Thursday, June 16, 2016

Kata Pak Safir, Karyawan Harus Nabung Supaya Makmur

Kata Pak Safir, seorang karyawan dengan berapa pun gajinya, tidak akan bisa makmur bila tidak menabung. Hal ini benar adanya sebab penghasilan karyawan itu tetap per bulannya. Kalaupun ada bonus, itu terjadi akibat dari performa karyawan tersebut atau bonus dalam jangka waktu kuartal dan tahunan.

Bila tidak merencanakan keuangan, hendak naik gaji sebanyak apapun, kita akan selalu merasa kurang. Sebab kita tidak mengerti untuk apa uang tersebut digunakan. Dan bila terjadi hal-hal darurat di masa depan, kita sudah tidak punya apa-apa lagi. Merecanakan keuangan itu penting untuk mengerem prilaku konsumtif.

Pak Safir memberi lima poin penting yang mudah dilakukan oleh karyawan supaya bisa menabung dan berinvestasi. Kelima poin tersebut adalah :
  1. Tetapkan tujuan keuangan di masa depan
  2. Menabunglah secara bulanan
  3. Investasikan bonus 
  4. Produktifkan harta
  5. Persiapkan diri menghadapi masa-masa sulit
Tetapkan Tujuan Keuangan di Masa Depan
Tujuan adalah suatu titik yang ingin dituju di masa depan. Bisa berupa membeli rumah baru, menikah, menyekolahkan anak, pergi haji dan lain sebagainya. Setelah menetapkan tujuan, kita jadi tahu langkah apa yang akan kita lakukan selanjutnya.

Menabunglah Secara Bulanan
Caranya ada tiga, yakni: 
  • Menabunglah di depan. Menabung dulu, baru berbelanja. Jangan sebaliknya.
  • Pilih produk keuangan yang sesuai dengan anggaran. Kamu hendak memilih Tabungan Berjangka, Reksa Dana atau Unit Link?
  • Gunakan sistem otomatis. Pada Tabungan Berjangka, Reksa Dana dan Unit Link, debit secara otomatis dari tabungan biasa. 
Investasikan Bonus
Kebanyakan orang menghabiskan bonusnya untuk berbelanja, termasuk saya. Pak Safir memberi anjuran untuk membentuk bonus menjadi Dana Cadangan sebesar 6 bulan pengeluaran. Simpan Dana Cadangan tersebut di tabungan biasa ataupun RD Pasar Uang.

Produktifkan Harta
Caranya adalah dengan memproduktifkan harta apa saja yang kita miliki. Seperti :
  • Sewakan
  • Bisniskan
  • Jual harta, kemudian uangnya dimasukkan ke sesuatu yang produktif
  • Agunkan
  • Lakukan sesuatu yang produktif terhadapnya.
Persiapkan Diri Menghadapi Masa-Masa Sulit
Kita hidup di dalam dunia yang dinamis. Tak ada yang tahu kejadian apa yang akan menimpa diri kita di masa depan. Untuk itulah siapkan diri menghadapi masa-masa sulit seperti inflasi, resesi dan PHK.

Itulah tadi lima anjuran bagi karyawan dari Pak Safir. Seperti yang tadi sempat disinggung, Pak Safir memberi anjuran untuk menabung dengan sistem Unit Link. UL merupakan gabungan dari investasi dan properti. Ada banyak sekali perusahaan UL di Indonesia, salah satunya adalah aia-financial.co.id.


AIA Financial telah hadir selama 90 tahun di Asia. Selama itu, AIA hadir menemani beragam episode hidup manusia dan menjadi partner yang baik bagi nasabahnya. AIA bisa menjadi jawaban bagi siapa saja yang hendak berinvestasi dalam bentuk Unit Link.

Ada banyak produk yang ditawarkan oleh aia-financial.co.id, yakni :
  1. Proteksi Jiwa
  2. Kesehatan
  3. Penyakit Kritis
  4. Tabungan dan Investasi
  5. Dana Pensiun (untuk korporasi)
  6. Employee Benefit (untuk korporasi)
Saya pribadi merupakan pengguna Unit Link dengan sistem tarik otomatis. Selama kurang lebih 5 tahun ini, saya merasakan kemudahan dalam berinvestasi.
Sudah kerja berapa tahun? 
Bila kehidupan dirasa tidak makmur-makmur, coba praktikan lima kiat praktis dari Pak Safir yang sedikit saya sampaikan dalam tulisan ini. Jika hendak mengetahui lebih jelas, silakan membeli buku beliau yang berjudul 'Karyawan Harus Nabung Biar Makmur" atau bisa meminjam buku tersebut kepada saya. 

Akhir kata, salam makmur semuanya! ^^


~ijaah~

2 comments :

  1. jadi penasaran dengan produk AIA, lagi nyari2 produk kesehatan soalnya. thanks ya infonya

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung di Ijaah. Silakan tinggalkan komentar di bawah ini :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...