solusi, bersosialisasi, bergurau dan memberi arahan. Aku seperti diperlihatkan secara langsung pemimpin yang baik. Dan aku sangat bersyukur akan itu.

Zahra, kamu orang yang sangat halus. Dalam beberapa hal, sifat kamu sangatlah baik. Namun tidak pada hal lainnya.
Sifat halusmu bisa dinilai sebagai sikap inferior, yang mana kamu dapat dilemahkan dengan mudah sekali dalam medan kompetisi. Bersikaplah seperti seorang partner, yang mana kamu memiliki power untuk berargumen, bernegosiasi, memberi pengaruh dan membuat keputusan.
Tempatkanlah sifat halusmu pada hal yang memang pada tempatnya, bukan pada medan kompetisi. Ingat, jadilah partner bagi klienmu. Itulah yang terbaik.

Amat benar nasihat ia. Seperti laiknya Putri Tidur, aku seakan terbangunkan dari tidur panjangku. Aku mengerti sekarang, tentang bagaimana mudahnya aku menyerah dalam usahaku untuk mempengaruhi orang lain. Benar, aku selalu merasa lebih inferior dibanding klienku. Selalu muncul rasa 'tidak enak' dan 'takut mengganggu' pada saat berdisukusi dengan klien. Aku tidak memposisikan diriku sebagai partner.

Pesan di bulan Mei dari seorang cerdas yang aku teladani. Takkan lupa, akan selalu kuingat. Pada tulisan ini aku ingin berkata bahwa siapapun bisa menjadi agen kebaikan bagi yang lainnya. Tak peduli siapa dia. Apakah ia seorang pemimpin, penjaja makanan, penjaga taman, supir bus atau yang lainnya. Cukup satu kata atau sebaris kalimat, ia sudah mampu menghujam ke dalam hati, memberi inspirasi dan menjadi pedoman dalam melangkah. Ya, kini aku semakin menilai penting arti dari nasihat.


Nasihat merupakan pedoman dan juga proteksi. Aku seperti diingatkan untuk berbagi mengenai slogan Love Life dicanangkan oleh Astra Life. Mencintai kehidupan, mencintai diri yang menjalankannya.

Kawan, jika dirimu sedang membutuhkan informasi positif, tengoklah website astralife.co.id dan lihatlah ada begitu banyak kisah positif dalam kehidupan ini. Aku baru saja selesai membaca kisah Heni Sri Sundani yang masuk ke dalam deretan 30 anak muda berpengaruh di dunia versi Majalah Forbes. Arus berita positif semacam ini amatlah penting di tengah berita-berita negatif yang beredar.

Tak hanya menyoal proteksi, rupanya Astra Life sangat berupaya untuk menghadirkan berita positif yang menginspirasi.
Eh, proteksi?

Iya, proteksi dari Astra Life. Ternyata ada banyak sekali bentuk proteksi yang ditawarkan Astra Life, contohnya adalah asuransi dan investasi. Melihat ini, nampaknya astralife.co.id  memang siap menjadi partner yang baik untuk menemani diri dalam menikmati hari dan mewujudkan impian.

Melindungi diri, hati, jiwa ada banyak bentuk dan jalannya. Yang utama dalam hidup adalah terus melangkah menuju kebaikan. Semoga dalam perjalanan, kita semua mendapatkan nasihat, ilmu serta perlindungan terbaik dari-Nya.


~ijaah~

Elok Bersama #DivaBeautyYoga

No comments:

Hari pertama di bulan Mei, akhirnya saya melakukan Yoga kembali. Adalah karena kegiatan yang dilakukan Diva Beauty Yoga, saya mendapatkan kesempatan untuk beryoga. Terlebih lagi kegiatan beryoga ini dipandu langsung oleh Anjasmara, seorang aktor yang namanya tak lagi asing di masyarakat Indonesia.

Mendapatkan posisi paling depan, saya dan rekan-rekan dari Blogger Bandung teramat sangat tersanjung. Kami dipermudah oleh pihak Diva untuk mendokumentasikan setiap kegiatan di acara ini. Tak hanya itu, posisi kami dekat sekali dengan Anjasmara dan instruktur lainnya. Sehingga lebih mudah bagi kami melihat setiap gerakan Yoga yang dipandu oleh Anjasmara.

Inhale... Exhale...

Ternyata beryoga itu capai! Sedikit bergerak, namun mampu membuat keringat mengucur deras. Gerakan yang ditunjang dengan teknis pernafasan yang benar, mampu membakar lemak dan memberi kesegaran pada tubuh. Selepas beryoga, saya merasa lebih lapang dan mudah sekali rasanya untuk tersenyum. Agaknya benar yang dikatakan oleh Anjasmara bahwa Yoga bisa menjadi jawaban untuk menjadi lebih sehat dan bahagia. Tentu saja ditopang oleh penyerahan diri yang total pada Tuhan dan pola hidup yang sehat.


Gerakan Yoga yang berperan penting dalam kecantikan adalah gaya Anti Gravity yakni head stand atau hand stand. Saya mencoba untuk melakukan head stand namun selalu gagal. Gaya ini harus dilatih dengan rutin melakukan Yoga dan menanamkan rasa percaya pada diri bahwa kita bisa melakukannya.

Untuk menjadi cantik dan sehat, rutinlah melakukan Yoga, konsumsi makanan sehat, jangan stress, istirahat cukup, rutin mencuci wajah, banyak minum air putih serta konsumsi vit E dan kolagen.

Mengapa kolagen?

Sebab kolagen berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Semakin bertambah usia -apalagi memasuki usia 25 tahun ke atas- produksi kolagen pada wanita menurun 1.5% per tahun. Untuk itulah buah, sayur atau suplemen yang mengandung kolagen sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.


Salah satu produk unggulan untuk kecantikan adalah Diva Beauty Drink yang diformulasikan dengan 1000 mg kolagen, Elastin Ikan, Vitamin E dan Vitamin A. Diva dibuat dengan campuran Pomegranate, Acerola, Grape Seed dan Acai.

Anjuran meminum Diva adalah 2 kali sehari. Bila rutin meminum Diva selama 14 hari, manfaat konsumsi Diva mulai terasa. Kulit akan lebih kencang, lembab dan berseri sehingga wajah terlihat semakin cantik yang natural. Juga memberi hasil riasan yang tampak lebih sempurna.


Ada banyak sekali peserta yang hadir dalam kegiatan Diva Beauty Yoga. Kebanyakan dari peserta melakukan pembelian tiket online untuk mengikuti kegiatan ini. Selain itu, terdapat banyak sekali stand yang berkenaan dengan kecantikan kulit, salah satunya adalah stand khusus untuk mengecek kesehatan kulit.

Senang sekali menjadi bagian dalam kemeriahan acara ini. Selain megikuti Yoga, saya berkesempatan untuk mencoba Diva yang rasanya ternyata sangat nikmat. Yoga dan Diva, kombinasi yang pas untuk kecantikan kulit.

Merutinkan diri melakukan hal baik dan mengonsumsi makanan yang benar adalah langkah tepat untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit. Elok yuk!


Diva 
Website : http://www.divabeauty.id
FB          : http://facebook.com/divabeautyID
Twitter & IG : @DivaBeautyID
Youtube        : https://www.youtube.com/divabeautyID


~ijaah~

Tiga Purnama Terakhir

4 comments:


Tiga purnama terakhir. Lengang.

Pada jarak waktu itu, tak ada satupun jejak yang kutinggalkan di rumah keduaku ini. Teramat menakjubkan, barangkali itulah yang dapat kugambarkan. Kisah yang kualami dalam tiga purnama terakhir ini, sungguh dihiasi dengan pola kerja Tuhan yang penuh dengan keajaiban dan rahmat. Sampai tak kuasa aku menuliskannya.

Aku selalu percaya bahwa dalam tiga ratus enam puluh lima hari, akan ada satu hari di mana pada akhirnya aku bertemu dengan inginku, citaku, bahagiaku. Cukup satu hari - satu kata - satu keputusan, namun itu telah membawaku pada pelangi yang selama ini ku damba.

Satu hari dalam tiga purnama, aku memutuskan untuk keluar dari zona nyamanku. Keputusan yang telah membawaku pada fase kehidupan selanjutnya. Semua serba baru, sebab itulah ia sebegitu menyenangkan sekaligus menantang.

Satu hari sebelum tiga purnama terakhir. Ada warna dalam hidupku yang kembali. Tak kusangka, tak pernah terbayangkan. Semua terlalu ajaib untuk kusadari. Sebab itulah lebih baik aku simpan untuk diriku sendiri, juga untuk mereka yang kusayangi.

Tiga purnama terakhir. Ada banyak cerita.

Ada lebih banyak lagi terima kasihku pada Tuhan.


~ ijaah ~

Tentang XL Future Leaders

4 comments:
    "Penjelasan XL kali ini agak berbeda ya. Karena kita akan berbicara mengenai tanggung jawab perusahaan XL terhadap masyarakat. Hari ini, kita tidak akan membahas tentang campaign dan jangan tanya mengenai network LTE karena bukan hari ini jawabannya. Kita hari ini total membahas mengenai tanggung jawab sosial sebuah perusahaan telekomunikasi kepada hampir 60 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia." - Turina Farouk
XL Future Leaders adalah salah satu program CSR perusahaan telekomunikasi XL yang bertujuan untuk mendidik serta mempersiapkan calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. Pemimpin yang dimaksud haruslah seorang yang informatif, kreatif serta memiliki percaya diri yang kuat.

Latar belakang diadakannya program ini adalah karena adanya fenomena mahasiswa Indonesia yang pintar secara akademik, namun lemah dan kalah bersaing di level pekerjaan. Mereka cerdas dalam bidang akademik -dengan IP yang memuaskan-, namun tidak bisa bekerjasama dengan baik, tidak dapat mempertahankan pendapat dan tidak memiliki komunikasi yang baik serta terstruktur.

Untuk itulah XL menggagas XL Future Leaders yang akan memberikan pendidikan di bidang soft skills kepada mahasiswa terpilih. Pembinaan akan fokus pada 3 hal, yakni:
  1. Mengembangkan komunikasi yang efektif
  2. Inovasi dan kewirausahaan
  3. Mengelola perubahan (adaptasi di lingkungan baru)
Pendidikan di XL Future Leaders mengacu pada kurikulum New Zealand, dimana mahasiswa akan lebih aktif dibandingkan dengan pengajar (fasilitator).

Program Pendidikan XL Future Leaders

XL Future Leaders memiliki 4 program pendidikan yang mencerminkan kepedulian XL terhadap bidang pendidikan dan pembangunan masyarakat. Keempat program tersebut adalah:

1. Global Thinking Class

Global Thingking Class merupakan program pendidikan eksklusif selama 2 tahun. Program ini diperuntukan bagi mahasiswa tingkat 2 dan tingkat 3. Setiap tahunnya, XL menerima 120-145 mahasiswa untuk dilatih sebagai calon pemimpin masa depan. Pelatihan ini berlangsung selama 2 tahun dengan tatap muka selama 2 bulan sekali, base camp selama 1 minggu. Tentu saja hal ini tidak mengganggu proses perkuliahan. Selain itu, mahasiswa akan difasilitasi gadget (notebook, handphone dan pulsa) oleh XL untuk melakukan tugas dan berkomunikasi dengan fasilitator. 

Syarat: 
  1. Hanya untuk mahasiswa 
  2. IPK minimal 2,8
  3. Usia 18-21 tahun
  4. Jurusan apapun
  5. Aktif dalam organisasi dan kegiatan sosial
Salah satu lulusan Global Thingking Class yang hadir dalam acara ini adalah Ahmad Bismillahi Normansyah atau yang lebih akrab dipanggil Bisma. Kini, Bisma yang merupakan lulusan dari ITB jurusan Astronomi, memiliki perusahaan startup dalam bidang pengelolaan limbah/wastewater system.

Salah satu fasilitator XL Future Leaders yang hadir dalam Blogger's Meet Up kali ini adalah Tidar Rachmadi. Mas Tidar memfasilitasi pelatihan di kota Jakarta, Jogjakarta dan Surabaya.

Profil Mas Tidar
Ki-Ka : Bisma, Bu Turina, Mas Dypta, Mas Tidar

Sebagai informasi, XL Future Leaders memiliki 6 kelas di 5 kota, yakni di Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya dan Makassar.

Bagi teman-teman mahasiswa yang ingin mengikuti program pelatihan ini, kalian bisa mengakses informasinya di http://www.xlfutureleaders.com/ atau mengikuti XL Future Leaders University Roadshow di berbagai kota di Indonesia.

2. E-Learning

Program ini ditujukan untuk umum dan diberikan secara gratis. Pendidikan yang diberikan serupa dengan Global Thinking Class yaitu pendidikan kepemimpinan, kewirausahaan, komunikasi dan mengelola perubahan. Namun yang membedakan adalah E-Learning memiliki 8 modul pembelajaran sedangkan Global Thingking Class ada 20 modul.

Apapun profesimu (guru, pelajar SMA, karyawan, buruh, dosen, ibu rumah tangga dll), kamu bisa mengikuti pelatihan soft skill di E-Learning. Caranya adalah dengan meregistrasikan diri kamu di http://elearn.xlfutureleaders.com/.


Setelah memiliki akun di E-Learning, kamu bisa memilih jenis pelatihan yang tersedia. Saya pribadi memilih pelatihan Effective Communication For Executives dengan fasilitator Mas Tidar.

Course yang saya ikuti

Sebagai informasi, E-Learning XL Future Leaders ini baru saja di launching pada tanggal 20 Mei 2015 di ITB.

3. Scholarship Camp

Scholarship Camp adalah program beasiswa dari XL bagi mahasiswa yang tidak mampu secara finansial.

4. BOD Challenge

BOD Challenge ini sangat unik. Bagi mahasiswa terpilih, mereka akan diberikan kesempatan untuk menjadi direktur XL selama 1 minggu. Mereka akan menggantikan tugas direktur saat meeting direksi dan tugas lainnya, juga diberikan fasilitas seperti mobil, pakaian dan tempat tinggal dinas. Asyik, bukan?

Program XL Future Leaders adalah sarana tepat bagi kaum muda yang haus akan ilmu mengenai kepemimpinan dan kewirausahaan. Dengan program ini, XL hendak membentuk future leader, bukan future worker.

Ya, inilah persembahan XL untuk memajukan Indonesia.



~ Ijaah ~

Ingat Akan Pay It Forward

No comments:

Jah, kamu harus nonton Pay It Forward . . .  Seriusan, film ini kece pake banget!

Berpilin. Berputar. Aku tak ingat kapan ucapan itu kudengar. Aku bahkan tak ingat siapa yang memberi saran padaku untuk menonton film itu. Ucapan itu kudengar kembali saat menatap deretan film di VOA Garuda Indonesia.

Pesan moral dari film itu sungguh menggugah, Jah. Coba bayangin yah. Trevor, tokoh utama di film ini, membuat sebuah aksi mencengangkan untuk mengubah dunia. Ia membuat aksi yang dinamakan 'Pay It Forward'. Jadi rumusnya gini: Setiap orang diminta memberi kebaikan secara utuh kepada 3 orang lain, kemudian kebaikan itu diteruskan dengan pola yang sama. Dan taraaa... terbentuklah pohon kebaikan yang menjangkau banyak orang. Spektakuler!

Spektakuler! Aku sungguh sangat menyukai kinerja kotak ilmu alam bawah sadar. Ia dengan cerdiknya akan membukakan ingatan lama pada saat ada pencetusnya. Sudah lama sekali ada seorang kawan yang menasihati agar aku menonton Pay It Forward. Sebuah nasihat yang sudah lama tak kuingat. Ia dengan ajaibnya muncul tiba-tiba hanya karena mataku membaca rangkaian 3 huruf : Pay It Forward.

Tentu saja tanpa berpikir panjang, kuputuskan untuk menonton Pay It Forward dalam perjalanan ini.

Jujur, selama menonton film ini aku terganggu dengan gaya berbusana ibunda Trevor. Barangkali memang disengaja untuk tampil seksi sedemikian rupa, supaya menyelaraskan dengan kehidupan dunia malam sang ibunda. Belum lagi dengan adegan romantisme nya. Duh!

Sudah barang tentu adegan semacam itu ada. Ini film Hollywood, Bung! Meski film ini menceritakan tentang ide cemerlang seorang anak kecil untuk mengubah dunia, -yang mana sejatinya bisa menginspirasi anak kecil lainnya- namun sebaiknya Pay It Forward ini ditonton oleh mereka yang usianya lebih dari 18 tahun.

Seperti yang sudah disinggung di atas, Trevor memiliki ide cemerlang untuk mengubah dunia. Ia menggambarkan, jika saja 1 orang membantu 3 orang, untuk seterusnya 3 orang itu berbuat baik pada 3 orang lainnya, maka bumi ini akan dipenuhi orang-orang baik. Bagi yang belum menonton film ini, bayangkan saja pola Pay It Forward ini seperti bagan multi level marketing.

Kebaikan yang diteruskan. Adakah aku sudah berbuat kebaikan yang telah mengubah hidup seseorang?

Aku tak tahu. Namun satu hal yang pasti, agama telah mengajarkanku dan kita semua untuk berbuat baik. Pada siapapun itu.



~ijaah~

Belajar 5R Dari Orang Jepang

No comments:

Aku sedang menulis ini dengan kesadaran penuh. Bahwa di sebelah kananku, terdapat tumpukan baju yang menunggu untuk disetrika. Bahwa di depan mataku, terdapat lembaran kertas dan buku yang berserakan. Bahwa di setiap ruangan di rumah ini, berantakan!

Aku mencoba untuk tetap tenang dan bernapas sedalam-dalamnya. Apa yang sudah aku lakukan... Semua tampak berantakan. Sebegitu malaskah aku untuk merawat rumahku sendiri?

Melihat seluruh kekacauan di rumah, terselip perasaan was-was akan nasib rumah tanggaku nanti. Apakah aku bisa merawat rumah, suami dan anak-anak? Jika saat sendiri saja kacau begini, bagaimana nanti?

Tetiba saja pikiranku berkelana, menangkap momen berharga di masa lalu. Saat dimana Uwa menasihatiku supaya menjadi pribadi yang lebih baik dalam menata diri dan lingkungan.


Teh, tahu prinsip sukses orang Jepang? 5R?

Enggak tahu. Apa itu, Wa?

Ringkas Rapi Resik Rawat Rajin. Prinsip ini Jepang punya. Mereka maju karena memegang prinsip ini.

Oh gitu.

Iya. Uwa lihat di kamar itu berantakan. Banyak barang yang udah gak kepake kayaknya. Mending diberesin. Jangan kebanyakan barang yang gak kepake disimpan di rumah. Barang harus ringkas dan rumah jadi rapi.

Deg!


Ya, betul. Ada banyak sekali barang yang sudah tidak terpakai, namun aku pelihara saja seakan-akan nanti bisa terpakai. Belum lagi teknik penyimpanan barang yang tidak benar, sehingga kelihatannya tidak benar-benar rapi. Messy!

Jadi teringat kisah yang disampaikan Uni Dina dalam bukunya yang berjudul 'Journey to Iran'. Bahwa perempuan Iran memiliki kecenderungan untuk menjaga kebersihan rumah seperti mendekati paranoid. Mereka sepertinya tidak sanggup melihat ada satu titik noda sedikitpun, bahkan noda di pegangan kulkas. Kabarnya, ada sebuah tradisi saat menjelang pergantian tahun dalam kalender Iran yang bernama khune tekuni yang berarti 'menggoyang rumah'. Mereka membersihkan rumah mereka yang sudah 'cling' itu menjadi lebih bersih lagi.

Membaca kisah ini membuat kepalaku geleng-geleng. Jika saja para perempuan Iran itu berkunjung ke rumahku, barangkali mereka akan pingsan oleh sebab ketidakberdayaanku merawat rumah, termasuk untuk hal-hal yang sepele.

Ini tentang prinsip dan habit. Prinsip memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Tanpa prinsip, manusia seperti pejalan tanpa peta. Sedangkan habit adalah wujud dari prinsip yang melahirkan kesuksesan. Habit positif sekecil apapun yang dilakukan setiap hari akan berdampak hebat di masa depan.

Nasihat Uwa ini memang belum sepenuhnya aku jalankan dengan baik. Namun menuliskannya kembali, bagiku adalah sebuah pancingan semangat yang baik.


~ijaah~

Memanjakan Perut dan Mata di Cafe D'Pakar Bandung

12 comments:
Sumber di sini

Bandung dilingkung gunung…
Bandung sumirat maratan jagat… 

Topografi Bandung yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan mempunyai magnet tersendiri. Banyak wisatawan lokal maupun asing yang sengaja melipir ke Bandung untuk menikmati sajian udara segar serta pemandangan yang asri. Ada banyak tempat, cafe atau restoran di dataran tinggi Bandung yang menyajikan keindahan alam maupun kota Bandung secara keseluruhan.

Sumber di sini

Salah satu tempat yang menawarkan pesona keindahan alam kota Bandung adalah Cafe D’Pakar, Dago. Cafe yang terletak di kawasan Taman Hutan Raya ini terletak tak jauh dari objek wisata Tebing Keraton yang namanya begitu mahsyur belakangan ini. Cafe D’Pakar memiliki perbedaan dengan cafe maupun restoran lain di dataran tinggi Bandung. Jika pada umumnya cafe atau restoran menyajikan pemandangan kota Bandung dari ketinggian, Cafe D’Pakar menawarkan keindahan hutan pinus serta bukit hijau yang memanjakan mata.

Ada dua pilihan tempat di Cafe D’Pakar yaitu indoor dan outdoor. Bagian indoor cafe berupa rumah tradisional yang terbuat dari kayu jati dilengkapi dengan meja dan kursi yang terbuat dari kayu. Di tempat ini pula kalian bisa memesan makanan dan minuman. Sedang bagian outdoor menawarkan pemandangan hutan pinus yang sangat indah. Tempat ini sangat cocok untuk kalian yang ingin melepas penat, menulis, atau berekreasi bersama teman dan keluarga.

Pilihan makanan yang ditawarkan Cafe D’Pakar terbilang standar, yakni roti bakar, mie, nasi goreng, kentang goreng, pisang keju dengan pilihan minuman teh, kopi dan cokelat. Namun hidangan alam yang disajikan benar-benar membuat pengunjung merasa betah dan ingin berlama-lama berada di tempat ini.

Setelah menikmati hidangan, berkelilinglah sejenak di halaman belakang cafe ini. Turunlah melalui untaian tangga menuju tebing dengan keindahan alam yang akan memanjakan mata.

Tangga menuju ketenangan
Ada tangga dan pagar kayu yang bisa kalian gunakan sebagai sarana untuk mengambil gambar. Ada juga spot bangku kayu yang berdampingan dengan pohon, yang merupakan spot teristimewa di tempat ini. Maka jangan heran bila banyak pengunjung yang bergiliran untuk bisa difoto di tempat ini.

Take a deep breath and enjoy!

Cafe D’Pakar juga bisa dijadikan lokasi untuk prewedding. Harga yang ditawarkan yakni Rp. 500.000,- (update Juni 2015). Biaya yang terjangkau dengan keindahan alam yang luar biasa indah.

Untuk kalian yang tertarik untuk datang ke Cafe D’Pakar, baiknya datang pada siang ataupun sore hari. Karena selain waktu tersebut adalah waktu yang tepat untuk menikmati keindahan alam dan mengambil foto, tidak ada penerangan pada akses jalan menuju tempat ini. Selain itu jangan lupa membawa kamera ataupun tongsis. Karena sajian alam yang ditawarkan tempat ini akan membuat tangan kalian gatal jika tidak mengambil foto sebanyak-banyaknya.

***

Cafe D’Pakar Alamat : Desa Ciburial, Dago Pakar, Bandung 
Opening Daily : Selasa – Minggu, jam 11.00 – 18.00


 ~ Ijaah ~

Kawah Putih : Ada Keindahan, Ada Misteri

2 comments:
Jika ada yang bertanya tentang tempat wisata yang wajib dikunjungi selama di Bandung, Kawah Putih adalah jawabannya. Wanawisata yang terletak pada ketinggian 2.434 mdpl di selatan Bandung ini menawarkan keajaiban alam yang memesona : danau berwarna putih kehijauan yang kontras dengan bebatuan putih yang mengitari danau tersebut. Ada pula pepohonan kering dan tebing batu kapur berwarna kelabu yang ditumbuhi lumut dan berbagai tumbuhan lainnya di sebelah utara danau. Jika biasanya kita akan mendelik ngeri saat mendekati kawah, hal tersebut tidak berlaku pada Kawah Putih ini.

Kawah Putih terbentuk akibat meletusnya Gunung Patuha yang oleh masyarakat Ciwidey dianggap sebagai gunung yang tertua. Konon, Patuha diambil dari nama Pak Tua (sepuh). Oleh sebab itu masyarakat seringkali menyebutnya dengan sebutan Gunung Sepuh. Lebih dari seabad yang lalu, Gunung Patuha dianggap angker oleh masyarakat setempat. Apa pasal?

Sumber : ijaah.com

Siapa sangka bahwa di balik keindahannya, Kawah Putih menyimpan cerita penuh misteri. Konon Kawah Putih adalah tempat berkumpulnya roh para leluhur. Bahkan menurut kuncen Abah Karna, terdapat beberapa makam leluhur di Kawah Putih ini seperti Eyang Jaga Satru, Eyang Rangsa Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom dan Eyang Cambrong. Masyarakat sekitar sesekali melihat (secara gaib) sekumpulan domba berbulu putih (domba lukutan) yang dipercaya sebagai jelmaan dari para leluhur. Puncak Kapuk, -salah satu puncak Gunung Patuha- dipercaya sebagai tempat rapat para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru.

Legenda Kawah Putih yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat tak seorang pun yang berani mendekati kawasan ini. Hingga pada tahun 1837, datanglah seorang Belanda peranakan Jerman bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang meneliti kawasan ini. Penelitian yang berdasar atas sebuah tanda tanya besar : mengapa tempat ini begitu sunyi dan sepi, bahkan tak ada satupun binatang yang melintas di daerah ini? 

Sumber : ijaah.com

Temuan Dr. Franz Wilhelm ini rupanya adalah sebuah harta karun : danau dan pasir putih dengan kandungan belerang yang melimpah. Kemudian didirikanlah pabrik belerang di kawasan Kawah Putih yang pada jaman Belanda bernama Zwavel Ontgining Kawah Putih. Pada jaman Jepang, usaha pabrik ini dilanjutkan dengan pengawasan militer dan namanya diganti menjadi Kawah Putih Kenzanka Yokoya Ciwidey.

Halo!

Kawah Putih itu Instagram-able banget!, begitu kata anak Instagram. Pengunjung diperbolehkan mengambil foto di mana pun selama tempat tersebut aman. Oya kalian juga dapat mengunjungi Hutan Cantigi dan Goa Belanda yang letaknya berada di kawasan Kawah Putih ini.

Ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan selama berkunjung ke Kawah Putih :
  1. Dalam kondisi normal, kunjungan max 15 menit. Dalam kondisi darurat seperti mual, pusing dan tenggorokan kering, segera tinggalkan area kawah. 
  2. Jangan terlalu dekat dengan lumpur kawah. 
  3. Dilarang membuang sampah dalam bentuk apapun ke kawah. 
  4. Awasi putra putri saat berwisata di kawah. 
  5. Makan, merokok di area kawah dapat mengganggu kesehatan. 
  6. Dilarang corat coret (vandalisme) pada fasilitas yang disediakan. 

Meski segala bentuk vandalisme dilarang, tetap saja ada oknum yang melakukannya.
Sumber : ijaah.com

Untuk kalian yang berencana menggunakan kendaraan umum menuju Kawah Putih, berikut informasinya :
  • Dari Terminal Leuwi Panjang naik Bus atau Mini Bus (L300) jurusan Bandung – Ciwidey (berhenti di Terminal Ciwidey). 
  • Dari Terminal Ciwidey naik angkutan umum (angkot) jurusan Ciwidey – Situ Patenggang (warna angkot kuning dan minta turun di gerbang kawah putih) 
  • Dari gerbang menuju lokasi kawah, kalian bisa menempuhnya dengan berjalan sejauh 5 km (bagi penyuka hiking) atau menggunakan ontang-anting dengan biaya sebesar Rp. 15.000,- PP 

Ontang-anting. Sumber : ijaah.com

Biaya masuk ke kawasan Kawah Putih (update Maret 2015) adalah Rp. 18.000,-/orang untuk wisatawan domestik (weekday/weekend) dan Rp. 50.000,-/orang untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan untuk prewedding, biaya yang dikenakan sebesar Rp. 500.000,- Kawah Putih ini buka dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Selain pesona keindahan alam Kawah Putih yang memesona, legenda dan misteri Kawah Putih menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Bahwa wanawisata ini sangat wajib kalian kunjungi selama di Bandung. Jangan lupa untuk membawa jaket, masker dan kamera untuk mengabadikan gambar.

Jadi kapan main-main ke Kawah Putih? ;)

Girls on crater :o


 ~ Ijaah ~

Follow me on Instagram