Info Bimtek Pusdiklat Pemendagri, Kawah Candradimuka Pemerintahan Indonesia

52 comments:


"Bulan Juli nanti, kamu ikut pelatihan PEDFI sebulan ya!"

Aku mengangguk. Jika sudah begitu, artinya aku tidak akan bekerja selama satu bulan penuh. Hari-hariku akan diisi dengan kegiatan belajar. Ya, modul setebal itu harus aku lahap dengan baik supaya profesiku sebagai PC bisa tersertifikasi. Aku hanya bergumam, seserius inikah perusahaan membekali karyawannya - dengan modal yang tidak sedikit - untuk mendapatkan sertifikat profesional? Untuk apakah gerangan ini semua?

***

Berpilin. Berputar. Pikiranku seakan menyibak ruang memori di masa lalu. Delapan tahun yang lalu, aku memulai karir sebagai seorang karyawan di perusahaan farmasi multinasional. Sejak saat itulah aku bekerja dan menempuh beragam pelatihan dan sertifikasi yang dihidangkan oleh perusahaan. Tujuannya tak lain supaya aku, sebagai karyawan, memiliki keahlian dan keterampilan yang mumpuni dalam menghadapi segala problem yang akan dihadapi dalam ruang lingkup pekerjaan yang sesungguhnya.

Program pelatihan dan sertifikasi ini sangat serius dilakukan, sampai-sampai perusahaan menyewa lembaga pelatihan terbaik supaya karyawannya mumpuni dan lulus sertifikasi. Nominal biaya untuk melatih karyawan sangatlah besar, ini semua demi tercapainya citra positif perusahaan untuk memiliki SDM yang terlatih. Tentu saja program serupa ini tak hanya ada di perusahaan asing, tapi juga perusahaan dalam negeri.

Lantas aku memiliki pertanyaan besar. Jika untuk perusahaan yang membawa misi komersial saja ada banyak pelatihan bagi karyawannya, bagaimana dengan para ASN dan pekerja pemerintahan lainnya? Apa nama lembaga khusus yang mampu menyiapkan mereka supaya menjadi SDM yang mumpuni?



Seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia kini tengah menyongsong industri 4.0. Ada banyak sekali perubahan besar yang terjadi di era Internet of Things ini, termasuk sistem birokrasi pemerintah. Presiden Joko Widodo bahkan telah menerbitkan Perpres No. 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau yang disingkat SPBE.

Oleh karena itu, semua lembaga pemerintahan menerapkan sistem e-gov ini, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya aplikasi lembaga pemerintahan yang mudah diunduh oleh masyarakat di ponsel pintar. Misalnya saja untuk membuat paspor. Dulu kita harus mengantri sejak pagi untuk dapat mengambil antrian di Kantor Imigrasi. Tapi sekarang tak begitu lagi, sebab ada Aplikasi Paspor Online yang memudahkan kita untuk mengambil antrian secara daring. Selanjutnya, kita hanya perlu scan barcode di kantor imigrasi untuk mendapat giliran wawancara.

Semudah itu ya?

Tentunya perusahaan besar ini membutuhkan kualitas SDM yang mumpuni di bidang teknologi. Jika dulu birokrasi membutuhkan banyak orang untuk menulis, menyusun berkas dan mendata secara manual, industri 4.0 membutuhkan SDM yang terlatih untuk mengoperasikan komputer, membuat aplikasi, cloud computing dan lainnya.

Jika tidak ada lembaga yang mengurus peningkatan kualitas SDM, tentu lembaga birokrasi mengalami kepayahan. Teringat kisah ibuku sendiri yang merupakan seorang guru SD. Kini beliau harus menghadapi ratusan kolom excel dengan formulasi yang canggih untuk mengisi rapot anak didiknya. Susah, kata ibuku. Meski ibu sudah diajari oleh rekannya untuk mengisi rapot daring itu, tetap saja beliau kepayahan. Alhasil, akulah yang jadi penyelamat saat ibu mengisi rapot tersebut.

Terbayang kan jika tidak ada lembaga pelatihan dalam menghadapi modernisasi birokrasi saat ini?


Nah, tentunya pemerintah Indonesia telah mempersiapkan sarana pelatihan dan pendidikan bagi setiap pegawai pemerintahannya. Nama lembaga tersebut adalah Pusdiklat Pemendagri yang merupakan akronim dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pemerintahan Dalam Negeri. Lalu, seperti apakah Pusdiklat Pemendagri dan hal baik apa yang dimiliki lembaga ini?

Yuk, kenalan lebih dekat dengan Pusdiklat Pemendagri!



Pusdiklat Pemendagri. Media riset, pendidikan dan pelatihan ini mewujud bak kawah candradimuka-nya Indonesia, yakni sebagai tempat penggemblengan para pegawai pemerintahan untuk menjadi pribadi yang terlatih dan tangkas. Hal ini sejalan dengan tujuan didirikannya Pusdiklat Pemendagri untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas SDM, mensosialisasikan, serta menyingkronkan kebijakan pemerintah dengan dunia industri.


Pusdiklat Pemendagri memiliki visi dan misi dalam peningkatkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkelanjutan di lembaga pemerintahan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek), sosialisasi, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan pemahaman informasi; meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui konsultasi publik atas kebijakan yang diterapkan pemerintah; serta mendorong lahirnya inisiatif, kreativitas dan kemandirian masyarakat. Maka dari pada itu terjalinlah kesatuan utuh antara Pusdiklat Pemendagri, lembaga pemerintahan dan masyarakat dalam memberikan kontribusi terhadap terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Adapun visi dan misi Pusdiklat Pemendagri ini merupakan cerminan dari komitmen organisasi sebagai elemen penggerak dan motivator dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan non formal ke arah yang lebih baik. Cerminan ini semakin dikokohkan dengan keberadaan sumber daya aparatur yang profesional dan berpengalaman dalam mendukung setiap pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan Pusdiklat Pemendagri.



Moto "Bersama Membangun Sumber Daya Manusia" ini sejalan dengan visi dan misi yang dimiliki Pusdiklat Pemendagri, yakni untuk memajukan Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia yang profesional.

Seluruh aspek dalam logo Pusdiklat Pemendagri yakni tali tambang, pohon beringin, bintang, lingkaran, pita, serta pilihan warna hijau dan hitam melambangkan persatuan, perlindungan, persahabatan, persaudaraan, juga semangat untuk selalu optimis demi kejayaan Indonesia.


Dalam upaya mewujudkan pengembangan SDM secara menyeluruh, Pusdiklat Pemendagri memiliki info Bimtek, Diklat dan pelatihan terlengkap di berbagai lembaga pemerintahan. Adapun keseluruh jenis pelatihan tersebut dikategorikan ke dalam banyak bidang, yakni :
  • Barang/Jasa Pemerintah
  • Bidang Aset Daerah
  • Bidang Bendahara
  • Bidang Bendahara Pengeluaran
  • Bidang Desa/Lurah/Camat
  • Bidang Hukum
  • Bidang Kearsipan
  • Bidang Kepegawaian
  • Bidang Kependudukan dan Capil
  • Bidang Kesehatan
  • Bidang Keuangan
  • Bidang Keuangan Desa
  • Bidang Koperasi
  • Bidang Pemerintahan
  • Bidang Penanaman Modal
  • Bidang Puskesmas
  • Bidang Rumah Sakit
  • Bidang Satpol PP
  • Bidang Perpajakan
  • Bidang Perusahaan / BUMN / BUMD
  • Bidang PKK
  • BUMDes
  • Ujian Sertifikasi Barang/Jasa Pemerintah

Untuk lebih rinci, berikut adalah pelatihan/Bimtek/Diklat yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Pemendagri :

Setelah melihat jenis pelatihan yang dimiliki Pusdiklat Pemedagri, sekarang mari mencari tahu lebih lanjut mengenai detail salah satu pelatihannya. Aku sendiri tertarik untuk mengetahui materi pelatihan dan Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa karena seperti yang kita ketahui bersama, penyelenggaraan kewenangan desa dibiayai oleh tiga sumber dana yakni APBD, APBN dan APBDesa yang distribusi dan pengelolaan keuangannya melewati beragam satuan kerja hingga akhirnya sampai ke rekening kas desa. Untuk itulah seluruh perangkat desa wajib memiliki pengetahuan yang baik mengenai perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dana desa.

Nah, dalam rangka pemantapan pemahaman aparatur desa/camat/lurah, Pusdiklat Pemendagri melaksanakan pelatihan/Bimtek/Diklat bagi aparatur desa dan camat mengenai pengelolaan keuangan desa dari perencanaan sampai pelaporan. Adapun materi pelatihannya seperti yang tertulis dalam infografis berikut ini :

Pelatihan / Bimtek bagi aparatur desa ini diselenggarakan di banyak kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Batam dan sebagainya. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai jadwal diklat bagi aparatur desa ini, informasinya terdapat di bawah ini.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara swadana dengan biaya sebesar Rp. 4.500.000,- per peserta. Adapun fasilitas yang akan didapat oleh seluruh peserta adalah :
  • Pelatihan selama 2 hari / Pembahasan materi sampai dengan selesai
  • Peserta menginap (twin-sharing)
  • Seminar kit dan tas eksklusif
  • coffee break, lunch dan dinner (selama kegiatan berlangsung)
  • Sertifikat pelatihan
  • City tour peserta
  • Penjemputan di bandara

Foto Kegiatan Pusdiklat Pemendagri

Saat meluncur ke situs web Pusdiklat Pemendagri, aku terperangah saat melihat seluruh kategori pelatihannya karena Pusdiklat Pemendagri telah menyiapkan seluruh jadwal bimtek secara terperinci (untuk Bimtek Aparatur Desa update-nya hingga bulan September 2019). Jadi, untuk kalian yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai jadwal diklatnya, silakan meluncur ke situs web pusdiklatpemendagri.com ya.

Setelah melihat dan memahami seluruh program pelatihan yang dimiliki Pusdiklat Pemendagri, aku meyakini bahwa lembaga ini merupakan tempat penggemblengan pegawai pemerintahan untuk menjadi aparatur negara yang profesional dan kredibel, untuk kemudian nantinya akan membawa Indonesia lebih siap dalam menyongsong perubahan di masa depan.

Tak kenal maka tak sayang. Petuah yang sering kita dengar itu berlaku untuk di semua aspek kehidupan, termasuk pengetahuan kita terhadap perangkat yang dimiliki pemerintah. Jika saja aku tak mencari tahu lebih lanjut mengenai Pusdiklat Pemendagri, agaknya aku akan menganggapnya biasa saja. Namun kini setelah mencari tahu informasi lebih lanjut, aku lebih menghargai kesiapan pemerintah untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Akhir kata, teruntuk Pak Yogie Saputra dan seluruh jajaran di Pusdiklat Pemendagri, terima kasih telah berjuang mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di negeri ini. Semoga Pusdiklat Pemendagri semakin berjaya dan tetap menjadi kawah candradimuka negara kita yang tercinta ini.

Terima kasih!


***

Artikel ini diikutsertakan dalam Kontes SEO Pusdiklat Pemendagri 2019
Foto dan sumber artikel diambil dari situs web Pusdiklat Pemendagri sedangkan animated gif diambil dari Crello.


~ ijaah ~

52 comments:

  1. Postingan ini kontennya berat harus dibaca lg baru bisa nyimak dan komen.Soga menang lomba SEOnya, ya mbak ijaah.

    ReplyDelete
  2. Asyik banget ya sekarang banyak disupport banget agar aparatur desa lebih profesional, semoga dengan adanya bimtek ini akan meningkatkan pula kualitas aparatir desa yang bersangkutan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju. banyak belajar, banyak tau dan bisa mengaplikasikan

      Delete
  3. Dulu akupun ikut ujian PEDFI, ternyata PEDFI nya berbeda. Sayapun sudah lupa apa kepanjangan dari PEDFI itu, yang jelas, itu ujian sertifikasi yang harus diikuti oleh karyawan untuk menjadi karyawan tetap. Sukses lombanya ya ijaah

    ReplyDelete
  4. Komplit ya materi pelatihannya. Semoga dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga Indonesia memiliki ASN yang berkualitas

    ReplyDelete
  5. Wah ini mah lengkap bgd ya mbk. Mau pelatihan apa, ada di sini semua. Di samping itu juga jadwal pelaksanaan, lokasi, hingga materi sudah tersaji jelas informasinya.

    ReplyDelete
  6. Peningkatan skill dan kompetensi di suatu bidang terkait pekerjaan yang ditekuni jadi hal wajib memang di era industri 4.0 agar tidak tertinggal. Sekarang enak ya berbagai dukungan pelatihan tersedia. Semoga hal tersebut bisa dimaknfaatkan secara maksimal

    ReplyDelete
  7. Kalau aparatur desa disupport dengan berbagai pelatihan yang terstruktur, yakin deh bakal mencetak skill mereka menjadi pegawai yang profesional. Di era industri 4.0 ini memang dibutuhkan profesionalisme agar menghasilkan tenaga kerja yang terampil, terdidik dan mampu mengikuti peradaban teknologi. Dengan demikian tidak ada lagi tenaga kerja yang tertinggal dalam hal teknologi, mereka siap bersaing di era industri yang penuh tantangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup. supaya kita gak ketinggalan kereta dibanding negara lain :)

      Delete
  8. Kalau ada pelatihan pelatihan seperti ini, dangat efektif buat menambah kualitas SDM daerah ya mba

    ReplyDelete
  9. Dengan adanya badan pelatihan ini, semoga semua aparatur pemerintahan dari desa hingga pusat bisa dilatih menjadi tenaga kerja yang terdidik, terampil dan bisa melayani masyarakat dengan lebih optimal ya...

    ReplyDelete
  10. Wah alhamdulillah Mbak dari kantornya kasih pelatihan kayak gini. Bisa memanfaatkan semua ilmu yang didapat selama pelatihan, untuk pembuktian diri di kantor juga. Pembuktian bahwa kita mampu mengimplementasikan. :)

    ReplyDelete
  11. Semoga dengan adanya badan pelatihan seperti ini, aparatur negara dari tingkat bawah hingga pusat bisa menjadi tenaga yang terdidik, terampil dan bisa melayani masyarakat dengan optimal ya...

    ReplyDelete
  12. memang saat memasuki industri 4.0 kita harus semakin semangat belajar. dan semua kebagian porsi pelatihannya. keren dah ya. semoga menang ya

    ReplyDelete
  13. Pelatihannya komplit banget ya Mak.Saya sebenarnya agak kurang mudeng sih masalah beginian. Tapi perlu juga belajar dengan membaca pelan-pelan.

    ReplyDelete
  14. wow, aku lihat materi pelatihannya semua teapt sasaran ya mba. jadi nggak ada lagi tuh bingung sama pekerjaan yang akan dihadapi kalau udah dapat pelatihan seperti ini. Semangat untuk para calon abdi negara. udah dapat bekal yang tepat banget ini untuk menjalankan tugas

    ReplyDelete
  15. Jadi paham bagaimana pusdiklat pemendagri ini.. dengan pusdiklat ini diharapkan seluruh karyawan dapat memiliki satu visi dan misi sehingga dapat menjalankan tugas dan berperan sebagai abni negara yang cakap dalam softskill maupun hardskill

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba elly. hrs punya asn yg kredibel dan profesional

      Delete
  16. Benar yaa..
    Biaya yang dikeluarkan tidaklah murah.
    Tapi aku percaya banget bahwa ilmu itu gakkan sia-sia.
    Ia akan menjadi penolong yang menggunakannya dengan bijaksana.

    ReplyDelete
  17. huwaaa aku pengen ikutan bimtek semacam begini
    pengen belajar lebih lagi karena isdustri 4,0 semua serba canggih sekarang

    ReplyDelete
  18. Banyak banget ternyata ya pelatihan yang diberikan Bimtek ini. Aku rasanya kepengen deh ikut salah satunya. Nambah wawasan dan pengetahuan, serta profesionalitas. :D

    ReplyDelete
  19. Pelatihan kaya gjnj memang wajib ya menghadapi industri 4.0 jadi kita tidak ketinggalan. Btw semoga menang ya kak kontesnya hehe.

    ReplyDelete
  20. Informasinya tentang bimtek pusdiklat pemendagri lengkap banget mbak. Sangat bermanfaat nih terutama bagi yang berkecimpung di bidan ini.

    ReplyDelete
  21. Sudah suatu keharusan ya meningkatkan kualitas SDM. Tak hanya karyawan swasta aja yang kudu ditingkatkan kemampuannya, ASN pun juga perlu ya. Agar kualitas pelayanan yang bisa diberikan kepada masyarakat pun makin membaik, enggak gitu2 ajah.

    ReplyDelete
  22. Pusdiklatnya pasti sibuk sekali yaaa mba..seru dan asyik untuk diikuti buat seluruh ASN yang memerlukan bimbingan teknisnya

    ReplyDelete
  23. Ooo jd itu lembaga diklatnya buat ASN ya mbak?
    memang di era sekarang namanya ASN pun jg dituntut belajar terus supaya bisa berinovasi jg shg bisa memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat ya mbak... :D

    ReplyDelete
  24. ASN itu banyak banget diklatnya mbak. Pengen banget bisa ikutan diklat lagi. Menimba ilmu sekalian nambah teman.

    ReplyDelete
  25. ASN butuh bgt nih bimtek kyk gini. Infonya udah lengkap bgt. Semoga menang lombanya Mbak ijah :)

    ReplyDelete
  26. Wihh sebulan pelatihan mbak, itung-itung dinas ya mbak, karena dilakukan waktu hari kerja. semoga pelatihan/bimtek menambah tinggi kualitas para ASN dan tentu saja kinerja di dunia kerja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pelatihannya ga sebulan mba. yg sebulan mah pelatihan di kantorku hehe.

      Delete
  27. wah semoga dengan pelatihan ini bikin ASN makin baik kinerjanya ya mba. salut akutuh sama ASN banyak pelatihan dan diklat, kadang kadang pengen sih ngerasain gimana sih rasanya jadi ASN hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung di Ijaah. Silakan tinggalkan komentar di bawah ini :)