Kata Pak Safir, Karyawan Harus Nabung Supaya Makmur

3 comments:

Kata Pak Safir, seorang karyawan dengan berapa pun gajinya, tidak akan bisa makmur bila tidak menabung. Hal ini benar adanya sebab penghasilan karyawan itu tetap per bulannya. Kalaupun ada bonus, itu terjadi akibat dari performa karyawan tersebut atau bonus dalam jangka waktu kuartal dan tahunan.

Bila tidak merencanakan keuangan, hendak naik gaji sebanyak apapun, kita akan selalu merasa kurang. Sebab kita tidak mengerti untuk apa uang tersebut digunakan. Dan bila terjadi hal-hal darurat di masa depan, kita sudah tidak punya apa-apa lagi. Merecanakan keuangan itu penting untuk mengerem prilaku konsumtif.

Pak Safir memberi lima poin penting yang mudah dilakukan oleh karyawan supaya bisa menabung dan berinvestasi. Kelima poin tersebut adalah :
  1. Tetapkan tujuan keuangan di masa depan
  2. Menabunglah secara bulanan
  3. Investasikan bonus 
  4. Produktifkan harta
  5. Persiapkan diri menghadapi masa-masa sulit
Tetapkan Tujuan Keuangan di Masa Depan
Tujuan adalah suatu titik yang ingin dituju di masa depan. Bisa berupa membeli rumah baru, menikah, menyekolahkan anak, pergi haji dan lain sebagainya. Setelah menetapkan tujuan, kita jadi tahu langkah apa yang akan kita lakukan selanjutnya.

Menabunglah Secara Bulanan
Caranya ada tiga, yakni: 
  • Menabunglah di depan. Menabung dulu, baru berbelanja. Jangan sebaliknya.
  • Pilih produk keuangan yang sesuai dengan anggaran. Kamu hendak memilih Tabungan Berjangka, Reksa Dana atau Unit Link?
  • Gunakan sistem otomatis. Pada Tabungan Berjangka, Reksa Dana dan Unit Link, debit secara otomatis dari tabungan biasa. 
Investasikan Bonus
Kebanyakan orang menghabiskan bonusnya untuk berbelanja, termasuk saya. Pak Safir memberi anjuran untuk membentuk bonus menjadi Dana Cadangan sebesar 6 bulan pengeluaran. Simpan Dana Cadangan tersebut di tabungan biasa ataupun RD Pasar Uang.

Produktifkan Harta
Caranya adalah dengan memproduktifkan harta apa saja yang kita miliki. Seperti :
  • Sewakan
  • Bisniskan
  • Jual harta, kemudian uangnya dimasukkan ke sesuatu yang produktif
  • Agunkan
  • Lakukan sesuatu yang produktif terhadapnya.
Persiapkan Diri Menghadapi Masa-Masa Sulit
Kita hidup di dalam dunia yang dinamis. Tak ada yang tahu kejadian apa yang akan menimpa diri kita di masa depan. Untuk itulah siapkan diri menghadapi masa-masa sulit seperti inflasi, resesi dan PHK.

Itulah tadi lima anjuran bagi karyawan dari Pak Safir. Seperti yang tadi sempat disinggung, Pak Safir memberi anjuran untuk menabung dengan sistem Unit Link. UL merupakan gabungan dari investasi dan properti. Ada banyak sekali perusahaan UL di Indonesia, salah satunya adalah aia-financial.co.id.

AIA Financial telah hadir selama 90 tahun di Asia. Selama itu, AIA hadir menemani beragam episode hidup manusia dan menjadi partner yang baik bagi nasabahnya. AIA bisa menjadi jawaban bagi siapa saja yang hendak berinvestasi dalam bentuk Unit Link.

Ada banyak produk yang ditawarkan oleh aia-financial.co.id, yakni :
  1. Proteksi Jiwa
  2. Kesehatan
  3. Penyakit Kritis
  4. Tabungan dan Investasi
  5. Dana Pensiun (untuk korporasi)
  6. Employee Benefit (untuk korporasi)
Saya pribadi merupakan pengguna Unit Link dengan sistem tarik otomatis. Selama kurang lebih 5 tahun ini, saya merasakan kemudahan dalam berinvestasi.
Sudah kerja berapa tahun? 
Bila kehidupan dirasa tidak makmur-makmur, coba praktikan lima kiat praktis dari Pak Safir yang sedikit saya sampaikan dalam tulisan ini. Jika hendak mengetahui lebih jelas, silakan membeli buku beliau yang berjudul 'Karyawan Harus Nabung Biar Makmur" atau bisa meminjam buku tersebut kepada saya. 

Akhir kata, salam makmur semuanya! ^^


~ijaah~

Berburu Pak Rahmat

4 comments:

Seminggu pertama puasa, aku masih berada di Jakarta. Setiap hari aku mengonsumsi buah untuk sahur dan membeli makanan untuk berbuka sebab tidak ada dapur untuk aku memasak. Selain dari pada itu, aku selalu pulang saat Maghrib tiba sehingga tidak ada kesempatan untuk memasak.

Pada saat pulang ke Majalaya. ibu sudah memasak pindang ikan mas yang rasanya sedap sekali. Oya kawan, ikan mas itu begitu identik dengan Majalaya. Bahkan ada restoran terkenal di Bandung yang bernama Pepes Ikan Mas Majalaya. Kalian harus coba pindang ikan mas buatan ibuku, juga pepes ikan mas. Sedap sekali!

Sebulan tidak memasak, aku rindu. Untuk itulah sekembalinya ke Bandung, aku memutuskan untuk memasak. Tak ada yang spesial sebenarnya dalam masakanku. Hanya tumis sayuran, perkedel, karedok, sayur bening, olahan telur, olahan tahu-tempe dan lainnya. Tapi makan masakan sendiri itu tetap nikmat walaupun rasanya standar. Aku baru berhenti memasak bila ada undangan buka bersama.

Kembali memasak sejalan dengan frekuensi kunjunganku ke pasar dan supermarket. Pada beberapa bahan pangan, ada kenaikan harga. Namun tetap saja hal tersebut tidak menyurutkan aku dan yang lainnya untuk membeli bahan pangan tersebut. Kondisi seperti ini acapkali terjadi pada bulan Ramadhan dan hari besar lainnya.

Keterkejutanku akan kenaikan harga pangan rupanya sejalan dengan keterkejutanku akan promo heboh Alfamart yang kudengar di radio. Pak Rahmat atau Paket Ramadhan Hemat, begitulah nama Promo Ramadhan Alfamartku. Aturan mainnya adalah seperti ini : setiap kamu belanja produk dalam daftar Pak Rahmat sebanyak Rp. 75.000,- kamu berhak tebus murah salah satu produk dengan hanya mengeluarkan uang Rp. 500,-

Produk yang ditawarkan beragam. Ada minyak, sirup, biskuit, minuman, keju, kurma, produk kebersihan dan lainnya dalam daftar Pak Rahmat. Lengkap! Promo Ramadhan Alfamartku ini berlangsung dari tanggal 1 Juni hingga 30 Juni 2016. Syukurlah masih ada waktu bagiku, juga bagi kalian yang tertarik untuk berbelanja di Alfamart. Oya ada syarat dan ketentuan khusus dalam program ini. Untuk itu tanyakanlah pada petugas Alfamart supaya lebih jelas tentang produk-produk apa saja yang masuk dalam daftar Pak Rahmat.

Aku sudah terpikir untuk membeli minyak, sirup, susu cair dan keju, dan biskuit Regal di Alfamart. Hendak aku apakan bahan-bahan tersebut?
  • Pertama, aku akan membuat saus keju. Cara membuatnya adalah dengan cara mencampurkan susu cair dan parutan keju untuk kemudian dipanaskan dengan api kecil seraya diaduk. Saus keju ini sebagai pelengkap kentang goreng ataupun sushi yang aku buat (Iya aku makan sushi pake saus keju, bukan washabi. Dilarang protes karena aku belum bisa buat washabi).
  • Kedua, aku akan membuat pie dari biskuit Regal. Caranya adalah menghancurkan biskuit tersebut dan campurkan dengan mentega cair. Setelah itu letakkan adonan di dalam wadah dan masukan ke dalam kulkas sampai adonan mengeras. Terakhir tinggal tambahkan potongan buah, cokelat cair, keju, krim atau apapun sesuai dengan selera. Setelah itu jadilah kue pie. 
  • Ketiga, aku akan membuat sirup dengan campuran lidah buaya atau potongan buah. Sudah terbayang nikmatnya, bukan? 
Itulah tiga resep yang sudah terpikir olehku. Sebelum tanggal 30 Juni, aku harus segera berbelanja ke Alfamart. Aku tidak yakin hanya akan membeli produk yang telah kusebutkan di atas. Agaknya saat jadwal belanja bulanan nanti, aku akan membeli semua kebutuhan bulananku di Alfamart. Mumpung ada promo, jangan sampai dilewatkan. 

Kamu juga, ya!


~ijaah~

Kelana di Jalanan Ibu Kota

4 comments:

Nostalgia.

Mei lalu, aku menghabiskan banyak hari di Jakarta. Ada sebuah urusan yang mengharuskanku untuk tinggal di Jakarta selama sebulan. Selama itu pula aku tinggal di tempat kost di kawasan Slipi Petamburan yang dulu pernah aku tinggal di dalamnya. Kembali ke Jakarta berarti waktu yang tepat untuk bernostalgia dan bersilaturahim. Setelah empat tahun, akhirnya aku bertemu kembali dengan induk semangku yang berdarah Minang. Tak banyak yang berubah dari beliau dan keluarganya, tetap hangat seperti biasa.

Telah kubuat beberapa rencana pertemuan dengan beberapa teman, namun tak semua bisa dijalankan. Tak mengapa, aku bisa bertemu dengan mereka di lain kesempatan. Namun pertemuan dengan sahabat baikku sedari duduk di bangku sekolah dan juga saudara sepupuku, mutlak harus terjadi.

Kawan, aku ingin menggambarkan padamu tentang bagaimana bahagianya aku kembali merasakan suka duka tinggal di Jakarta. Empat tahun berlalu, Jakarta banyak mengalami perubahan. Tentang bagaimana semakin tingginya pembatas busway, tentang kawasan Blok M dan Bundaran HI yang nampak asing bagiku oleh sebab pembangunan fly over, tentang dihapusnya aturan 3 in 1 dan 'tentang tentang' lain yang membuatku sadar bahwa Jakarta tak sama seperti dulu.

Kali ini, aku menjelajahi Jakarta menggunakan mobil yang kantor pinjamkan untukku. Terik matahari Jakarta tak lagi membakar kulitku. Namun aku harus berjuang dalam bentuk lain yakni menembus kemacetan ibu kota yang semakin menjadi pada saat jam pulang kantor. Menyetir di jalanan ibu kota agaknya memang membutuhkan kesabaran ekstra. Pernah suatu hari, aku menghabiskan waktu 2.5 jam dari kantor yang berada di kawasan SCBD menuju tempat kostku di Slipi. Takjub pada mereka yang melakukan ini setiap hari.

Meski perlu menghadapi kemacetan setiap hari, aku begitu menikmati sebab waktuku tak lama di sini. Selain itu, aku lebih merasa nyaman menyetir di jalanan Jakarta dibanding di kampung halamanku di salah satu desa di Kab. Bandung. Sebab pengendara sepeda motor di Jakarta lebih tertib berlalu lintas. Meski tentu ada saja yang ugal-ugalan, namun secara garis besar aku beranggapan demikian.

Pada beberapa hari, dengan sengaja aku tak langsung kembali ke tempat kost. Napak tilas, itulah yang kulakukan. Aku pergi melihat Jakarta di malam hari : melihat Monas, Bundaran HI, Istiqlal, masjid yang dulu sering kudatangi oleh karena diajak seorang kawan, mall tempat aku sering berkumpul dengan teman, taman-taman yang kini aduhai indahnya, merasakan menyetir di fly over baru, berbelanja buah pada malam hari di kawasan Tanah Abang, dan lain sebagainya. Semua itu aku lakukan dengan suka cita. Empat tahun berlalu, ternyata sudah lama aku meninggalkan ibu kota. Jakarta banyak berubah, begitupun dengan kehidupanku.

Bila Sabtu dan Minggu tiba, aku pergi menuju sahabatku yang tinggal di Pasar Rebo. Setelah enam bulan, akhirnya kami bertemu kembali. Ada banyak sekali cerita yang kusampaikan padanya, begitu pula ia. Pada minggu berikutnya, aku pergi ke Ciledug untuk bertemu sepupuku. Kawan, silaturahim itu indah. Dan aku sangat bersyukur diberi kesempatan untuk tinggal di Jakarta sehingga aku dapat bersua dengan mereka.

Satu bulan di Jakarta berarti cukup bagiku untuk menikmati kembali kuliner yang dulu aku sukai. Aku mencoba lagi kenikmatan Ayam Penyet Sambal Hijau dan Bebek Bu Uju yang letaknya tak jauh dari tempat kostku, Ayam Bakar Mas Wiji yang berada di RS Kanker Dharmais, juga Burger Blenger yang terletak di kawasan Jakarta Selatan.

Semuanya perjalananku di Jakarta menyenangkan. Meski begitu, pada satu kesempatan aku mengalami kejadian yang kurang mengenakan. Mobil yang kukendarai, diserempet oleh mobil yang lain oleh karena baik aku maupun pengendara itu, tidak mau mengalah untuk memberi jalan. Pada saat itu, aku tak sendiri di dalam mobil. Temanku tampak kaget sekali dan aku merasa bersalah padanya. Belum lagi dengan goresan pada badan mobil yang semakin membuatku cemas. Tapi untung saja mobil yang kukendarai ini sudah memiliki asuransi. Dan memang sudah seharusnya demikian, setiap mobil harus diproteksi dengan asuransi terbaik.

Ada banyak jenis asuransi kendaraan, namun aku ingin mengabarkan berita baik tentang Asuransi Perjalanan Terbaik Pasarpolis yang memiliki beragam macam produk proteksi. Bukan hanya asuransi kendaraan, Asuransi Perjalanan Terbaik Pasarpolis memiliki produk asuransi lain seperti asuransi perjalanan, asuransi kecelakaan diri, asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan asuransi properti.


Tak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi dalam perjalanan. Sehingga asuransi menjadi penting untuk dipertimbangkan bagi siapa saja yang sering melakukan perjalanan. Pesan terakhirku, marilah kita sama-sama berkendara dengan baik dan pilihlah asuransi perjalanan yang lengkap dan terpercaya. Semoga kita selalu terlindungi dalam perjalanan. Aamiin.


~ijaah~

Pesan di Bulan Mei

6 comments:
Like a small boat, on the ocean...
Sending big waves, into motion...
Like how a single word, can make a heart open...


Baginya, tak perlu banyak upaya untuk menginspirasi. Cukup dengan satu kalimat yang ia selipkan dalam obrolan panjangnya, ia sudah mampu membuatku berpikir banyak. Aku terkejut oleh sebab analisanya yang tajam akan aku, oleh sebab kecerdasannya yang luar biasa.

Padaku, ia memberi sebuah nasihat yang belum pernah aku mendengarnya dari seseorang. Sebuah nasihat yang 'sangat aku'. Aku berpikir, bagaimana seseorang bisa sebegitu cerdasnya menilai seseorang padahal frekuensi pertemuan yang begitu jarang?

'Oleh sebab itulah ia menjadi seorang pemimpin', begitu kata otakku. Ia adalah cerminan pemimpin yang baik. Teramat suka akan cara ia menganalisa, memberi solusi, bersosialisasi, bergurau dan memberi arahan. Aku seperti diperlihatkan secara langsung pemimpin yang baik. Dan aku sangat bersyukur akan itu.

Zahra, kamu orang yang sangat halus. Dalam beberapa hal, sifat kamu sangatlah baik. Namun tidak pada hal lainnya.
Sifat halusmu bisa dinilai sebagai sikap inferior, yang mana kamu dapat dilemahkan dengan mudah sekali dalam medan kompetisi. Bersikaplah seperti seorang partner, yang mana kamu memiliki power untuk berargumen, bernegosiasi, memberi pengaruh dan membuat keputusan.
Tempatkanlah sifat halusmu pada hal yang memang pada tempatnya, bukan pada medan kompetisi. Ingat, jadilah partner bagi klienmu. Itulah yang terbaik.

Amat benar nasihat ia. Seperti laiknya Putri Tidur, aku seakan terbangunkan dari tidur panjangku. Aku mengerti sekarang, tentang bagaimana mudahnya aku menyerah dalam usahaku untuk mempengaruhi orang lain. Benar, aku selalu merasa lebih inferior dibanding klienku. Selalu muncul rasa 'tidak enak' dan 'takut mengganggu' pada saat berdisukusi dengan klien. Aku tidak memposisikan diriku sebagai partner.

Pesan di bulan Mei dari seorang cerdas yang aku teladani. Takkan lupa, akan selalu kuingat. Pada tulisan ini aku ingin berkata bahwa siapapun bisa menjadi agen kebaikan bagi yang lainnya. Tak peduli siapa dia. Apakah ia seorang pemimpin, penjaja makanan, penjaga taman, supir bus atau yang lainnya. Cukup satu kata atau sebaris kalimat, ia sudah mampu menghujam ke dalam hati, memberi inspirasi dan menjadi pedoman dalam melangkah. Ya, kini aku semakin menilai penting arti dari nasihat.


Nasihat merupakan pedoman dan juga proteksi. Aku seperti diingatkan untuk berbagi mengenai slogan Love Life dicanangkan oleh Astra Life. Mencintai kehidupan, mencintai diri yang menjalankannya.

Kawan, jika dirimu sedang membutuhkan informasi positif, tengoklah website astralife.co.id dan lihatlah ada begitu banyak kisah positif dalam kehidupan ini. Aku baru saja selesai membaca kisah Heni Sri Sundani yang masuk ke dalam deretan 30 anak muda berpengaruh di dunia versi Majalah Forbes. Arus berita positif semacam ini amatlah penting di tengah berita-berita negatif yang beredar.

Tak hanya menyoal proteksi, rupanya Astra Life sangat berupaya untuk menghadirkan berita positif yang menginspirasi.
Eh, proteksi?

Iya, proteksi dari Astra Life. Ternyata ada banyak sekali bentuk proteksi yang ditawarkan Astra Life, contohnya adalah asuransi dan investasi. Melihat ini, nampaknya astralife.co.id  memang siap menjadi partner yang baik untuk menemani diri dalam menikmati hari dan mewujudkan impian.

Melindungi diri, hati, jiwa ada banyak bentuk dan jalannya. Yang utama dalam hidup adalah terus melangkah menuju kebaikan. Semoga dalam perjalanan, kita semua mendapatkan nasihat, ilmu serta perlindungan terbaik dari-Nya.


~ijaah~

Elok Bersama #DivaBeautyYoga

No comments:

Hari pertama di bulan Mei, akhirnya saya melakukan Yoga kembali. Adalah karena kegiatan yang dilakukan Diva Beauty Yoga, saya mendapatkan kesempatan untuk beryoga. Terlebih lagi kegiatan beryoga ini dipandu langsung oleh Anjasmara, seorang aktor yang namanya tak lagi asing di masyarakat Indonesia.

Mendapatkan posisi paling depan, saya dan rekan-rekan dari Blogger Bandung teramat sangat tersanjung. Kami dipermudah oleh pihak Diva untuk mendokumentasikan setiap kegiatan di acara ini. Tak hanya itu, posisi kami dekat sekali dengan Anjasmara dan instruktur lainnya. Sehingga lebih mudah bagi kami melihat setiap gerakan Yoga yang dipandu oleh Anjasmara.

Inhale... Exhale...

Ternyata beryoga itu capai! Sedikit bergerak, namun mampu membuat keringat mengucur deras. Gerakan yang ditunjang dengan teknis pernafasan yang benar, mampu membakar lemak dan memberi kesegaran pada tubuh. Selepas beryoga, saya merasa lebih lapang dan mudah sekali rasanya untuk tersenyum. Agaknya benar yang dikatakan oleh Anjasmara bahwa Yoga bisa menjadi jawaban untuk menjadi lebih sehat dan bahagia. Tentu saja ditopang oleh penyerahan diri yang total pada Tuhan dan pola hidup yang sehat.


Gerakan Yoga yang berperan penting dalam kecantikan adalah gaya Anti Gravity yakni head stand atau hand stand. Saya mencoba untuk melakukan head stand namun selalu gagal. Gaya ini harus dilatih dengan rutin melakukan Yoga dan menanamkan rasa percaya pada diri bahwa kita bisa melakukannya.

Untuk menjadi cantik dan sehat, rutinlah melakukan Yoga, konsumsi makanan sehat, jangan stress, istirahat cukup, rutin mencuci wajah, banyak minum air putih serta konsumsi vit E dan kolagen.

Mengapa kolagen?

Sebab kolagen berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Semakin bertambah usia -apalagi memasuki usia 25 tahun ke atas- produksi kolagen pada wanita menurun 1.5% per tahun. Untuk itulah buah, sayur atau suplemen yang mengandung kolagen sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.


Salah satu produk unggulan untuk kecantikan adalah Diva Beauty Drink yang diformulasikan dengan 1000 mg kolagen, Elastin Ikan, Vitamin E dan Vitamin A. Diva dibuat dengan campuran Pomegranate, Acerola, Grape Seed dan Acai.

Anjuran meminum Diva adalah 2 kali sehari. Bila rutin meminum Diva selama 14 hari, manfaat konsumsi Diva mulai terasa. Kulit akan lebih kencang, lembab dan berseri sehingga wajah terlihat semakin cantik yang natural. Juga memberi hasil riasan yang tampak lebih sempurna.


Ada banyak sekali peserta yang hadir dalam kegiatan Diva Beauty Yoga. Kebanyakan dari peserta melakukan pembelian tiket online untuk mengikuti kegiatan ini. Selain itu, terdapat banyak sekali stand yang berkenaan dengan kecantikan kulit, salah satunya adalah stand khusus untuk mengecek kesehatan kulit.

Senang sekali menjadi bagian dalam kemeriahan acara ini. Selain megikuti Yoga, saya berkesempatan untuk mencoba Diva yang rasanya ternyata sangat nikmat. Yoga dan Diva, kombinasi yang pas untuk kecantikan kulit.

Merutinkan diri melakukan hal baik dan mengonsumsi makanan yang benar adalah langkah tepat untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit. Elok yuk!


Diva 
Website : http://www.divabeauty.id
FB          : http://facebook.com/divabeautyID
Twitter & IG : @DivaBeautyID
Youtube        : https://www.youtube.com/divabeautyID


~ijaah~

Tiga Purnama Terakhir

4 comments:


Tiga purnama terakhir. Lengang.

Pada jarak waktu itu, tak ada satupun jejak yang kutinggalkan di rumah keduaku ini. Teramat menakjubkan, barangkali itulah yang dapat kugambarkan. Kisah yang kualami dalam tiga purnama terakhir ini, sungguh dihiasi dengan pola kerja Tuhan yang penuh dengan keajaiban dan rahmat. Sampai tak kuasa aku menuliskannya.

Aku selalu percaya bahwa dalam tiga ratus enam puluh lima hari, akan ada satu hari di mana pada akhirnya aku bertemu dengan inginku, citaku, bahagiaku. Cukup satu hari - satu kata - satu keputusan, namun itu telah membawaku pada pelangi yang selama ini ku damba.

Satu hari dalam tiga purnama, aku memutuskan untuk keluar dari zona nyamanku. Keputusan yang telah membawaku pada fase kehidupan selanjutnya. Semua serba baru, sebab itulah ia sebegitu menyenangkan sekaligus menantang.

Satu hari sebelum tiga purnama terakhir. Ada warna dalam hidupku yang kembali. Tak kusangka, tak pernah terbayangkan. Semua terlalu ajaib untuk kusadari. Sebab itulah lebih baik aku simpan untuk diriku sendiri, juga untuk mereka yang kusayangi.

Tiga purnama terakhir. Ada banyak cerita.

Ada lebih banyak lagi terima kasihku pada Tuhan.


~ ijaah ~

Follow me on Instagram