Ke Jepang Dulu, Certificate of Eligibility Kemudian

27 comments:

Tak terasa, sudah 5 bulan saya tinggal di Jepang. Perasaan home sick itu perlahan memudar seiring dengan penghidupan kami yang semakin layak. Jika selama 3 bulan pertama saya berstatus visitor sementara dan tinggal di asrama kantor suami, kini saya sudah memegang visa tetap Jepang selama 3 tahun dan tinggal di apato (apartemen) sendiri.

Baca cerita pengajuan visa sementara ke Jepang di : [UPDATE 2019] Pengajuan Visa Kunjungan Keluarga ke Jepang Melalui Travel Agent, Termasuk Visa Bayi dan Visa Tetap

Peralihan status dari visa sementara ke visa tetap itu ternyata memakan waktu yang lama. Lembar CoE (Certificate of Eligibility) tiba di tangan kami 4 hari sebelum masa visa 90 hari saya habis. Padahal saya dan suami mulai mengurus persyaratan CoE seminggu setelah saya berada di Jepang. Ini berarti, masa terbit CoE saya dan anak memakan waktu hampir 3 bulan.


Menanti CoE itu memang lama, butuh waktu sekitar 2-3 bulan. Memang sih, lebih ideal mengurus CoE saat masih di Indonesia, sebab lebih menenangkan rasanya. Jika mengurus di Jepang seperti saya, dada rasanya deg-degan selalu karena jika CoE belum terbit di kala masa visa sementara habis, saya harus pulang dulu ke Indonesia.

Saya memang tidak jadi pulang ke Indonesia karena seperti yang telah disinggung di atas, CoE saya dan anak terbit menjelang batas akhir masa tinggal kami di Jepang. Syukurlah saya tidak perlu berjarak lagi dengan suami, pun kerepotan pulang ke Indonesia dengan satu balita dan bayi yang tengah dikandung.


Perlu diingat, terbitnya CoE bukan akhir dari perjuangan mendapat visa tetap. Langkah selanjutnya adalah mendatangi kantor imigrasi Jepang untuk mendapatkan Residence Card (Zairyu Card). Ada beberapa formulir lagi yang harus diisi. Nantinya, formulir tersebut diserahkan beserta CoE dan materai yang kita beli di kantor imigrasi.

Jika sudah begitu, apakah Zairyu Card-nya bisa langsung jadi? Oh, tentu tidak. Perlu waktu sekitar 3 minggu bagi saya menanti kartu sakti itu. Tapi tenang saja, pihak imigrasi akan memberi mark di paspor yang menandakan bahwa proses administrasi visa sedang berlangsung.


Setelah Zairyu Card tiba di tangan (yang mana kita harus kembali ke kantor imigrasi), artinya kita sudah eligible untuk mendapatkan beberapa priviledge tinggal di Jepang seperti asuransi dan tunjangan untuk anak. Tentu saja untuk mendapatkan fasilitas tersebut, kita harus mendatangi kuyakusho (municipal office) dan mengisi kembali beberapa formulir. Tak hanya itu, Zairyu Card anak dan istri dapat pula dilampirkan saat pengajuan sewa apato untuk mendapatkan subsidi sewa apato.

Itu tadi merupakan langkah yang ditempuh untuk mengurus CoE saat orang yang bersangkutan sudah berada di Jepang. Lantas, bagaimana mengurus CoE saat orang tersebut masih di Indonesia?

  • Pertama, lembar pengajuan Certificate of Eligibility tetap diurus oleh keluarga yang ada di Jepang. Lembar tersebut berisi data diri applicant dan penjamin yang ada di Jepang (misalnya suami). Untuk lebih jelasnya, silakan klik link resmi dari Imigrasi Jepang : http://www.immi-moj.go.jp/english/tetuduki/kanri/shyorui/01.html
  • Kedua, CoE yang sudah terbit harus dikirim melalui pos ke applicant yang masih ada di Indonesia.
  • Ketiga, applicant mendatangi kantor imigrasi Jepang yang ada di Indonesia untuk mengajukan visa tetap dengan melampirkan CoE tersebut.

Jika visa sudah jadi, artinya kita sudah bisa masuk ke Jepang dengan status resident. Ihwal kartu penduduknya, kita akan diberikan Zairyu Card sementara di bandara (saat baru landing). Lebih mudah ya?

Jadi, untuk teman-teman yang akan tinggal di Jepang, saya sarankan untuk melakukan proses pengajuan CoE saat kalian masih di Indonesia. Rasanya tidak terlalu repot, tidak perlu bolak-balik ke kantor imigrasi. Namun jika kondisinya memang mengharuskan kalian ada di Jepang terlebih dahulu, pengajuan CoE-nya harus segera dilakukan ya. Semoga saja waktu terbitnya tidak terlalu lama.

Akhir kata, semangat dan sabar melalui prosesnya ya!

Ganbatte!


~ijaah~

27 comments:

  1. Zairyu Card ini semacam KTPnya di Indonesia ya, Mbak?

    ReplyDelete
  2. Zahraaaa, senangnyaa... semoga semua lancaaarr dan penuh keberkahan ya
    ini mau aku tunjukin ke anakku
    secara dia juga mupeng kuliah ke Jepang :D

    ReplyDelete
  3. Trima kasih infonya....semoga betah dan nyaman di jepang ya mbak

    ReplyDelete
  4. Jadi begitu yah kalau di Jepang. Kalau mengajukan CoE di Jepang membutuhkan proses yang lama

    ReplyDelete
  5. Pengalaman yang menyenangkan nih mba. Aku belum terbayang hidup disana. Yang terpikir hanya bisa berkunjung langsung disana

    ReplyDelete
  6. Semoga suatu hari aku bisa meet up sama Mbak Ijah di Jepang ya Mbak hihi semoga sehat dan berbahagia selalu di Jepang

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah sudah beres surat-suratnya Neng Zahra. Ya Allah ternyata tinggal di Jepang ya sekarang. Semoga betah dan semoga kehamilan keduanya lancar dan sehat-sehat terus ya Neng.

    ReplyDelete
  8. Aih lg mengandung anak kedua ya teh Zahra Barokalloh ya.. Aku pengen banget bs kesana..doain.bs meet up sama dirimu di.sana ya hehe..

    ReplyDelete
  9. Jadi pengen banget mbak jalan ke Jepang dan bisa jalan ke sana. Ngurus ini enggak terlalu ribet ya mbak.

    ReplyDelete
  10. Kebayang deh deg-degannya karena CoE baru jadi jelang masa visa berakhir yaa... Oke sip, jadi informasi penting nih ya bagi yang hendak tinggal di Jepang.

    ReplyDelete
  11. Aku belum pernah ke Jepang nih mbak. Rencananya anak sulungku nih yg mau melqncong ke Jepang

    ReplyDelete
  12. Mbak aku minta alamat dong
    Mau kirim postcard
    Mau tahu seberapa lama sampai di sana dari Indonesia

    ReplyDelete
  13. semogaaa semuanya lancaar dan bisa segera menyusul yaa mba.. aku juga pengeeen ke Jepang lagi mbaa hehehe

    ReplyDelete
  14. Wahhh senangnya. Semoga nyaman di Jepang yaa, Mba. Semoga saya juga bisa menginjakkan kaki ke sana, amiiin

    ReplyDelete
  15. aku punya mimpi pengen melancong ke jepang mba, senangnya sudah tenang tinggal di Jepang ya mbak sekarang :)

    ReplyDelete
  16. Aku belom pernah ke Jepang..tapi kepengen ke Jepang...cuma aku harus bikin passport dulu sebelom kesana

    ReplyDelete
  17. jangankan di jepang ya mba, urus surat pindah domilisi di indonesia aja ribetnya minta ampun hahahaha. tapi skrg udah tenang dong mba berkasnya udh lengkap

    ReplyDelete
  18. Lumayan lama jg ya ngurus CoE nya, untung slesenya tepat waktu sblum masa visa habis

    ReplyDelete
  19. Wahh senangnya bisa menetap di Jepang. Sekarang udah punya KTP asli disana dong ya :)
    Semoga someday aku juga bisa ke Jepang amin :)

    ReplyDelete
  20. Sekarang bisa tinggal di Jepang dengan lebih tenang ya mbak. Pengen juga deh ngerasain tinggal di sana :(

    ReplyDelete
  21. Tetap semangat mbak ngurus semua dokumen utk tinggal di sana. Kepengen deh ke Jepang jadinya

    ReplyDelete
  22. Prosesnya panjang banget ya mba. Saya sih belom pernah ngurusin gituan. Jadi tambah info baru. Untungnya dan yg penting ga usa LDM sama suami yak. Ribet PP mana lagi hamil juga ya mba.

    ReplyDelete
  23. Syarat kalau urus di Jakarta apa ya mba? Musti punya pekerjaan dulu kah disana?

    ReplyDelete
  24. Selalu tertarik kalo ada bahasan tentang negara Jepang, mudah2 an bisa suatu hari nanti ke sana buat liburan

    ReplyDelete
  25. selalu senang deh kalo baca pengalaman tinggal di LN gini. tetap semangat ya Mba...

    ReplyDelete
  26. Berarti sekarang sedang hamil ya mba? Lama juga ya coE nya jadi berbulan bulan, tapi bisa ditunggu sementara kita tetap ke jepang aja dulu ya

    ReplyDelete

Thank you for visiting ijaah.com! Kindly drop your comments here and let's discuss! :)

Follow me on Instagram