[UPDATE 2019] Pengajuan Visa Kunjungan Keluarga ke Jepang Melalui Travel Agent, Termasuk Visa Bayi dan Visa Tetap

40 comments:
H.I.S Travel Cabang Bandung
Dua tahun sejak saya menulis tentang Cara Pengajuan Visa Kunjungan Keluarga ke Jepang, saya mendapatkan banyak sekali komentar dan pesan yang masuk melalui email maupun Instagram. Saya memahami bahwa ternyata ada banyak teman-teman yang mencari informasi perihal ini dan terbantu dengan postingan saya tersebut. Alhamdulillah.

Kini, saya memiliki kesempatan kembali untuk tinggal di Jepang. Ada banyak yang berbeda dari perpindahan saya kali ini. Selain ada anak yang membersamai. pengajuan visa tidak dilakukan secara mandiri ke Kedubes Jepang di Jakarta, namun melalui agen perjalanan H.I.S Travel.

Oleh karena itu, saya akan mengupas lebih dalam ihwal pengajuan visa 90 hari melalui travel agent (TA), pengajuan visa bayi (termasuk di dalamnya dokumen apa saja yang dibutuhkan) dan sedikit menyinggung mengenai proses pengajuan CoE (Certificate of Eligibility) untuk mendapatkan visa tetap. Semoga artikel ter-update ini juga membantu teman-teman, ya!

Kenapa Memilih Pengajuan Visa melalui TA?

Praktis, itu jawabannya. Sebagai seorang ibu yang memiliki anak berusia 15 bulan, mengurus visa secara mandiri adalah sebuah hal yang melelahkan. Terlebih domisili saya tidak di Jakarta. Saya tidak bisa membayangkan perjalanan menuju Jakarta yang harus ditempuh selama kurang lebih 4 jam, pulang-pergi, membawa anak, untuk kemudian harus mengular di halaman Kedubes dan mengantri sampai nomor antriannya dipanggil. Piuh!

Selain fisik dan mental yang diuji, beban biaya yang dikeluarkan pun jadi berlebih. Saat pengajuan visa dua tahun lalu, total biaya yang saya keluarkan saat apply dan mengambil visa adalah sekitar 1 juta rupiah. Itupun belum termasuk biaya makan. Padahal, biaya untuk pengajuan visa melalui TA rata-rata adalah 600 ribu-an. Maka dari pada itu, apply visa melalui TA adalah cara terbaik bagi kondisi saya saat ini. Saya tidak harus datang ke Jakarta, tidak harus wawancara, tidak harus kembali ke Jakarta untuk mengambil visa. 

Ternyata, mencari TA yang bersedia melayani apply visa 90 hari tidaklah mudah. Rata-rata di antara mereka menolak proses pembuatan visa 90 hari karena tidak mampu menjamin pada klien, apakah tetap harus dipanggil ke Kedubes untuk proses wawancara atau tidak. Yup, mereka tidak mau membuat klien merasa dirugikan.

Pengajuan Visa 90 Hari di H.I.S Travel

Setelah pencarian yang lumayan panjang, akhirnya saya teringat akan H.I.S Travel. Saya pikir nama H.I.S lebih terpercaya di mata petugas Kedubes Jepang, sebab agen perjalanan ini memang berasal dari Jepang. Selain itu, cabangnya ada di mana-mana, dalam dan luar negeri. Sebuah pemikiran simpel yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Haha!

Baiklah, saya mulai membuka website dan mengetik H.I.S Travel cabang Bandung untuk mencari tahu nomor kontak yang bisa dihubungi. Syukurlah, saat menanyakan ihwal pengajuan visa ini, H.I.S menyatakan sanggup melakukan pelayanan visa 90 hari. Yeay! 

Saya tekankan lagi, apakah pernah ada klien yang tetap harus dipanggil ke Kedubes untuk proses wawancara? Mereka menjawab, tidak ada. Jika sudah begini, hati saya riang bukan kepalang. Akhirnya saya mendapatkan agen perjalanan yang mampu membawa harapan besar bagi perpindahan saya ke Jepang.

Alhamdulillah.

Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk visa dewasa dan visa bayi?

Terkait dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan visa, informasinya ada pada website Kedubes Jepang di sini. Saya menyiapkan seluruh dokumennya, termasuk foto visa dan dokumen yang harus disiapkan suami seperti surat jaminan, Alien's Registration Card dan lainnya (lihat poin 9 dan 10).


Pada umumnya, dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan visa dewasa dan visa bayi/anak adalah sama. Hal yang membedakan adalah visa bayi tidak memerlukan poin 3 dan 4. Selain itu, jika pengajuan visa bayi bersamaan dengan visa dewasa, poin 9 dan 10 tidak harus disertakan pada berkas visa bayi, sebab sudah terwakili oleh berkas pengajuan visa dewasa (ibu atau ayahnya). Jadi, teman-teman tidak usah repot melengkapi seluruh dokumen untuk pengajuan visa bayi, ya. Nanti seperti saya, berkas-berkas yang tidak terpakainya menjadi banyak. Hehe.

Berapa harga pengajuan visa di H.I.S Travel?

Penempelan stiker H.I.S pada paspor
Biaya pembuatan visa Jepang di H.I.S Travel adalah sama, baik itu untuk 2 minggu atau 3 bulan. Harga pembuatan visa saja adalah Rp. 1.100.000,- per orang. Sedangkan jika membeli paket visa+tiket wisata, harga visa-nya menjadi menjadi lebih murah yakni Rp. 660.000,- per orang. Perbedaannya cukup jauh, ya. Oleh karena saya akan tinggal di Jepang dan tidak membutuhkan tiket wisata, saya membayar visa senilai Rp. 1.100.000,-. Saya menyarankan teman-teman membeli paket visa+tiket wisata, sebab lebih murah.

H.I.S Travel ada dimana saja?

Kantor H.I.S tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Bahkan di Jakarta saja, cabangnya ada lebih dari sepuluh. Hebat! Informasi lengkap mengenai cabang H.I.S di Indonesia ada di sini. Saya melakukan proses pengajuan visa ini di H.I.S Travel cabang Bandung. Letaknya ada di samping Kartika Sari Dago. Kantornya berada di lantai 2 di atas money changer. 

Menyiapkan berkas Certificate of Eligibility

Pertanyaan paling sering yang diajukan teman dan keluarga, katanya mau tinggal lama di Jepang, tapi kok visanya cuma 90 hari?

Iya, visa saya dan anak masih temporary. Namun saya dan suami sedang menyiapkan berkas Certificate of Eligibility (CoE) untuk pengajuan visa tetap di Jepang. Proses ini memakan waktu 2-3 bulan. Untuk itulah, sesampainya saya di Jepang, saya dan suami langsung melengkapi berkas tersebut supaya tidak harus pulang dulu ke Indonesia.

Ihwal CoE ini akan saya kupas lebih dalam jika CoE-nya sudah terbit, ya. Saat ini saya memohon doa dari teman-teman semua, semoga proses pengajuan ini tidak memakan waktu yang lama dan CoE-nya bisa terbit saat saya masih di Jepang. Aamiin.



Saya sendiri sangat puas dengan pelayanan H.I.S sebab seluruh petugasnya mencerminkan budaya Jepang yang hangat pada pelanggan. Seperti mengucapkan irasshaimase saat pelanggan memasuki ruangan dan arigatou gozaimasu saat pelanggan keluar ruangan.

Nah, apa di antara teman-teman memiliki pengalaman apply visa melalui TA atau mengurus CoE? Berbagi di sini yuk! Semoga dengan begitu, ada banyak teman yang terbantu.

Mate ne!


~ijaah~


Follow me on Instagram