Monday, February 29, 2016

Tentang XL Future Leaders

    "Penjelasan XL kali ini agak berbeda ya. Karena kita akan berbicara mengenai tanggung jawab perusahaan XL terhadap masyarakat. Hari ini, kita tidak akan membahas tentang campaign dan jangan tanya mengenai network LTE karena bukan hari ini jawabannya. Kita hari ini total membahas mengenai tanggung jawab sosial sebuah perusahaan telekomunikasi kepada hampir 60 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia." - Turina Farouk
XL Future Leaders adalah salah satu program CSR perusahaan telekomunikasi XL yang bertujuan untuk mendidik serta mempersiapkan calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. Pemimpin yang dimaksud haruslah seorang yang informatif, kreatif serta memiliki percaya diri yang kuat.

Latar belakang diadakannya program ini adalah karena adanya fenomena mahasiswa Indonesia yang pintar secara akademik, namun lemah dan kalah bersaing di level pekerjaan. Mereka cerdas dalam bidang akademik -dengan IP yang memuaskan-, namun tidak bisa bekerjasama dengan baik, tidak dapat mempertahankan pendapat dan tidak memiliki komunikasi yang baik serta terstruktur.

Ingat Akan Pay It Forward

Jah, kamu harus nonton Pay It Forward . . .  Seriusan, film ini kece pake banget!

Berpilin. Berputar. Aku tak ingat kapan ucapan itu kudengar. Aku bahkan tak ingat siapa yang memberi saran padaku untuk menonton film itu. Ucapan itu kudengar kembali saat menatap deretan film di VOA Garuda Indonesia.
Pesan moral dari film itu sungguh menggugah, Jah. Coba bayangin yah. Trevor, tokoh utama di film ini, membuat sebuah aksi mencengangkan untuk mengubah dunia. Ia membuat aksi yang dinamakan 'Pay It Forward'. Jadi rumusnya gini: Setiap orang diminta memberi kebaikan secara utuh kepada 3 orang lain, kemudian kebaikan itu diteruskan dengan pola yang sama. Dan taraaa... terbentuklah pohon kebaikan yang menjangkau banyak orang. Spektakuler!
Spektakuler! Aku sungguh sangat menyukai kinerja kotak ilmu alam bawah sadar. Ia dengan cerdiknya akan membukakan ingatan lama pada saat ada pencetusnya. Sudah lama sekali ada seorang kawan yang menasihati agar aku menonton Pay It Forward. Sebuah nasihat yang sudah lama tak kuingat. Ia dengan ajaibnya muncul tiba-tiba hanya karena mataku membaca rangkaian 3 huruf : Pay It Forward.

Sunday, February 28, 2016

Belajar 5R Dari Orang Jepang

Aku sedang menulis ini dengan kesadaran penuh. Bahwa di sebelah kananku, terdapat tumpukan baju yang menunggu untuk disetrika. Bahwa di depan mataku, terdapat lembaran kertas dan buku yang berserakan. Bahwa di setiap ruangan di rumah ini, berantakan!

Aku mencoba untuk tetap tenang dan bernapas sedalam-dalamnya. Apa yang sudah aku lakukan... Semua tampak berantakan. Sebegitu malaskah aku untuk merawat rumahku sendiri?

Melihat seluruh kekacauan di rumah, terselip perasaan was-was akan nasib rumah tanggaku nanti. Apakah aku bisa merawat rumah, suami dan anak-anak? Jika saat sendiri saja kacau begini, bagaimana nanti?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...